Kepulauan Seribu Jadi Wilayah Jakarta yang Paling Ragu dengan Vaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 13 Juni 2021 | 18:28 WIB
Kepulauan Seribu Jadi Wilayah Jakarta yang Paling Ragu dengan Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Hasil survei dari Lapor Covid menemukan bahwa satu dari tiga warga DKI Jakarta masih khawatir jika vaksin Covid-19 tidak manjur, haram, dan takut dengan efek sampingnya. 

Peneliti Lapor Covid Dicky Pelupessy mengatakan bahwa satu dari warga ibukota juga tidak yakin kalau vaksin dapat benar-benar melindungi dari infekso Covid-19.

"Masih ada sekitar sepertiga warga meragukan manfaat vaksinasi. Dalam artian apakah melindungi dari infeksi, melindungi dari kemungkinan sakit parah, ataukah memang vaksin bisa menjaga tetap bekerja dengan baik dan mendapatkan penghasilan," kata Dicky dalam konferensi pers daring, Minggu (13/6/2021).

Dicky menambahkan kekhawatiran tentang vaksin paling banyak terdapat di Kepulauan Seribu, ada sekitar 28 persen. Sementara yang paling rendah tingkat khawatir terhadap vaksin aa di Jakarta Selatan.

Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Meski lhawatir terhadap kualitas vaksin dan ragu akan kemanjurannya, warga Kepulauan Seribu disebut memilili tingkat takut paling rendah terhadap paparan Covid-19 di antara enam wilayah Jakarta.

"Di Kepulauan Seribu tidak merasa beresiko terhadap Covid-19, jadi mereka merasa lebih yakin tidak akan terkena covid-19 di Kepulauan Seribu," ucapnya.

Tibgkat kepercayaan warga Kepulauan Seribu terhadap vaksin Covid berbanding lurus dengan akses terhadap vaksin. Dicky mengatakan, dari enam wilayah di Provinsi DKI Jakarta, hambatan terbesar untuk mendapatkan vaksin paling banyak dirasakan warga di Kepulauan Seribu.

Sehingga lebih banyak responden dari Kepulauan Seribu juga yang tidak merasa vaksin Covid-19 ada manfaatnya.

"Hambatan akses vaksin dan lain-lain di Kepulauan Seribu angkanya lebih tinggi 2,6 lebih tinggi daripada kota-kota lain. Paling rendah di Jakarta Selatan. Soal kebermanfaatan vaksin, yang merasakan paling bermanfaat vaksin ada di Jakarta Barat. Sementara di Kepulauan Seribu yang merasa kebermanfaatan vaksin tidak terlalu tinggi," ucapnya.

baca juga

Hasil survei itu dapat perhatian khusus dari Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Lies Dwi. Menurutnya, butuh tokoh masyarakat setempat untuk mempromosilan vaksin Covid-19. 

Sehingga pendekatannya bisa sesuai dengan karakteristik dan budaya dari masyarakat Kepulauan Seribu.

"Kalau dilihat dari program pelayanan balita di Kepulauan Seribu justru daerah di sana punya cakupan yang sangat baik dan sangat mudah untuk dilakukan vaksinasi. Jadi sebetulnya masyarakat di sana paham vaksinasi penting," kata Lies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Positif Covid-19 dari Klaster Takziah di Gunungkidul Bertambah 20 Orang

Warga Positif Covid-19 dari Klaster Takziah di Gunungkidul Bertambah 20 Orang

Jogja | Minggu, 13 Juni 2021 | 18:18 WIB

Pascalibur Lebaran, Keterisian Ranjang di RS Rujukan Covid-19 Kota Bandung Naik Drastis

Pascalibur Lebaran, Keterisian Ranjang di RS Rujukan Covid-19 Kota Bandung Naik Drastis

Sulsel | Minggu, 13 Juni 2021 | 17:57 WIB

Kain Penanda Makam Covid-19 di TPU Srengseng Sawah

Kain Penanda Makam Covid-19 di TPU Srengseng Sawah

Foto | Minggu, 13 Juni 2021 | 18:24 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×