Chile Bela Penggunaan Vaksin Sinovac

Siswanto | Suara.com

Senin, 12 April 2021 | 22:38 WIB
Chile Bela Penggunaan Vaksin Sinovac
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Otoritas Chile pada Minggu (11/4) mendukung penggunaan luas vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac, usai seorang pejabat tinggi bidang kesehatan China tampak membuat pernyataan yang simpang siur terkait kemanjuran vaksin itu.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu, mengatakan dalam sebuah konferensi di kota Chengdu, China pada Sabtu (10/4) bahwa negaranya berencana untuk mencampur vaksin COVID-19 mengingat vaksin yang tersedia saat ini “tidak memiliki tingkat pelindungan yang begitu tinggi”.

Kemudian dia mengatakan dalam wawancara dengan media negara bahwa komentarnya “salah dimengerti”.

Data yang tersedia menunjukkan vaksin China tertinggal di belakang vaksin lain, termasuk Pfizer dan Moderna, terkait kemanjuran. Namun, vaksin itu membutuhkan kontrol temperatur yang lebih feksibel dalam penyimpanannya.

Dalam uji coba klinis Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac China di Brazil, ditemukan bahwa kemanjurannya hanya sedikit di atas 50 persen.

Studi nyata yang dilakukan oleh Universitas Chile soal vaksinasi dan penularan menyebutkan pada pekan lalu bahwa vaksin itu memiliki efektivitas sebesar 54 persen dalam mengurangi infeksi.

Chile membayar 3,5 juta dolar AS untuk melakukan uji klinis terhadap vaksin dan telah memesan 60 juta dosis untuk diberikan pada populasi sebesar 18 juta orang dalam waktu tiga tahun.

Negara tersebut secara garis besar telah bergantung pada vaksin Sinovac, serta vaksin Pfizer dalam jumlah lebih kecil, untuk menjalankan gerakan vaksinasi. Sejauh ini, sebanyak 4,6 juta orang telah diinokulasi lengkap dengan dua dosis dan 7,2 juta orang telah menerima satu suntikan.

Chile juga menandatangani kesepakatan untuk pasokan vaksin dari perusahaan obat-obatan Johnson & Johnson serta AstraZeneca. Namun, perjanjian itu belum terwujud akibat pasokan terganggu.

Pada Minggu (11/4), menteri ilmu pengetahuan Chile Andres Couve mengatakan penting untuk fokus terhadap data dan efektivitas vaksin dalam mengurangi penyakit yang membutuhkan perawatan medis atau perawatan di rumah sakit, atau kematian --yang dalam penelitian di Brazil masing-masing mencapai 87,3 persen dan 100 persen kasus.

Dia mengatakan bahwa kementerian kesehatan Chile akan segera memublikasikan studi nyata terkait efektivitas kedua vaksin yang didistribusikan kepada penduduk dan meminta agar para warga Chile terus berpartisipasi dalam program vaksinasi.

Direktur Institut Kesehatan Publik Chile, Heriberto Garcia, yang melampuhijaukan distribusi darurat CoronaVac, mengatakan bahwa masyarakat tak perlu memperhatikan headline berita.

“Studi Universitas Chile dan studi yang akan dikeluarkan kementerian kesehatan mengatakan hal yang sama: jumlah orang yang jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit telah berkurang,” katanya pada harian lokal La Tercera. “Kita berada di jalur yang benar.” [Reuters/Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB

Legenda Ivan Zamorano: Si Kepala Baja dengan Nomor Ikonik 1+8

Legenda Ivan Zamorano: Si Kepala Baja dengan Nomor Ikonik 1+8

Bola | Selasa, 04 November 2025 | 11:18 WIB

'Jakarta Is Coming', Teror Kode di Dinding Jalanan Chile Jelang Kudeta Berdarah

'Jakarta Is Coming', Teror Kode di Dinding Jalanan Chile Jelang Kudeta Berdarah

News | Kamis, 11 September 2025 | 16:16 WIB

Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:48 WIB

Chile vs Argentina, Julian Alvarez Bawa Lionel Messi Cs Unggul Lawan La Roja

Chile vs Argentina, Julian Alvarez Bawa Lionel Messi Cs Unggul Lawan La Roja

Bola | Jum'at, 06 Juni 2025 | 09:42 WIB

CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?

CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?

News | Senin, 26 Mei 2025 | 08:42 WIB

Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!

Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!

Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!

News | Minggu, 29 September 2024 | 16:32 WIB

Hasil Argentina vs Chile: Tanpa Lionel Messi, La Albiceleste Menang Telak 3-0

Hasil Argentina vs Chile: Tanpa Lionel Messi, La Albiceleste Menang Telak 3-0

Bola | Jum'at, 06 September 2024 | 09:04 WIB

Review The 33: Kisah Nyata yang Bikin Nangis, 69 Hari Terjebak di Neraka Bawah Tanah

Review The 33: Kisah Nyata yang Bikin Nangis, 69 Hari Terjebak di Neraka Bawah Tanah

Your Say | Rabu, 31 Juli 2024 | 12:18 WIB

Terkini

Juri dan Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dicopot MPR

Juri dan Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dicopot MPR

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:14 WIB

Ucapkan Sumpah, Adela Kanasya Resmi Duduki Kursi DPR yang Ditinggalkan Ayahnya Adies Kadir

Ucapkan Sumpah, Adela Kanasya Resmi Duduki Kursi DPR yang Ditinggalkan Ayahnya Adies Kadir

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:13 WIB

Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!

Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:10 WIB

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:01 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB