Lukisan Debur Ombak SBY Viral, Ternyata Ini 7 Manfaat Melukis untuk Lansia

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 09 Agustus 2021 | 14:39 WIB
Lukisan Debur Ombak SBY Viral, Ternyata Ini 7 Manfaat Melukis untuk Lansia
SBY dan lukisannya (Twitter)

Suara.com - Baru-baru ini, Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhono (SBY) menuai pujian warganet setelah hasil karya lukisannya berseliweran di media sosial. Bahkan, nama SBY sempat menjadi trending topic di Twitter pada Minggu (8/8/2021) pagi.

Lukisan indah bergambar birunya pantai yang ia beri judul "Debur Ombak di Pantai Pacitan" tersebut, pertama kali diunggah oleh Sekretaris Jenderal (Wasekjen Demokrat) Jansen Sitinda.

Jansen membagikan foto SBY yang tengah memamerkan karyanya tersebut. Dalam foto, lelaki 71 tahun itu tampak memegang lukisan dengan pemandangan pantai yang indah.

"Fresh dari studio beliau. Lukisan terbaru pak SBY pagi ini. Saya tanya uda Ossy apa judulnya "Debur Ombak Di Pantai Pacitan". Acrylic, 60X90 cm. Sebenarnya ini masih "trial" memakai kanvas dan kuas jenis baru (Winsor & Newton type Professional Galeria). Sehat selalu ayahanda," tulis Jansen melalui akun Twitter-nya, Sabtu (7/8/2021).

SBY dan lukisannya (Twitter)
SBY dan lukisannya (Twitter)

Ternyata, selain berpolitik, SBY memang gemar melukis, terutama untuk mengisis waktu senggangnya selama PPKM pandemi Covid-19. Ia pun menyalurkan bakat melukisnya ini yang terinspirasi dari berbagai hasil jepretan mendiang istri, Ani Yudhoyono.

Manfaat melulis untuk lansia
Selama ini, seni memang kerap digunakan sebagai terapi bagi para lansia, karena dipercaya memiliki ragam manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan hidup mereka.

Dilansir Scalabrini, studi telah menemukan bahwa lansia yang menyalurkan kegiatannya pada seni lebih jarang lakukan kunjungan ke dokter, kesehatan fisik yang lebih baik, dan tidak membutuhkan banyak obat-obatan untuk menjaga kesehatan mereka. Bukan cuma itu, lansia juga lebih jarang jatuh. 

Satu studi juga pernah menghubungkan seni dengan penurunan tingkat kesepian dan depresi, bersama dengan ketangkasan tangan yang lebih baik dan moral yang lebih tinggi. Nah, berikut adalah beberapa manfaat terapi seni untuk lansia:

1. Peningkatan Memori
Pergi ke museum, melukis, memahat, dan banyak jenis terapi seni lainnya sangat membantu, dan sebenarnya dapat membantu orang yang kehilangan ingatan. 

baca juga

Faktanya, Pusat Penyakit Alzheimer di Amerika Serikat percaya bahwa terapi seni dapat menjangkau penderita Alzheimer dengan mengeksploitasi bagian otak dengan kerusakan paling sedikit. Ini dapat berdampak besar pada kemampuan mereka untuk mengakses ingatan mereka.

Hasil lukisan karya SBY. (Twitter/@jansen_jsp)
Hasil lukisan karya SBY. (Twitter/@jansen_jsp)

2. Mengurangi Rasa Sakit
Banyak lansia terkena arthritis, hipertensi, dan rasa sakit lainnya. Terapi seni secara alami menenangkan dan dapat membantu mengurangi kekakuan juga peradangan. 

Lansia menggunakan lengan dan jari mereka untuk seni, dan meskipun ini adalah aktivitas fisik ringan, namun ini konsisten, dan dapat membantu meningkatkan ketangkasan dan aliran darah yang lebih baik.  

Dengan gerakan kecil dan terarah, mereka akam mendapat manfaat dari peningkatan koordinasi dan dapat lebih mudah mengabaikan rasa sakit karena fokus pada seni.

