Sering Menatap Layar Saat Kerja dari Rumah, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Mudah Lelah

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 11 September 2021 | 06:55 WIB
Sering Menatap Layar Saat Kerja dari Rumah, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Mudah Lelah
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Christin Hume).

Suara.com - Pandemi COvid-19 membuat banyak orang menatap layar laptop atau komputer lebih lama saat bekerja di rumah. Situasi ini membuat seorang jadi lebih mudah mengalami kelelahan. 

Untuk itu, pengaturan ruangan kerja yang tepat menjadi kunci, agar tidak mudah lelah, dan terhindar dari cidera dan penyakit saat harus bekerja lama di depan layar. Dilansir dari 5 Minutes Crafts, berikut ini beberapa saran yang bisa diikuti. 

Gunakan aksesoris yang tepat

1. Jika Anda menggunakan laptop karena tidak memiliki tempat kerja yang tetap, letakkan di atas dudukan untuk mengangkatnya setinggi mata. Kmudian gunakan keyboard dan mouse nirkabel terpisah untuk mempertahankan posisi netral dengan lengan dan pergelangan tangan.

Docking station adalah tambahan yang bagus untuk meninggalkan semua koneksi komputer lainnya, dan Anda bisa melepasnya dengan mudah saat Anda memutuskan untuk bekerja di tempat lain.

Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Bench Accounting)
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Bench Accounting)

2. Jika Anda memiliki tempat kerja tetap, kemungkinan Anda juga memiliki monitor dan laptop atau komputer desktop. Monitor yang berukuran 25 hingga 27 inch akan berfungsi dengan baik jika Anda tidak membeli yang termurah, dan jika Anda memiliki konektor layar yang tepat.

Meskipun sebagian besar monitor dapat disesuaikan, mungkin Anda perlu berinvestasi dalam penambahan layar untuk mendapatkan pengaturan yang ideal.

Anda juga bisa membeli headset, lebih disukai yang meredam bising, sehingga Anda dapat bergabung dengan panggilan konferensi daring dan mendengarkan musik tanpa mengganggu orang lain, serta membantu Anda lebih fokus.

Beberapa orang merekomendasikan untuk membeli printer/mesin fotokopi/pemindai multifungsi, namun hal ini tergantung pada kebutuhan Anda.

baca juga

Pengaturan yang tepat

Alasan tempat kerja kantor diatur sebagaimana adanya adalah untuk memastikan pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan siku Anda sejajar pada sudut 90 derajat. Ketika mereka tidak selaras, otot-otot Anda memberi kompensasi berlebihan dan itu dapat menyebabkan cedera.

Namun, untuk menemukan keselarasan yang tepat bisa menjadi rumit karena ketinggian meja rata-rata adalah 73 hingga 76 cm dan bagi sebagian orang, itu mungkin terlalu tinggi atau terlalu pendek. Jadi langkah pertama adalah menyesuaikan kursi Anda. Pastikan siku Anda ditekuk hingga 90 derajat. Lengan Anda harus rata di atas meja dengan pergelangan tangan Anda dalam posisi netral — tidak melenturkan ke atas atau menjangkau ke bawah karena itu membuat mereka tegang.

Jika kaki Anda tidak menyentuh lantai, gunakan bangku kaki atau tumpukan kertas. Bagaimanapun, tulang belakang Anda harus selalu dalam posisi lurus. Dukungan punggung dan pinggang dari kursi Anda akan menghindarkan Anda dari membungkuk sepanjang hari. Namun, kunci ergonomi yang baik adalah menemukan tempat yang sempurna untuk monitor Anda.

Bagian atas layar harus berada pada atau sedikit di bawah ketinggian mata. Dengan begitu, Anda menjaga bahu tetap sejajar dan Anda tidak akan membungkuk. Mata Anda harus melihat sedikit ke bawah saat melihat bagian tengah layar untuk membantu menjaga leher Anda tetap lurus.

Tempatkan monitor setidaknya 30 cm (sekitar satu lengan) dari mata Anda dan lebih jauh jika besar. Miringkan kembali 10 hingga 20 derajat (atau 30 dan 45 derajat jika Anda memakai lensa bifokal) untuk memastikan Anda melihat ke bawah pada layar pada suatu sudut.

Kecerahan tidak boleh terlalu redup atau terlalu terang. Aturan praktis yang baik adalah intensitas pencahayaan monitor hanya sedikit lebih terang daripada pencahayaan sekitar Anda. Yang terakhir harus cukup untuk membaca dokumen kertas tanpa memerlukan cahaya tambahan.

Jika Anda bekerja dengan 2 monitor, pertimbangkan bagaimana Anda menggunakannya. Monitor utama harus berada di depan Anda. Jika Anda menggunakan kedua monitor secara bersamaan, posisi kedua monitor harus sejajar sehingga Anda berada di tengah dari keduanya.

Ergonomi harus memainkan peran utama dalam keputusan Anda tentang keyboard dan mouse apa yang akan didapat karena posisi tangan, pergelangan tangan, lengan, dan bahu dipengaruhi olehnya. Masing-masing harus seimbang untuk mengurangi potensi cedera.

Di mana tangan Anda berakhir adalah di mana keyboard Anda seharusnya. Mouse Anda harus berada di sebelah keyboard Anda, dan Anda harus menggerakkannya dengan pergelangan tangan, bukan siku untuk mencegah ketegangan.

Penulis: Carissa Lim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kerja dari Rumah, Jangan Abaikan Faktor Pemicu Penuaan Dini Ini

Meski Kerja dari Rumah, Jangan Abaikan Faktor Pemicu Penuaan Dini Ini

Lifestyle | Jum'at, 03 September 2021 | 15:20 WIB

Acer Siapkan Smart TV Anyar, Ukurannya Diprediksi hingga 70 Inci

Acer Siapkan Smart TV Anyar, Ukurannya Diprediksi hingga 70 Inci

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 12:13 WIB

Begini Posisi Duduk yang Benar dan Sehat di Depan Layar Selama Kerja dari Rumah

Begini Posisi Duduk yang Benar dan Sehat di Depan Layar Selama Kerja dari Rumah

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×