Mercedes-Benz Siap Bangun 8 Pabrik Baterai, Pastikan Eropa Tetap Jantung Otomotif Dunia

Kamis, 30 September 2021 | 20:49 WIB
Mercedes-Benz Siap Bangun 8 Pabrik Baterai, Pastikan Eropa Tetap Jantung Otomotif Dunia
SUV Mercedes EQC 400 4MATIC jenis Electric Vehicle (EV) yang mulai diproduksi di pabrik Mercedes-Benz di Bremen, Jerman. Sebagai ilustrasi [Mercedes-Benz via ANTARA].

Suara.com - Mercedes-Benz menyatakan komitmen membangun delapan pabrik baterai mobil listrik di seluruh dunia di akhir dekade ini. Empat di antaranya berlokasi di Eropa.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Mercedes-Benz, perusahaan asal Jerman ini menyatakan pembangunan pabrik baterai adalah bagian dari strategi yang diumumkan Juli 2021. Yaitu siap sepenuhnya menerapkan tenaga listrik untuk semua kendaraannya pada akhir dekade di mana kondisi pasar memungkinkan.

Mercedes-Benz membutuhkan total kapasitas produksi baterai lebih dari 200 Gigawatt jam dan sebagai tindak lanjut dari rencana ini, Mercedes-Benz bermitra dengan Automotive Cells Company (ACC) untuk meningkatkan pengembangan dan produk sel dan modul baterai berkinerja tinggi generasi mendatang.

Mercedes-Benz membutuhkan total kapasitas produksi baterai lebih dari 200 Gigawatt jam pada akhir dekade ini dan berencana untuk membangun delapan pabrik sel di seluruh dunia bersama dengan mitra, empat di antaranya di Eropa [Daimler AG/Mercedes-Benz AG - Global Comm].
Mercedes-Benz membutuhkan total kapasitas produksi baterai lebih dari 200 Gigawatt jam pada akhir dekade ini dan berencana untuk membangun delapan pabrik sel di seluruh dunia bersama dengan mitra, empat di antaranya di Eropa [Daimler AG/Mercedes-Benz AG - Global Comm].

"Mercedes-Benz mengejar rencana transformasi yang sangat ambisius dan investasi ini menandai tonggak strategis dalam perjalanan kami menuju netralitas CO2. Bersama dengan ACC, kami akan mengembangkan dan memproduksi sel dan modul baterai secara efisien di Eropa--dibuat dengan persyaratan spesifik khusus untuk Mercedes-Benz," jelas Ola Källenius, CEO Daimler AG dan Mercedes-Benz AG, dalam pernyataan resmi, dikutip Kamis (30/9/2021).

Kemitraan baru ini memungkinkan Mercedes-Benz mengamankan pasokan, memanfaatkan skala ekonomi, dan menyediakan teknologi baterai yang unggul bagi pelanggan. Selain itu, membantu memastikan bahwa Eropa tetap menjadi jantung industri otomotif di era mobil listrik.

Seluruh proyek ACC akan membutuhkan volume investasi lebih dari 7 miliar euro--dalam kombinasi ekuitas, utang dan subsidi--untuk mencapai kapasitas setidaknya 120 Gigawatt jam di Eropa pada akhir dekade ini.

Yann Vincent, CEO ACC mengatakan bahwa bergabungnya Mercedes-Benz dengan ACC sebagai pemegang saham baru menjadi tonggak utama perusahaannya.

ACC akan memasok Mercedes-Benz dengan teknologi baterai berkinerja tinggi dari lokasi produksinya mulai pertengahan dekade ini. Pabrikan sel baterai gabungan itu sedang memeriksa perluasan jaringan produksinya untuk mencakup lokasi lebih lanjut di Eropa.

Baca Juga: BMW Produksi ICE Sampai Infrastruktur Mobil Listrik Benar-Benar Siap

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI