Walau Beda, Introvert & Ekstrovert Bisa Saling Belajar dari Satu Sama Lain

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:25 WIB
Walau Beda, Introvert  & Ekstrovert Bisa Saling Belajar dari Satu Sama Lain
Ilustrasi introvert dan ekstrover. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 yang terjadi satu tahun ini memengaruhi banyak hal, termasuk kebahagiaan masing-masing tipe kepribadian yakni ekstrovert dan introvert.

Selama puluhan tahun menunjukkan bahwa orang ekstrovert mengalami kebahagiaan yang lebih unggul dibanding introvert.

Studi melaporkan tingkat kesejahteraan dan saat-saat bahagia orang ekstrovert lebih tinggi.

Namun, kondisi ini berbalik saat pandemi mulai terjadi di seluruh dunia. Menurut studi yang terbit di jurnal ilmiah PLOS One pada Maret ini membuktikan bahwa suasana hati para ekstrovert memburuk, dan orang introvert membaik.

Pandemi dinilai memberi kenyamanan tersendiri kepada para intovert, lapor The Atlantic.

Pergeseran sementara ini juga telah menciptakan semacam eksperimen lapangan ilmu sosial, menyoroti semua cara introvert dan ekstrovert dapat belajar dari satu sama lain, yakni:

Ilustrasi introvert dan ekstrover. (Shutterstock)
Ilustrasi introvert dan ekstrover. (Shutterstock)

1. Introvert harus lebih fokus pada masa depan seperti yang dilakukan ekstovert

Berdasarkan studi Oxford pada 2001, baik ekstrovert maupun intovert yang bahagia memiliki kesamaan karakter, yakni optimisme, rasa tujuan hidup, dan harga diri.

Orang ekstrovert suka berbicara dengan orang lain tentang masa depan, impian mereka, tujuan hidupnya. Mereka cenderung bertindak sesuai komitmen yang telah diungkapkan kepada orang lain.

Jadi, kebiasaan ekstrovert untuk memberi tahu orang lain tentang tujuan hidup membuat mereka lebih mungkin mencapainya dan karenanya menjadi lebih bahagia.

Sementara introvert menemukan cara membayangkan masa depan tanpa berbagi hal pribadi dengan banyak orang. Mereka cenderung memiliki pertemanan dekat satu lawan satu, yang mana dapat berbagi impian jika dan kapan pun mereka mau.

2. Ekstrovert harus menjalin persahabatan mendalam, yang cenderung lebih dimiliki para introvert

Persahabatan intim tidak hanya bagus untuk berbagi impian, tetapi juga penghasil kebahagiaan yang jelas dan langsung. Tetapi melakukan hal itu tidak mudah, terutama bagi ekstrovert, yang suka berteman dengan orang banyak, kontak baru, dan keramaian.

Masa pandemi ini adalah waktu yang pas bagi ekstrovert untuk mencoba melakukannya. Studi menunjukkan ekstrovert yang memiliki pertemanan intim dengan ekstrovert lain cenderung mempunyai kebahagiaan yang lebih optimal.

Jadi, orang ekstrovert yang belum memiliki persahabatan mendalam harus menetapkan tujuan selama beberapa minggu dan bulan ke depan untuk memperdalam satu persahabatan sebelum kehidupan kembali normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekerja Freelance Pilihan Tepat Untuk Introvert, Mengapa?

Bekerja Freelance Pilihan Tepat Untuk Introvert, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Mei 2021 | 22:29 WIB

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Health | Senin, 26 April 2021 | 08:10 WIB

Bukan Ekstrovert atau Introvert, Pemimpin yang Baik adalah Seorang Ambivert

Bukan Ekstrovert atau Introvert, Pemimpin yang Baik adalah Seorang Ambivert

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 17:49 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB