Siapa Saja yang Harus Isolasi Mandiri? Ini Panduan dari Dokter

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 16 Juli 2021 | 19:30 WIB
Siapa Saja yang Harus Isolasi Mandiri? Ini Panduan dari Dokter
Isolasi Mandiri (Envato)

Suara.com - Varian virus corona baru, yakni varian Delta terdeteksi sudah menyebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), varian Delta dikenal juga dengan B.1.617.2 dan pertama kali teridentifikasi di India.

Perlu diketahui, varian Delta enam kali lebih menular ketimbang varian Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris. Ketua Umum PB IDI, dr. Daeng M. Faqih, pun menyebutkan bahwa saat ini kasus Covid-19 di Indonesia mayoritas disebabkan oleh varian Delta.

"Varian Delta ini menghasilkan daya sakit lebih berat dan rawat inap 2 kali lipat. Berdasar kawan yang di RS Persahabatan, dari 211 pasien Covid-19 yg masuk, 160 karena varian delta. Jadi sekarang hampir 80 persen kasus Covid-19 disebabkan oleh varian Delta," ujarnya dalam Webinar Panduan Isolasi Mandiri Lengkap untuk Keluarga, Jumat (16/7/2021) yang diselenggarakan Tokio Marine.

Di sisi lain, varian Delta ini juga ternyata dapat menginfeksi mereka yang dulunya dianggap tidak rentan, seperti usia dewasa muda dan anak-anak.

Karena itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan mengurangi penularan Covid-19, salah satunya adalah dengan melakukan isolasi mandiri (isoman).

Membersihkan Hunian Usai Digunakan Isolasi Mandiri. (Shutterstock)
Membersihkan Hunian Usai Digunakan Isolasi Mandiri. (Shutterstock)

Dengan isoman, seseorang yang terinfeksi dapat menjaga kesehatan sekaligus mencegah menularkan Covid-19 ke orang lain. Terkait isoman, dr. Daeng menyebut bahwa ada tiga kelompok yang harus melakukannya.

Pertama, adalah orang tanpa gejala (OTG). "Justru OTG ini banyak menularkan, sering disebut silent killer. Jadi OTG bisa menularkan ke orang lain untuk jatuh sakit. Meski tidak ada gejala, harus isoman," jelasnya.

Yang kedua, adalah mereka yang bergejala ringan dengan PCR positif atau atau rapid antigen positif. Ketiga, mereka yang kontak erat dengan orang terinfeksi Covid-19. Kontak erat itu dapat berupa:

  • tatap muka/papasan dengan orang yang terinfeksi atau memiliki gejala, radius 1 meter selama 15 menit
  • bersentuhan fisik
  • merawat pasien tanpa APD standar

Seharusnya isoman dilakukan pada 3 kelompok tersebut, namun karena kondisi sekarang di mana semua rumah sakit penuh, orang yang tak dapat tempat perawatan di RS terpaksa harus isolasi di rumah.

baca juga

Kemudian isoman bisa disudahi dengan berpatokan pada beberapa hal, yakni:

  1. Untuk OTG selama 10 hari dihitung sejak pemeriksaan swab
  2. Untuk gejala ringan 10 hari dihitung sejak pemeriksaan swab ditambah 3 hari setelah bebas gejala apapun
  3. Untuk kontak erat selama 14 hari sejak kontak dengan orang positif Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Warga Belum Divaksin COVID-19, Ganjar Pranowo Colek Pemkab Sukoharjo

Ada Warga Belum Divaksin COVID-19, Ganjar Pranowo Colek Pemkab Sukoharjo

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:33 WIB

Viral Aksi Nekat Pria Berpeci Hirup Nafas Pasien Covid-19, Foto Wafatnya Beredar

Viral Aksi Nekat Pria Berpeci Hirup Nafas Pasien Covid-19, Foto Wafatnya Beredar

Video | Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:20 WIB

Ini Daftar Lengkap 23 Lab PCR di Bali yang Diakui Kemenkes RI

Ini Daftar Lengkap 23 Lab PCR di Bali yang Diakui Kemenkes RI

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×