Musim Hujan Tingkatkan Risiko Koinfeksi Covid-19 dan Demam Berdarah, Ini Dampaknya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 21 Juli 2021 | 14:40 WIB
Musim Hujan Tingkatkan Risiko Koinfeksi Covid-19 dan Demam Berdarah, Ini Dampaknya
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Jelang musim hujan, Anda tidak hanya menghadapi ancaman virus corona Covid-19 tetapi juga flu musiman dan demam berdarah. Banyak orang mungkin mengabaikan risiko seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 sekaligus demam berdarah, padahal koinfeksi ini bisa memperburuk kondisi pasien.

Koinfeksi sendiri adalah kondisi ketika seseorang tertular dua penyakit atau lebih pada waktu bersamaan.

Artinya, infeksi simultan sel sehat oleh dua atau lebih partikel virus. Selama pandemi virus corona Covid-19, banyak kasus koinfeksi telah terjadi. Sedangkan, kasus demam berdarah juga kemungkinan meningkat selama musim hujan.

Sehingga, infeksi simultan virus corona Covid-19 dan demam berdarah merupakan tantangan baru yang akan dihadapi oleh para tenaga medis. Karena itu, Anda perlu memahami risiko koinfeksi tersebut.

Sebelumnya dilansir dari Times of India, virus corona Covid-19 adalah penyakit pernapasan yang sudah merenggut banyak nyawa selama hampir dua tahun terakhir. Virus corona ini cukup sulit diatasi karena masih baru.

demam berdarah. (Shutterstock)
demam berdarah. (Shutterstock)

Bila seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 sekaligus demam berdarah, para ahli percaya bahwa infeksi simultan dari kedua penyakit itu bisa mempersulit pengobatan.

Selain itu, gejala virus corona Covid-19 dan demam berdarah juga terkadang tumpang tindih sehingga bisa menyebabkan kebingungan dan keterlambatan diagnosis.

Demam berdarah dan virus corona Covid-19 adalah kedua penyait yang bisa menyebabkan kebingungan sehingga dokter sulit mengidentifikasi penyebabnya,

Demam, kelelahan, sakit kepala, nyeri sendi dan otot adalah beberapa gejala umum demam berdarah, tetapi juga terjadi pada pasien virus corona Covid-19. Bahkan, penderita demam berdarah juga bisa mengalami mual dan muntah.

baca juga

Gejala umum virus corona Covid-19 lainnya, seperti ruam kulit pun terjadi pada pasien yang terjangkit virus dengue atau demam berdarah.

Meskipun sulit untuk membedakan antara demam berdarah, kelalahan dan nyeri tubuh, ada beberapa gejala tambahan virus corona Covid-19 yang bisa membantu Anda mengidentifikasi penyebabnya.

Virus corona Covid-19 biasanya juga akan menyebabkan batuk kering, sakit tenggorokan, kehilangan indera penciuman dan rasa. Tapi, seseorang juga bisa menderita demam berdarah sekaligus virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog: Pemerintah Jangan Takut Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah Selama PPKM

Epidemiolog: Pemerintah Jangan Takut Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah Selama PPKM

Kaltim | Rabu, 21 Juli 2021 | 11:53 WIB

Pakar: Varian Delta Penyebab 80 Persen Kasus Baru Covid-19 di AS

Pakar: Varian Delta Penyebab 80 Persen Kasus Baru Covid-19 di AS

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 10:18 WIB

Varian Delta Penyumbang Lonjakan Kasus Covid-19 di Balikpapan

Varian Delta Penyumbang Lonjakan Kasus Covid-19 di Balikpapan

Kaltim | Selasa, 20 Juli 2021 | 23:18 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×