3. Mengurangi Stres
Terapi seni dapat mengurangi stres bagi orang-orang dari segala usia, tetapi ini sangat membantu bagi lansia dan orang-orang dengan tahap awal kehilangan ingatan. 

Manusia memiliki sekitar 60 ribu pikiran sehari dan banyak di antaranya bisa berefek negatif bagi orang-orang yang berurusan dengan penuaan, jadi terapi seni sangat membantu. 

Itu karena ketika lansia yang terlibat dengan aktivitas terapi seni, sering 'di zona' dan dapat menikmati pengalaman yang hampir meditatif. Rasa sejahtera ini dapat sangat mengurangi kecemasan dan stres pada mereka.

4. Mengurangi Depresi

Ilustrasi Melukis. (Pixabay)
Ilustrasi Melukis. (Pixabay)

Lansia yang berjuang dengan implikasi kesehatan, kehilangan ingatan, atau masalah mobilitas biasanya akan mengalami depresi. Ketika mereka membuat karya seni, gejala depresi sering berkurang karena suasana hati dan stimulasi kognitif.  

Bahkan para lansia yang kesulitan berkomunikasi secara verbal pun masih bisa mengungkapkan pikiran dan perasaannya melalui karya seninya.

5. Peningkatan Komunikasi dan Sosialisasi
Dengan terlibat dalam proyek seni, para lansia juga dapat lebih mudah terhubung dengan orang lain, mengurangi perasaan terisolasi dan kesepian yang umum terjadi di tahun-tahun senja. 

Banyak penderita demensia atau Alzheimer sulit untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan orang lain, dan terapi seni dapat membantu mereka melakukannya dengan menyediakan sarana komunikasi visual.

6. Bantuan dari Kondisi Kronis
Bertambah tua bisa sangat sulit bagi sebagian orang, terutama orang yang hidup dengan Parkinson, Alzheimer, multiple sclerosis, arthritis, demensia, atau sedang dalam pemulihan dari stroke.

Ilustrasi melukis. (Shutterstock)
Ilustrasi melukis. (Shutterstock)

Berurusan dengan kondisi ini membuat mobilitas menjadi terbatas sehingga sering membuat mereka kewalahan. Tetapi kegiatan seni dan proyek kerajinan dapat memberikan sedikit kelegaan untuk kondisi ini.  

Tidak hanya melukis, membuat tembikar, permainan hingga teka-teki yang melibatkan proyek mewarnai, scrapbooking, dan kegiatan lainnya akam memberikan sesuatu yang dinanti-nantikan para lansia, sambil mengalihkan pikiran mereka dari kondisi mereka.

7. Peningkatan Fungsi Otak
Seiring bertambahnya usia, otak kita pun juga semakin menua. Hal ini dapat membuat seseorang merasa sulit untuk melakukan beberapa tugas, terutama ketika mereka hidup dengan demensia atau Alzheimer. 

Terapi seni untuk lansia dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif ini, meningkatkan kemampuan mereka untuk menggunakan logika dan penalaran, memecahkan masalah, fokus pada tugas untuk jangka waktu yang berkelanjutan, dan meningkatkan memori kerja. Terapi seni juga dapat membuat perbedaan besar dalam hal kesehatan mental dan fisik lansia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Lagu-Lagu SBY Kacangan, Sujiwo Tejo Akui Iri dengan Kemampuan Melukisnya

Sebut Lagu-Lagu SBY Kacangan, Sujiwo Tejo Akui Iri dengan Kemampuan Melukisnya

Jogja | Senin, 09 Agustus 2021 | 11:49 WIB

Terpendam Kesibukan di Militer, SBY Kembali Teruskan Hobi Melukis

Terpendam Kesibukan di Militer, SBY Kembali Teruskan Hobi Melukis

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 20:57 WIB

SBY Hobi Melukis Selama Pandemi COVID-19, Lihat Deh, Bagus Nggak Lukisannya?

SBY Hobi Melukis Selama Pandemi COVID-19, Lihat Deh, Bagus Nggak Lukisannya?

Jakarta | Minggu, 08 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×