Memungut Kondom Tertinggal di Vagina seusai Berhubungan Seks, Apa yang Harus Dilakukan?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 September 2021 | 20:30 WIB
Memungut Kondom Tertinggal di Vagina seusai Berhubungan Seks, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi vagina (Shutterstock)

Suara.com - Berhubungan seks menggunakan kondom bukan berarti tidak memiliki risiko apa pun. Sebab, terkadang kondom bisa terlepas dan tertinggal di vagina.

Umumnya, kecelakaan ini terjadi ketika kondom yang dipakai terlalu besar, terlalu kecil atau pasangan tidak melepas kondom setelah ejakulasi, yang membuat bagian dalam kondom menjadi licin.

Apabila ini terjadi, kondom harus segera dikeluarkan. Caranya dengan menariknya keluar melalui lubang vagina oleh diri sendiri maupun pasangan, lapor Healthline.

"Panjang vagina hanya 10 sampai 12 sentimeter. Biasanya kondom akan mudah dicapai," kata urolog Michael Ingber di The Center for Specialized Women’s Health, New Jersey.

Mengeluarkan kondom hanya boleh dilakukan dengan jari bersih. Bukan menggunakan pinset, penjepit bulu mata, gunting, atau benda asing apa pun.

Ilustrasi vagina (Shutterstock)

Memasukkan benda tajam ke dalam vagina berisiko menggores atau melukai kulit lembut di dinding vagina. Selain itu, apabila alat tidak disterilkan akan menimbulkan risiko masuknya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

"Cuci tangan Anda, potong kuku atau kikir kuku sehingga tepi kuku menjadi halus, masukkan satu atau dua jari ke dalam vagina. Gerakkan jari seperti kait untuk mencabutnya," sambung Ingber.

Posisi terbaik untuk mengeluarkannya adalah seperti sedang memasukkan tampon. Ketika jari sudah mencapai kondom, maka tariklah.

"Anda harus mengeluarkan kondom saat dalam kondisi tubuh rileks," tambahnya.

baca juga

Jika sudah keluar, jangan buru-buru dibuang. Pastikan bentuk kondom seperti sedia kala, berarti tidak ada yang tertinggal di dalam vagina.

Apabila tetap tidak berhasil, jalan satu-satunya adalah pergi ke dokter atau ginekolog.

"Biasanya kami akan memasukkan spekulum ke dalam vagina untuk membukanya, dan kemudian melepaskan kondom menggunakan alat yang disebut 'ring forceps' untuk menjepit kondom dan menariknya keluar," ujar ob-gyn Kecia Gaither, MD, di NYC Health + Hospitals/Lincoln.

Ingat, ketika kondom tersangkut, berarti sperma tetap bisa masuk ke dalam rahim. Untuk mencegah kehamilan, konsumsi kontrasepsi darurat segera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Spons? Kontrasepsi Pengganti Kondom untuk Hubungan Intim, Kekurangan dan Kelebihan

Apa Itu Spons? Kontrasepsi Pengganti Kondom untuk Hubungan Intim, Kekurangan dan Kelebihan

Kalbar | Sabtu, 25 September 2021 | 09:30 WIB

Kontrasepsi Spons Bisa Jadi Alternatif Kondom, Simak Plus Minusnya

Kontrasepsi Spons Bisa Jadi Alternatif Kondom, Simak Plus Minusnya

Health | Kamis, 23 September 2021 | 11:55 WIB

Peneliti: Kesalahan Penggunaan Kondom Masih Umum Terjadi

Peneliti: Kesalahan Penggunaan Kondom Masih Umum Terjadi

Kaltim | Rabu, 22 September 2021 | 20:59 WIB

Terkini

Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel

Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:34 WIB

6 Rekomendasi Drakor dengan Tokoh Utama yang Menyimpan Rahasia

6 Rekomendasi Drakor dengan Tokoh Utama yang Menyimpan Rahasia

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Soroti Ijazah Gibran, Ray Rangkuti hingga Ubedilah Datangi DPR Temui Doli Golkar Desak Hak Angket

Soroti Ijazah Gibran, Ray Rangkuti hingga Ubedilah Datangi DPR Temui Doli Golkar Desak Hak Angket

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA

Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA

Surakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:25 WIB

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

CFX10 Menguat 0,99%, Bitcoin Cs Kompak Menghijau

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Daftar Weton yang Rezekinya Tidak Pernah Putus Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:17 WIB

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:14 WIB

×