Pastikan Masker Anda Sudah Paling Aman, Lakukan 3 Tes Khusus Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 16 Februari 2021 | 09:16 WIB
Pastikan Masker Anda Sudah Paling Aman, Lakukan 3 Tes Khusus Ini!
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Suara.com - Pakai masker merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona Covid-19. Masker berfungsi menghalangi tetesan kecil pernapasan dari orang yang terinfeksi virus mengontaminasi orang lain.

Pakai masker untuk menutup mulut dan hidung bisa mengurangi risiko infeksi virus corona hingga 50 persen. Ada beberapa jenis masker yang tersedia di pasaran, tapi tidak semuanya efektif mencegah penularan virus corona.

Karena itu dilansir dari Times of India, Anda bisa melakukan 3 tes ini untuk mengetahui masker Anda efektif cegah virus atau tidak. 

1. Tes cahaya

Tes cahaya sudah cukup untuk mengetahui masker Anda baik digunakan atau tidak. Gregory Poland, MD, direktur dari Grup Riset Vaksin Mayo Clinic mengungkapkan bahwa memegang masker di bawah cahaya bisa membantu menunjukkan seberapa banyak arau baiknya perlindungan masker tersebut.

Anda bisa memanfaatkan cahaya lilin, senter, sinar matahari dan lampu ruangan yang terang. Jika Anda bisa melihat masker itu bisa mencegah partikel kecil tembus dan masuk ke sistem pernapasan Anda atu tidak.

Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)
Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)

2. Tes lilin

Tes kedua adalah tiup lilin menggunakan masker. Tes lilin ini dipopulerkan oleh pendidik sains AS Bill Nye untuk membantu memastikan filtrasi dan fungsi masker aman.

Jika lilin padam ketika Anda meniupnya pakai masker, artinya masker Anda tidak cukup aman digunakan. Jika lilin tidak padam, maka masker Anda cukup baik mencegah penularan virus corona.

baca juga

3. Tes tahan air

Terakhir, cobalah tes masker tahan air atau tidak. Tes tahan air ini termasuk penting untuk mengetahui masker bisa mencegah tetesan cairan pernapasan akan menembus masker atau tidak. Anda bisa menyemprot atau memercikkan air ke bagian luar masker. Jika air tidak tembus ke bagian dalam masker, maka masker Anda cukup baik digunakan.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) USS, seseorang harus pakai masker sebanyak dua atau tiga lapis dan hindari masker yang menggunakan katup pernapasan.

Baru-baru ini, CDC juga telah memperbarui pedomannya yang menegaskan bahwa pakai dua masker kain atau masker bedah bisa memberikan perlindungan 95 persen dari virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaster Lapas, 4 Ribu Napi di Seluruh Indonesia Positif Terinfeksi Covid-19

Klaster Lapas, 4 Ribu Napi di Seluruh Indonesia Positif Terinfeksi Covid-19

News | Senin, 15 Februari 2021 | 15:04 WIB

PPKM Mikro, TNI-Polri Bentuk 13.175 Posko Covid-19 di 7 Provinsi

PPKM Mikro, TNI-Polri Bentuk 13.175 Posko Covid-19 di 7 Provinsi

News | Senin, 15 Februari 2021 | 12:42 WIB

Videografis: Cara Membuat Masker Kain dari Bandana

Videografis: Cara Membuat Masker Kain dari Bandana

Video | Senin, 15 Februari 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×