Waspada, Ruam Merah di Wajah Bisa Jadi Gejala Penyakit Lupus

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:00 WIB
Waspada, Ruam Merah di Wajah Bisa Jadi Gejala Penyakit Lupus
Masalah kulit wajah, ruam merah (Shutterstock)

Suara.com - Lupus salah satu masalah kesehatan autoimun jangka panjang yang tergolong sulit terdiagnosis. Gejala lupus sendiri sangat bervariasi dan mirip dengan masalah kesehatan lainnya.

Orang yang menderita lupus mungkin mengalami gejala kelelahan atau nyeri sendi. Tapi, ruam merah berbentuk kupu-kupu di kedua pipi bisa menjadi gejala khas lupus.

Lupus juga disebut sebagai lupus eritematosus sistemik, yang merupakan penyakit autoimun. Artinya, kondisi ini membuat sistem kekebalan menyerang bagian tubuh yang sehat daripada melawan penyakit itu sendiri.

Gejala lupus bisa muncul dalam banyak cara, tergantung pada di mana penyakit itu mempengaruhi tubuh. Menurut NHS dilansir dari Express, ada 3 gejala utama lupus.

  1. Nyeri sendi dan otot
  2. Kelelahan yang luar biasa
  3. Ruam merah berbentuk kupu-kupu di hidung dan pipi

Selain ketiga gejala utama di atas, lupus juga bisa menyebabkan sakit kepala, sariawan, demam tinggi, rambut rontok, dan sensitivitas cahaya.

Penyakit lupus. (Shutterstock)
Penyakit lupus. (Shutterstock)

Ruam kupu-kupu

Ruam merah berbentuk kupu-kupu juga disebut ruam malar yang merupakan tanda penyakit lupus. Jika Anda mengalami ruam ini, Anda harus memeriksakan kondisinya ke dokter.

Dr George Stojan, asisten profesor kedokteran di divisi reumatologi di Johns Hopkins University Medical School, menjelaskan bahwa ruam merah ini bisa terjadi karena sensitivitas UV akibat lupus.

Dr Stojan, mengatakan sekitar 90 persen pasien dengan ruam malar memiliki lupus sistemik. Ruam jenis ini bisa meradang, bengkak, menonjol, dan merah.

baca juga

Kondisi lain yang bisa menyebabkan ruam jenis ini, termasuk eksim. Karena itu, dokter perlu melakukan beberapa tes darah atau biopsy pada area tertentu untuk memeriksa penyebab lupus. Ruam malar adalah ruam fotosensitif, yang berarti dapat diinduksi atau diperparah setelah terpapar sinar matahari.

Sebanyak 9 dari 10 penderita lupus berjenis kelamin wanita, yang mana paling sering menyerang wanita usia 15 hingga 44 tahun. Anda juga lebih berisiko menderita lupus atau penyakit autoimun lainnya karena riwayat keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamil 2 Bulan, Kalina Oktarani Alami Ruam di Leher

Hamil 2 Bulan, Kalina Oktarani Alami Ruam di Leher

Video | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Jangan Panik saat Alami Reaksi Alergi Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan!

Jangan Panik saat Alami Reaksi Alergi Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan!

Health | Selasa, 03 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Banyak Pasien Covid-19 Isoman Alami Ruam Kulit, Ini Gejalanya

Banyak Pasien Covid-19 Isoman Alami Ruam Kulit, Ini Gejalanya

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×