WHO Desak China Untuk Bagikan Data Asal-usul Virus Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:30 WIB
WHO Desak China Untuk Bagikan Data Asal-usul Virus Corona Covid-19
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO mendesak China untuk membagikan data mentah dari kasus Covid-19 paling awal. Hal itu untuk memulai kembali penyelidikan tentang asal-usul virus corona.

Permohonan Organisasi Kesehatan Dunia datang ketika Rusia mencatat angka kematian harian tertinggi dari pandemi yang telah menewaskan sedikitnya 4,3 juta orang di seluruh dunia.

WHO menekankan "sangat penting" untuk mengungkap asal-usul virus Covid-19 yang pertama kali terdeteksi di kota Wuhan di China pada Desember 2019.

Dalam menghadapi penolakan dari Beijing, badan kesehatan PBB menyerukan penyediaan "semua data dan akses yang diperlukan sehingga rangkaian studi berikutnya dapat dimulai sesegera mungkin".

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Setelah banyak penundaan, tim pakar internasional WHO pergi ke Wuhan pada Januari 2021 untuk menghasilkan laporan fase pertama, yang ditulis bersama dengan rekan-rekan mereka di China.

Laporan Maret mereka tidak menarik kesimpulan tegas, melainkan empat hipotesis.

Dikatakan virus yang melompat dari kelelawar ke manusia melalui hewan perantara adalah skenario yang paling mungkin, sementara kebocoran dari laboratorium virologi Wuhan "sangat tidak mungkin".

Namun, penyelidikan menghadapi kritik karena kurangnya transparansi dan akses, dan karena tidak mengevaluasi teori kebocoran laboratorium lebih dalam.

Panggilan WHO bulan lalu untuk tahap kedua penyelidikan untuk memasukkan audit laboratorium Wuhan membuat marah Beijing, dengan wakil menteri kesehatan Zeng Yixin mengatakan rencana itu menunjukkan "tidak menghormati akal sehat dan arogansi terhadap sains".

baca juga

Setelah membaca laporan fase satu, kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyimpulkan bahwa penyelidikan laboratorium virologi Wuhan belum berjalan cukup jauh.

Sementara itu, ilmuwan Denmark Peter Ben Embarek, yang memimpin misi internasional ke Wuhan, mengatakan seorang pegawai laboratorium yang terinfeksi saat mengambil sampel di lapangan berada di bawah salah satu hipotesis yang mungkin tentang bagaimana virus berpindah dari kelelawar ke manusia.

Dia mengatakan kepada saluran publik Denmark TV2 bahwa kelelawar yang dicurigai bukan dari wilayah Wuhan dan satu-satunya orang yang mungkin mendekati mereka adalah pekerja dari laboratorium Wuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CATAT! Daftar 17 Kendaraan Bebas Ganjil Genap Jakarta, Bisa Melintas Selama PPKM Level 4

CATAT! Daftar 17 Kendaraan Bebas Ganjil Genap Jakarta, Bisa Melintas Selama PPKM Level 4

Jakarta | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:31 WIB

Satgas Covid-19 Tingkat Kalurahan di Bantul Mulai Ambil Oksigen Gratis

Satgas Covid-19 Tingkat Kalurahan di Bantul Mulai Ambil Oksigen Gratis

Video | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:00 WIB

Pemerintah Telah Distribusikan 101,68 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Daerah

Pemerintah Telah Distribusikan 101,68 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Daerah

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:44 WIB

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:42 WIB

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:36 WIB

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

×