Usai Vaksin Covid-19, Beberapa Wanita Ini Alami Perubahan Menstruasi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 13 April 2021 | 15:31 WIB
Usai Vaksin Covid-19, Beberapa Wanita Ini Alami Perubahan Menstruasi!
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

Suara.com - Beberapa perempuan mengatakan menstruasi mereka lebih berat setelah suntik vaksin Covid-19. Mereka mengaku menstruasinya terjadi lebih cepat dan kembali selama menopause.

Potensi efek samping aneh dari vaksin Covid-19 ini nampaknya tidak ditandai selama uji klinis pada ribuan orang. Tapi begitu vaksin diberikan kepada jutaan orang di seluruh dunia, lebih banyak efek samping yang bisa terlihat.

Pada Febuari 2021, Dr Kate Vlancy, seorang profesor departemen antropologi di Universitas Illinois, mengatakan bahwa ada seorang perempuan mengalami menstruasi berat setelah vaksin Covid-19.

Sehingga, Dr Kate pun mencari tahu hubungan tersebut selama seminggu menggunakan satu dosis vaksin Moderna. Dr Kate mengaku menstruasinya terjadi lebih awal dari prediksi.

"Saya mendapatkan vaksin Covid-19 pertama dari Pfizer pada tanggal 29 April 2020 dan sekarang saya kembali mengalami menstruasi lagi setelah 28 bulan menopause," kata seorang wanita dikutip dari The Sun.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Wanita lainnya juga mengaku mengalami menstruasi selama 3 minggu, yang dinilai tidak normal. Sementara, satu wanita lainnya lagi mengaku kembali mengalami menstruasi setelah cukup lama berhenti dan lebih ringan.

Dr Heather Bartos, seorang ginekolog Texas, mengatakan wanita yang menggunakan IUD lebih mungkin mengalami pendarahan tidak biasa ketika masuk angin atau infeksi.

Efek samping vaksin Covid-19, seperti demam juga bisa memengaruhi siklus menstruasi. Tapi, efek ini tentu berbeda tergantung pada kandungan dalam vaksin Covid-19 itu sendiri.

Adapun efek samping normal vaksin Covid-19, termasuk kelelahan, nyeri di tempat suntikan dan nyeri otot. Wanita yang berusia di bawah 40 tahun nampaknya lebih mungkin mengalami efek samping.

baca juga

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan setidaknya ada 32 wanita yang mengalami perubahan dalam periode menstruasi ini.

Kementerian Kesehatan di Israel juga mengatakan telah mendapatkan beberapa laporan kasus wanita mengalami pendarahan abnormal dari vagina atau pendarahan tidak teratur.

Tapi, sampak sekarang belum ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan siklus menstruasi perempuan berubah karena vaksin Covid-19. Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh berbagai penyebab.

Dr Bartos berpendapat bahwa perubahan siklus menstruasi ini mungkin juga disebabkan oleh stres. Karena, pandemi virus corona berkepanjangan ini telah memicu stres dari berbagai hal, mulai keuangan, kerjaan, pengasuhan anak dan lainnya.

Bahkan penelitian telah mengaitkan dampak stres pandemi virus corona dengan siklus menstruasi perempuan. Mereka cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau lebih berat akibat stres.

"Saya sudah menegaskan perubahan periode menstruasi sekali atau dua kali belum terlalu mengkhawatirkan. Jika perubahan itu terjadi 3-5 kalai atau lebih perlu diperiksakan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenristek Dibubarkan, Bagaimana Nasib Vaksin Merah Putih?

Kemenristek Dibubarkan, Bagaimana Nasib Vaksin Merah Putih?

News | Selasa, 13 April 2021 | 12:45 WIB

Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa, Bisakah Kekebalan Tubuh Terbentuk?

Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa, Bisakah Kekebalan Tubuh Terbentuk?

Health | Selasa, 13 April 2021 | 10:01 WIB

Chile Bela Penggunaan Vaksin Sinovac

Chile Bela Penggunaan Vaksin Sinovac

News | Senin, 12 April 2021 | 22:38 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB