Medix: Pandemi Berpotensi Meningkatkan Perkembangan Perawatan Kesehatan Digital

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:03 WIB
Medix: Pandemi Berpotensi Meningkatkan Perkembangan Perawatan Kesehatan Digital
e-health aplikasi konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]

Suara.com - Virus corona Covid-19 disebut mempercepat pertumbuhan pelayanan kesehatan digital. Hal ini dinyatakan oleh Medix Group, penyedia layanan manahemen meds yang inovatid dan berbasis global.

"Covid-19 telah menghancurkan hidup begitu banyak orang di Indonesia, dan membawa sistem perawatan kesehatan negara ini ke dalam periode paling menantang dalam sejarah. Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil di pulau-pulau Indonesia yang jumlahnya mencapai 16.000 pulau menghadapi risiko paling besar," kata Sigal Atzmon, CEO & Presiden Medix selalui rilis yang diterima Suara.com. 

"Pada saat yang sama, manfaat solusi kesehatan digital dapat diwujudkan secara merata di kota-kota besar. Pandemi secara tidak sengaja telah menjadi peringatan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa di masadepan,” imbuhnya. 

Dalam hal ini Medix juga turut mendukung konsultasi kesehatan secara digital dengan menavigasi pasien mereka.

Layanan jarak jauh mereka didukung oleh jaringan terakreditasi dari lebih 4000 dokter spesialis, dokter umum, dan perawat. 

Medix Group sendiri telah memiliki kantor di berbagai negara, seperti London, Hong Kong, Shanghai, Singapura, Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, Tel Aviv, dan Melbourne dengan jumlah klien lebih dari enam juta anggota di lebih dari 90 negara.

"Pandemi ini merevolusi sistem perawatan kesehatan, dengan mendorong kesadaran terhadap manfaat layanan kesehatan digital yang dapat menyelamatkan nyawa," tambah Sigal. 

e-health aplikasi, konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]
e-health aplikasi, konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]

"Misalnya, konsultasi virtual akan tetap ada dan survei menunjukkan bahwa banyak orang lebih menyukainya  terutama karena hasil yang cepat. Pemerintah juga menyadari bahwa sistem perawatan kesehatan membutuhkan investasi dan reformasi yang mendesak, untuk membangun model yang lebih siap menghadapi krisis di masa depan," kata dia. 

Dalam penyediaan layanan kesehatan digitak, Medix memperkirakan bahwa sebagian besar dari kita akan segera mengakses perawatan medis melalui alat kesehatan digital.

baca juga

Kedepannya, mungkin akan tersedia aplikasi yang dipersonalisasi untuk memungkinkan pasien memasukkan data kesehatan dan mendapatkan informasi yang lebih baik tentang perawatan dan penyakit.

Data yang diintregsikan ini juga akan mengarah pada peningkatan skrining, diagnosis, dan perawatan masyarakat secara keseluruhan. Pada saat yang sama, privasi harus dilindungi dan keamanan medis harus terjamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Transformasi Digital, Acer Smart School Awards 2021 Beri Penghargaan untuk Sekolah

Dukung Transformasi Digital, Acer Smart School Awards 2021 Beri Penghargaan untuk Sekolah

Bali | Kamis, 19 Agustus 2021 | 23:50 WIB

Industri Konten Kreatif Akan Tumbuh Jika Sudah Beralih ke TV Digital

Industri Konten Kreatif Akan Tumbuh Jika Sudah Beralih ke TV Digital

Tekno | Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:58 WIB

Stasiun-stasiun Televisi Siap Gelar Siaran TV Digital di Jawa Barat

Stasiun-stasiun Televisi Siap Gelar Siaran TV Digital di Jawa Barat

Tekno | Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:55 WIB

Terkini

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:14 WIB

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×