Kesulitan Rencana Hamil Anak Kedua? Bisa Jadi Ini yang Terjadi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 02 September 2021 | 15:30 WIB
Kesulitan Rencana Hamil Anak Kedua? Bisa Jadi Ini yang Terjadi

Suara.com - Kesulitan hamil bukan hanya bisa terjadi pada pasangan yang menunggu anak pertama. Sekalipun misalnya tidak ada hambatan pada kehamilan anak pertama, bisa saja rencana kehamilan kedua agak lebih sulit akibat masalah kesehatan tertentu. 

Secara medis, kesulitan kehamilan kedua bisa terjadi akibat kondisi infertilitas sekunder.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi dr. Upik Anggraheni, Sp.OG-KFER., mengatakan bahwa Sekitar 10-15 persen pasangan mengalami infertilitas dan sepertiganya mengidap infertilitas sekunder.

"Infertilitas menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) didefinisikan sebagai kegagalan pasangan suami istri untuk hamil setelah satu tahun berhubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi. Definisi ini juga berlaku pada infertilitas sekunder, tetapi dalam hal ini pasangan tersebut sudah memiliki anak sebelumnya," jelas dokter Upik melalui keterangan tertulis kepada suara.com, Kamis (2/9/2021).

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

Dalam hal kesuburan, riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya tidak selalu membuat peluang kehamilan selanjutnya lebih mudah. Tetapi seringkali lebih berkaitan karena bertambahnya usia yang memengaruhi kuantitas dan kualitas sel telur juga sperma. 

Dokter Upik melanjutkan, penyebab infertilitas sekunder bukan hanya disebabkan oleh salah satu pasangan, suami atau istrinya. Melainkan pengaruh dari keduanya. 

Faktor penyebab infertilitas sekunder dapat berasal dari wanita, pria, ataupun kombinasi keduanya. Berbagai faktor termasuk usia, infeksi, lingkungan, genetik, bahkan nutrisi, dan stres dapat berkontribusi menjadi penyebab terjadinya masalah kesuburan," tutur dokter Upik.

Usia menjadi salah satu faktor yang tidak dapat dikendalikan. Usia 35 tahun pada perempuan merupakan titik di mana cadangan ovarium mulai menurun secara cepat sampai dengan usia 45 tahun, di mana menjadi batas usia dilakukannya program IVF (bayi tabung) dengan sel telur milik sendiri.

"Wanita dengan infertilitas sekunder juga diketahui empat kali lebih sering mengalami masalah kandungan (ginekologi). Wanita dengan indeks massa tubuh di atas 25 kg/m2 cenderung lebih sering mengalami infertilitas dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan ideal. Hal ini terkait dengan gangguan ovulasi seperti PCOS yang sering terjadi pada wanita gemuk," jelasnya. 

baca juga

Begitu pula dengan pria gemuk yang lebih sering mengalami gangguan kesuburan karena dipengaruhi adanya peningkatan suhu akibat penumpukan lemak di sekitar kemaluan. Namun demikian, penyebab terbanyak infertilitas sekunder pada pria karena terjadinya varikokel atau pembesaran pembuluh darah di dalam skrotum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumil Sering Kegerahan? Ini 4 Tips Mengatasinya!

Bumil Sering Kegerahan? Ini 4 Tips Mengatasinya!

Your Say | Kamis, 02 September 2021 | 11:58 WIB

Kubu Raya Target Pemberian Vaksin COVID-19 untuk 12 Ribu Ibu Hamil

Kubu Raya Target Pemberian Vaksin COVID-19 untuk 12 Ribu Ibu Hamil

Kalbar | Rabu, 01 September 2021 | 20:27 WIB

Tengah Hamil, 6 Selebriti Ini Beranikan Vaksin Covid-19

Tengah Hamil, 6 Selebriti Ini Beranikan Vaksin Covid-19

Batam | Kamis, 02 September 2021 | 07:00 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×