Survei: Hampir Separuh Populasi Eropa Alami Masalah Kulit, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 13:30 WIB
Survei: Hampir Separuh Populasi Eropa Alami Masalah Kulit, Kenapa?
Ilustrasi masalah kulit. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah kulit telah mempengaruhi separuh populasi masyarakat Eropa. Hal ini telah dibuktikan lewat hasil survei EADV yang baru rilis pada Jumat, (1/10/2021), kemarin.  

Bukti menunjukkan, hampir setengah (47,9 persen) dari populasi umum Eropa berusia lebih dari 18 tahun, setidaknya mengalami masalah dermatologis kulit dalam 12 bulan terakhir.

Mengutip Medical Express, survei EADV (Akademi Dermatologi dan Venerologi Eropa) mengungkap, temuan awal ini merupakan bagian dari survei Burden of Skin Diseases in Europe pertama kalinya, selama Kongres Tahunan yang ke-30.

Studi ini merupakan temuan terbesar yang dilakukan dari jenis masalah kulit di Eropa. Bahkan, data ini telah dikumpulkan dari 44.689 orang dewasa dari 27 negara Eropa, termasuk negara dari Uni Eropa serta Inggris, Norwegia dan Swiss.

Temuan awal menunjukkan, di antara 21.401 anggota populasi umum, 47,9 persen orang berusia 18 tahun atau lebih, melaporkan sendiri setidaknya satu kondisi kulit mereka.

Lewat proyeksi angka total populasi di NEUKS (Norwegia, Uni Eropa, Inggris, dan Swiss), dari 408 juta penduduk berusia 18 tahun menunjukkan, lebih dari 195 juta orang dewasa di Eropa melaporkan sendiri setidaknya satu kondisi kulit.

Kondisi kulit yang paling umum terjadi pada populasi Eropa, mengungkap adanya infeksi jamur yang memengaruhi hampir 1 dari 10 orang (9,07 persen).

Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)
Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)

Selain itu, kondisi umum lainnya juga memengaruhi lebih dari 1 dari 20 orang terkena dermatitis atopik (eksim) sebesar 5,34 persen, alopecia 5,22 persen, dan jerawat 5,49 persen.

Selanjutnya, survei mengungkap populasi juga mengalami masalah kulit lain. Mulai dari gejala kulit dan sensasi kulit yang tidak menyenangkan, termasuk sesak dan gatal sebesar 20 persen pada orang berusia 18 tahun atau lebih.

Sebelum EADV melakukan penelitian ini, sedikit yang tahu terkait prevalensi penyakit kulit pada populasi umum di seluruh Eropa. Selain itu, ada kekurangan data yang solid, objektif, dan homogen di tingkat Eropa mengenai dampak kualitas hidup penyakit kulit. Salah satunya terkait stigmatisasi dan persepsi akses ke dokter kulit.

Karena itu, para peneliti dari EADV menugaskan survei berbasis orang dewasa untuk The Burden of Skin Disease in Europe, mulai dari:  

  • Mengevaluasi prevalensi kondisi dermatologis, atau venerologis di seluruh Eropa.
  • Memahami asalan berkonsultasi dengan dokter kulit. Mulai dari dampak kondisi kulit pasien, persepsi masyarakat tentang kondisi kulit, perawatan penyakit kulit, pengobatan yang ditentukan, dan kepercayaan pada dokter kulit.

“Sebagai organisasi Eropa terkemuka di bidang dermato-venereologi, EADV mengambil peran penting dalam menentukan prevalensi dan dampak penyakit kulit di seluruh Eropa,” ungkap Profesor di Rumah Sakit Universitas La Timone, Marie-Aleth Richard.

“Fakta mengungkap, satu dari dua orang di seluruh Eropa hidup dengan penyakit kulit setiap hari. Karena itu, sebagai organisasi kami berkomitmen untuk menjadikan penyakit kulit sebagai prioritas kesehatan masyarakat,” pungkas Marie-Aleth.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Klub Top Eropa yang Harus Menanti Puluhan Tahun untuk Kembali Juara

Deretan Klub Top Eropa yang Harus Menanti Puluhan Tahun untuk Kembali Juara

Bola | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 21:52 WIB

Bandel Kenakan Sarung Tangan 'Terlarang', Kiper Tottenham Terancam Sanksi UEFA

Bandel Kenakan Sarung Tangan 'Terlarang', Kiper Tottenham Terancam Sanksi UEFA

Bola | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 20:09 WIB

Penampilannya Bule Banget, Ini 9 Potret Anak Artis Blasteran Eropa

Penampilannya Bule Banget, Ini 9 Potret Anak Artis Blasteran Eropa

Bali | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB