Vaksin Moderna: Asal, Efek Samping, Kelebihan, Harganya

Rifan Aditya

Senin, 12 Juli 2021 | 22:23 WIB
Vaksin Moderna: Asal, Efek Samping, Kelebihan, Harganya
Vaksin Moderna: Asal, Efek Samping, Kelebihan, Harganya - Petugas kargo melakukan bongkar muat vaksin COVID-19 jenis Moderna dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (11/7/2021). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Suara.com - Ada beberapa fakta vaksin moderna yang baru saja tiba di Indonesia, pada Minggu (11/7/2021). Vaksin moderna sendiri merupakan vaksin yang diprioritaskan bagi tenaga medis sebagai vaksinasi tahap ketiga.

Pasalnya, meski telah melakukan dua kali vaksinasi Sinovac, kemungkinan terpapar Covid jenis Delta cukup besar, terlebih bagi para tenaga kesehatan (nakes). Lantas apa saja fakta vaksin moderna?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 6 fakta vaksin moderna. Mulai dari mana asal vaksin moderna, efek samping, kelebihan hingga harganya.

Asal Vaksin Moderna

Seperti namanya, vaksin moderna berasal dari Amerika Serikat. Vaksin Moderna diproduksi oleh Moderna Incorporation.

Vaksin covid-19 ini berbasis messenger RNA (mRNA) yang memerlukan teknologi penyimpanan khusus, yakni dalam suhu -20 derajat celcius.

3 Juta Vaksin Moderna Tiba di Indonesia

Indonesia terima vaksin Moderna dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui jalur multilateral COVAX Facilities.
Indonesia terima vaksin Moderna dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui jalur multilateral COVAX Facilities.

Sejumlah 3.000.060 dosis vaksin Moderna dari Amerika tiba di Indonesia melalui COVAX Facility. Kemudian, Amerika berkomitmen memberikan dosis vaksin sejumlah 4.500.160 dosis yang akan dikirim secara bertahap.

Melansir dari kemkes.go.id, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kiriman vaksin moderna ke Indonesia merupakan bentuk kerjasama internasional dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility.

baca juga

Vaksin Moderna Aman

Tenang saja, vaksin moderna telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Izin tersebut berupa emergency use authorization (EUA) di masa darurat Covid-19, sejak 2 Juli 2021.

Penerbitan EUA berdasarkan uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilaian Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.

Kelebihan Vaksin Moderna

Melansir dari laman Global News, berdasarkan hasil penelitian, vaksin Moderna dapat menghasilkan antibodi penawar berbagai varian Covid-19. Varian yang dimaksud antara lain, Beta, Kappa, Delta, hingga Gamma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Dukung Percepatan Vaksinasi, Ini yang Bakal Dilakukan

TNI Dukung Percepatan Vaksinasi, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Senin, 12 Juli 2021 | 22:05 WIB

Joe Biden Kirim 3 Juta Vaksin Moderna ke Indonesia

Joe Biden Kirim 3 Juta Vaksin Moderna ke Indonesia

Video | Senin, 12 Juli 2021 | 06:50 WIB

3 Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba di Indonesia, Menkes: Booster bagi Tenaga Kesehatan

3 Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba di Indonesia, Menkes: Booster bagi Tenaga Kesehatan

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 17:32 WIB

Indonesia Akan Pakai Vaksin Moderna Sebagai Suntikan Ketiga, Efektifkah?

Indonesia Akan Pakai Vaksin Moderna Sebagai Suntikan Ketiga, Efektifkah?

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×