Studi Jerman: Virus Penyebab Pandemi Flu 1918 Telah Bermutasi Menjadi Lebih Menular

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 27 Mei 2021 | 12:28 WIB
Studi Jerman: Virus Penyebab Pandemi Flu 1918 Telah Bermutasi Menjadi Lebih Menular
Foto-foto pandemi flu Spanyol tahun 1918 (Facebook)

Suara.com - Ilmuwan menemukan virus influenza yang menyebabkan pandemi flu 1918 telah bermutasi menjadi sebuah varian pada gelombang-gelombang berikutnya. Hal ini diketahui berdasarkan sampel virus berusia satu abad.

Para peneliti mengatakan munculnya varian virus influenza memang sudah mereka duga sebelumnya, yang pada akhirnya akan dihadapi manusia.

"(Infeksi virus) gelombang kedua terlihat (virus) sudah beradaptasi secara lebih baik dengan manusia. Kami bertanya-tanya apakah variasi baru 'berperilaku' berbeda atau tidak dengan yang aslinya," kata pemimpin penulis studi Sébastien Calvignac-Spencer, ahli biologi evolusi di Robert Koch Institute, Berlin.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Calvignac-Spencer dan timnya menganalisis enam paru-paru manusia dari tahun 1918 hingga 1919. Paru-paru ini diawetkan dengan formalin dalam arsip patologi di Jerman dan Austria. lapor Live Science.

Peneliti menemukan, tiga dari paru-paru tersebut mengandung virus influenza tahun 1918. Dua dari paru-paru merupakan milik dua tentara muda yang meninggal di Berlin dan satunya lagi milik seorang wanita muda yang meninggal di Munich.

Foto-foto orang memakai masker saat pandemi flu Spanyol tahun 1918 (Facebook)
Foto-foto orang memakai masker saat pandemi flu Spanyol tahun 1918 (Facebook)

Mereka membandingkan genom dari AS dan Jerman, kemudian melakukan studi laboratorium dengan replika bagian-bagian virus yang disintetis untuk mempelajari seberapa baik varian baru dalam menginfeksi dan bereplikasi di dalam sel manusia.

Temuan mereka menunjukkan varian virus influenza 1918 bermutasi menjadi lebih efektif di antara periode gelombang pertama dan kedua.

Mutasi genetik yang muncul pada masa tersebut juga mungkin telah membuat virus beradaptasi lebih baik dalam penyebarannya di antara manusia, daripada di antara burung, inang alaminya.

Mutasi lainnya mungkin telah mengubah cara virus berinteraksi dengan protein manusia yang dikenal sebagai MxA, yang membantu mengatur respons kekebalan tubuh terhadap patogen baru.

baca juga

Meski para ilmuwan tidak tahu pasti bagaimana variasi genetik mengubah perilaku virus, Calvignac-Spencer memperkirakan perubahan tersebut membantu virus menghindari salah satu mekanisme yang digunakan sel manusia dalam membunuhnya.

Virus penyebab pandemi influenza pada 1918 hingga saat ini masih berbedar. Tetapi virus pada saat itu lebih mematikan, sebab manusia saat ini merupakan keturunan dari mereka yang selamat dari infeksi.

"Sehingga kita mewarisi beberapa bentuk kekebalan genetik," pungkas Calvignac-Spencer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Banjir Jakarta dari 1918 Sampai 2020

Sejarah Banjir Jakarta dari 1918 Sampai 2020

Jakarta | Selasa, 25 Mei 2021 | 09:40 WIB

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 02:05 WIB

Mengenal Flu Spanyol, Pandemi Virus Paling Mematikan Tahun 1918!

Mengenal Flu Spanyol, Pandemi Virus Paling Mematikan Tahun 1918!

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 18:43 WIB

Terkini

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:50 WIB

×