Termasuk Diabetes, Berikut Alasan Mengapa 3 Penyakit Berikut Perparah Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 26 Juli 2021 | 16:35 WIB
Termasuk Diabetes, Berikut Alasan Mengapa 3 Penyakit Berikut Perparah Covid-19
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Selain lanjut usia dan orang yang tak divaksinasi, orang dengan kondisi tertentu memiliki kerentanan berlebih terhadap Covid-19. Beberapa masalah kesehatan bisa memperbutuk kondisi Covid-19 dan memicu kematian. 

Melansir dari Aljazeera, kondisi kesehatan tertentu yang mendasari atau dikenal sebagai komorbiditas meningkatkan risiko Anda menjadi sakit parah akibat tertular Covid-19. Berikut tiga kondisi kesehatan yang paling berisiko memicu keparahan Covid-19, antara lain:

1. Penyakit jantung

Studi menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular termasuk dalam daftar kondisi kesehatan mendasar yang dapat memperburuk infeksi Covid-19. Sekitar 10 persen pasien dengan penyakit jantung yang tertular Covid-19 akan meninggal dibandingkan dengan hanya 1 persen pasien yang dinyatakan sehat.

Penyakit virus yang parah menempatkan  tuntutan pada jantung. Ketika virus menyebabkan peradangan dan infeksi di paru-paru, mereka tidak seefisien melakukan pertukaran gas seperti sebelum infeksi. Hal ini menyebabkan kadar oksigen darah turun.

Ketika ini terjadi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa oksigen yang ada dalam darah ke seluruh tubuh. 

 Kondisi tersebut dapat melelahkan dan melemahkan jantung. Covid-19 juga dapat menyebabkan peradangan otot jantung, suatu kondisi yang dikenal sebagai miokarditis dan dapat menyebabkan irama jantung yang berbahaya.

2. Diabetes

Diabetes menggambarkan spektrum kondisi yang mengakibatkan kadar insulin turun terlalu rendah atau naik terlalu tinggi. Insulin adalah hormon yang dibutuhkan untuk mengontrol gula darah pada tingkat yang optimal agar tubuh dapat berfungsi. 

baca juga

Setiap orang dengan diabetes lebih rentan untuk mengembangkan penyakit parah atau bahkan meninggal jika mereka terkena Covid-19. Tetapi cara penyakit itu memengaruhi seseorang akan bervariasi dari individu ke individu. Jika gula darah naik terlalu tinggi atau turun terlalu rendah, masalah bisa berkembang. 

Secara bersamaan, jika kadar insulin menjadi terlalu tinggi, ini juga dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

Alasan menderita diabetes meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19 beragam dan kompleks.

Seringkali, mereka yang menderita diabetes yang tidak terkontrol selama bertahun-tahun telah melihat gula darah tinggi mereka menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah di sekitar tubuh mereka. Hal ini menyebabkan peradangan yang meluas, pembuluh darah menjadi rapuh, dan tidak mengangkut darah serta nutrisi ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya.

Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

3. Penyakit paru-paru

Memiliki kondisi paru-paru kronis adalah faktor risiko lain untuk menjadi sangat tidak sehat dengan Covid-19. Kondisi paru-paru yang meningkatkan risiko ini meliputi, asma; penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), cystic fibrosis, dan hipertensi pulmonal atau tekanan darah tinggi di paru-paru.

Secara umum, semakin parah kondisi paru-paru, semakin tinggi risiko penyakit serius akibat Covid-19, yang terutama merupakan penyakit paru-paru.

Covid-19 dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang terjadi ketika infeksi menyebabkan cairan menumpuk di paru-paru, mempengaruhi pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Hal ini dapat menyebabkan orang menjadi sesak napas dan untuk tingkat oksigen darah mereka turun ke tingkat yang sangat rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 26 Juli: Positif Covid-19 Tambah 28.228 Kasus, 40.374 Orang Sembuh

Update 26 Juli: Positif Covid-19 Tambah 28.228 Kasus, 40.374 Orang Sembuh

News | Senin, 26 Juli 2021 | 16:13 WIB

Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Begini Kata Pakar

Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Begini Kata Pakar

Video | Senin, 26 Juli 2021 | 16:10 WIB

Komentari Blusukan Jokowi Cari Obat, Rocky Gerung: Settingan, Sudah Disiapkan Dua Hari

Komentari Blusukan Jokowi Cari Obat, Rocky Gerung: Settingan, Sudah Disiapkan Dua Hari

Batam | Senin, 26 Juli 2021 | 16:09 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×