Fiersa Besari Berhenti Merokok Karena Sakit, Bagaimana Cara yang Benar?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 26 Maret 2021 | 08:20 WIB
Fiersa Besari Berhenti Merokok Karena Sakit, Bagaimana Cara yang Benar?
Fiersa Besari [Instagram/@fiersabesari]

2. Jangan langsung tetapkan hari
Merokok adalah sifat kecanduan. Otak terpikat pada nikotin. Tanpa konsumsi rokok, Anda akan merasa kekurangan. Tanyakan kepada dokter Anda tentang semua metode yang akan membantu, seperti kelas dan aplikasi berhenti merokok, konseling, pengobatan, hingga hipnosis. Anda akan siap untuk hari Anda memilih untuk berhenti merokok.

3. Pertimbangkan terapi penggantian nikotin
Ketika Anda berhenti merokok, penghentian nikotin dapat membuat sakit kepala, memengaruhi suasana hati, atau menguras energi Anda. Penggantian nikotin dapat mengekang dorongan ini. Penelitian menunjukkan bahwa permen karet nikotin, pelega tenggorokan, dan koyo menurunkan hasrat untuk merokok.

4. Minta dukungan orang terdekat
Beri tahu teman, keluarga, dan orang lain yang dekat dengan Anda bahwa Anda sedang mencoba untuk berhenti merokok. Mereka dapat mendorong Anda untuk terus maju, terutama ketika tergoda untuk menyalakannya. Anda juga dapat bergabung dengan kelompok pendukung atau berbicara dengan seorang konselor. Terapi perilaku adalah jenis konseling yang membantu Anda mengidentifikasi dan tetap berpegang pada strategi berhenti merokok. Bahkan beberapa sesi dapat membantu.

5. Beri diri Anda istirahat
Salah satu alasan orang merokok adalah karena nikotin membantu mereka rileks. Setelah berhenti, Anda memerlukan cara baru untuk melepas lelah. Ada banyak pilihan. Anda dapat berolahraga untuk mengeluarkan tenaga, mendengarkan musik favorit, terhubung dengan teman, memanjakan diri dengan pijatan, atau meluangkan waktu untuk hobi. Cobalah untuk menghindari situasi stres selama beberapa minggu pertama setelah berhenti merokok.

6. Hindari alkohol dan pemicu lainnya
Saat Anda minum, lebih sulit untuk tetap berpegang pada tujuan dilarang merokok. Jadi cobalah untuk membatasi alkohol saat Anda pertama kali berhenti. Begitu juga jika Anda sering merokok saat minum kopi, gantilah dengan teh selama beberapa minggu. Jika Anda biasanya merokok setelah makan, carilah hal lain untuk dilakukan, seperti menyikat gigi, berjalan-jalan, mengirim pesan kepada teman, atau mengunyah permen karet.

7. Coba lagi
Banyak orang mencoba beberapa kali sebelum berhenti merokok untuk selamanya. Jika mengalami kelambuhan, jangan putus asa. Sebaliknya, pikirkan tentang apa yang menyebabkan Anda kambuh, seperti emosi atau situasi saat ini. Gunakan itu sebagai kesempatan untuk meningkatkan komitmen Anda untuk berhenti.

8. Makan buah dan sayuran
Jangan mencoba diet saat Anda berhenti merokok. Terlalu banyak kekurangan dapat dengan mudah menjadi bumerang. Cobalah makan lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Ini bagus untuk seluruh tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fiersa Besari Pernah Kena Bronkitis Kronis, Kenali Gejalanya!

Fiersa Besari Pernah Kena Bronkitis Kronis, Kenali Gejalanya!

Health | Jum'at, 26 Maret 2021 | 08:06 WIB

Selain Niat, 3 Obat Berikut Bisa Membantu Anda Berhenti Merokok

Selain Niat, 3 Obat Berikut Bisa Membantu Anda Berhenti Merokok

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 14:17 WIB

Meski Sulit, Ini 4 Tips Mudah untuk Berhenti Merokok

Meski Sulit, Ini 4 Tips Mudah untuk Berhenti Merokok

Your Say | Sabtu, 13 Maret 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×