Benarkah Herd Immunity adalah Cara Atasi Covid-19? Berikut Penjelasannya

Rifan Aditya

Senin, 05 Juli 2021 | 12:02 WIB
Benarkah Herd Immunity adalah Cara Atasi Covid-19? Berikut Penjelasannya
Benarkah Herd Immunity adalah Cara Atasi Covid-19? Berikut Penjelasannya - Ilustrasi Herd Immunity (Suara.com/Tika Nindra)

Suara.com - Dalam bahasa Indonesia, yang dimaksud herd immunity adalah kekebalan kelompok. Konsep tersebut digadang-gadang menjadi cara jitu untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Lantas seperti apa yang dimaksud dengan kekebalan kelompok? Benarkah Herd Immunity adalah cara atasi Covid-19?Berikut pengertian herd immunity dilansir dari laman resmi WHO.

Herd immunity adalah kekebalan kelompok atau dikenal juga sebagai kekebalan populasi. Herd immunity merupakan sebuah konsep yang digunakan untuk imunisasi yang yang tujuannya menjadikan suatu populasi dapat terlindung dari virus tertentu.

Tentu dengan syarat jika suatu ambang cakupan imunisasi tertentu telah tercapai. Perlu digarisbawahi pula, kekebalan kelompok bisa tercapai dengan cara melindungi orang dari virus bukan dengan memaparkan virus tersebut kepadanya.

Herd immunity bisa tercapai salah satunya dengan vaksin masal. Vaksin akan merangsang sistem imun tubuh kita untuk menciptakan protein yang dapat melawan penyakit. Protein tersebut disebut dengan antibodi.

Imunisasi tujuannya membuat orang bisa terlindung dari penyakit tertentu dan tidak dapat menyebarkannya, sehingga memutus rantai penularan. 

Tidak harus memvaksinasi seluruh penduduk di dunia. Dalam konsep kekebalan kelompok, sebagian besar penduduk diimunisasi, sehingga menurunkan jumlah keseluruhan virus yang dapat menyebar ke seluruh populasi. 

Contohnya pada virus campak yang membutuhkan 95 persen dari total populasi untuk divaksin. Sementara untuk polio bisa dicapai dengan 80 persennya. 

Mencapai kekebalan populasi dengan cara vaksin dinilai lebih aman dan efektif untuk melindungi umat manusia dari virus tertentu. Vaksinasi dianggap ampuh untuk menyelamatkan nyawa dan membuat penularan penyakit menjadi lebih jarang.

baca juga

Sayangnya untuk mencapai herd immunity diperlukan waktu yang cukup panjang.  Bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Hal ini tergantung pada kecepatan vaksinasi serta kekebalan yang timbul pasca vaksinasi. 

Dalam virus Covid-19, Herd Immunity diprediksi bisa dicapai dengan kekebalan minimal 70 persen dari populasi. Namun, ada beberapa kendala yang memperlambat terjadinya kekebalan kelompok. Penghambat herd immunity di antaranya, lamanya proses vaksinasi hingga ketersediaan vaksin. 

Sebelum herd immunity tercapai, manusia bisa melindungi diri dari virus dengan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Mengurangi aktivitas yang menimbulkan kerumunan juga bisa menekan laju penularan covid-19.

Dengan demikian memang benar bahwa Herd Immunity adalah cara atasi Covid-19 tapi prosesnya butuh waktu yang lama. Untuk itu, jika mendapat kesempatan vaksinasi covid-19 jangan disia-siakan.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker Tak 100 Persen Lindungi Diri dari Covid-19, Begini Saran Dokter

Pakai Masker Tak 100 Persen Lindungi Diri dari Covid-19, Begini Saran Dokter

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 11:57 WIB

Menkes Ajak 11 Telemedicine: Pasien Covid Isoman Bisa Konsul Dokter dan Dapat Obat Gratis

Menkes Ajak 11 Telemedicine: Pasien Covid Isoman Bisa Konsul Dokter dan Dapat Obat Gratis

News | Senin, 05 Juli 2021 | 11:56 WIB

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Viral Jarum Suntik Vaksin Pakai Bekas Pasien COVID-19, Nakes Lapor Polisi

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 11:54 WIB

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diklaim Efektif Melawan Varian Delta

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diklaim Efektif Melawan Varian Delta

Tekno | Senin, 05 Juli 2021 | 12:00 WIB

Layanan Tanggap Darurat Covid-19 di Balai Wyata Guna Bandung

Layanan Tanggap Darurat Covid-19 di Balai Wyata Guna Bandung

Foto | Senin, 05 Juli 2021 | 11:25 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×