Masih Pandemi Covid-19, Benarkah Dry Fogging Efektif Basmi Virus?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 10 Mei 2021 | 13:01 WIB
Masih Pandemi Covid-19, Benarkah Dry Fogging Efektif Basmi Virus?
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan. Selain melakukan protokol kesehatan 3 M, sejumlah masyarakat juga berupaya untuk mengurangi penularan dengan berbagai cara.

Salah satunya dengan menggunakan dry fogging atau penyemprotan yang dipercaya efektif bisa membasmi virus. Tapi benarkah cara itu efektif.

Sebagai salah satu produsen dry fogging, Marcel Ferdinand, Co-Founder Bkleen, mengatakan bahwa produk buatannya, berbeda dengan metode pengasapan atau yang biasa kita kenal dengan fogging, yang kurang ramah lingkungan, bau pestisida, dan tidak aman bagi kesehatan manusia.

"Kami mengusung metodologi baru namanya dry fogging. Metode ini lebih aman untuk manusia, tidak berbau, dan tidak basah. Ini adalah metode disinfeksi dengan cara pengasapan tanpa residu, yang 100% kering tidak merusak permukaan, aman apabila terhirup maupun kena makanan, serta efektif dan efisien pengerjaannya, cepat dan irit," jelas Marcel Ferdinand dalam keterangannya, Senin, (10/5/2021).

Dry Fogging untuk basmi virus. (Dok: Istimewa)
Dry Fogging untuk basmi virus. (Dok: Istimewa)

Marcel menjelaskan bahwa produk ini berfungsi untuk mendisinfeksi dan membasmi mikroba seperti bakteri, virus, hingga jamur. Produk ini hadir karena efektif membunuh kuman, bakteri dan jamur baik di permukaan maupun udara sehingga memiliki sanitasi yang lebih baik

Ia menjelaskan bahwa mesin fogging Bkleen B-Fogger900, memiliki sistem yang mengkonversi cairan menjadi asap kering. Cara menggunakan mesin ini juga praktis karena dilengkapi dengan dua remote kabel dan nirkabel untuk mengoperasikannya.

Saat ingin menggunakan mesin di dalam mobil, alat ini cukup diletakkan di bagian bawah depan jok kiri dan menghadap ke blower AC dengan kondisi mobil dan AC menyala.

Marcel juga menjelaskan fogging bisa dilakukan secara rutin setiap hari. Tidak melulu harus dengan cara pengasapan. Marcel menyarankan untuk rajin menyemprot bagian-bagian barang yang sering disentuh oleh orang.

“Base-nya bukan pestisida, bukan untuk membasmi binatang. Jadi di rumah ada anjing atau ada hewan peliharaan lain enggak apa-apa biasa saja, aman,” kata Marcel.

baca juga

Sejauh ini, tidak ada keluhan efek samping atau dampak dari para pengguna yang rutin menggunakan. Namun, Marcel tetap mengingatkan bagi mereka yang memiliki alergi. Ia menyarankan untuk mencobanya terlebih dulu.

"Kami ingin berkontribusi memerangi pandemi ini. Untuk itu kami mengkreasikan sedemikian rupa agar mampu membantu masyarakat bisa lebih terjaga dari berbagai serangan penyakit," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran Covid-19, Angkasa Pura II Dukung Larangan Mudik Lebaran

Cegah Penyebaran Covid-19, Angkasa Pura II Dukung Larangan Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 12:04 WIB

Tengku Zul Dirawat di RS Pekanbaru karena Covid-19, Kondisinya Stabil

Tengku Zul Dirawat di RS Pekanbaru karena Covid-19, Kondisinya Stabil

Riau | Senin, 10 Mei 2021 | 11:48 WIB

Tiga WNI Pengguna Surat PCR Palsu di Batam Positif Covid-19

Tiga WNI Pengguna Surat PCR Palsu di Batam Positif Covid-19

Batam | Senin, 10 Mei 2021 | 11:38 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×