Hanna Kirana Mengaku Tubuhnya Sakit akibat Gagal Jantung, Ketahui Kaitannya!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 03 November 2021 | 13:25 WIB
Hanna Kirana Mengaku Tubuhnya Sakit akibat Gagal Jantung, Ketahui Kaitannya!
Hanna Kirana. (Instagram)

Suara.com - Kabar meninggalnya Hanna Kirana cukup menyita perhatian warganet. Pemain sinetron "Suara Hati Istri" ini meninggal akibat gagal jantung di Rumah Sakit PMI Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (2/11/2021) malam.

Sebelum meninggal, sang kakasih Hanna Kirana, Ilyas Bachtiar, mengungkap bahwa gadis 18 tahun itu mengaku sudah tidak kuat menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

"Yas aku nggak tahu harus bilang apa. Mungkin kamu kesel dengernya aku sudah nggak kuat Yas. Kalaupun aku mati, aku mati tenang. Ini sakit nyerang aku banget. Roh aku sudah nggak tenang di badan. Ini dia sudah mau pergi," curhat Hanna Kirana ke Ilyas Bachtiar melalui Direct Message (DM) beberapa waktu lalu.

Ternyata ada kaitan antara kondisi rasa sakit di tubuh dengan gejala gagal jantung yang lebih parah.

Menurut laman Kesehatan Universitas Arizona, beberapa penelitian menunjukkan 75% pasien gagal jantung mengalami rasa sakit atau nyeri, yang berpotensi mengurangi kualitas hidup.

Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar [Instagram/@ilyasbachtiar10]
Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar [Instagram/@ilyasbachtiar10]

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rasa sakit ini, termasuk depresi, pengobatan, hingga beberapa penyakit komorbid.

Nyeri akut, yang dapat terjadi pada pasien gagal jantung terbukti meningkatkan aktivasi sistem saraf simpatik. Peningkatan aktivitas ini membuat kadar norepinefrin dan epinefrin naik, pada akhirnya memberatkan kerja jantung dan konsumsi oksigen.

Kondisi tersebut meningkatkan aktivasi sistem renin-angiotensin-aldosteron, yang berpotensi menyebabkan retensi cairan dan kelebihan beban. Semua faktor ini memperburuk gejala gagal jantung.

Sementara itu, nyeri kronis juga memiliki efek pada gagal jantung, tetapi tidak terkait dengan hiperaktivitas simpatis. Mekanismenya juga kurang dipahami dengan baik.

baca juga

Beberapa berteori bahwa nyeri kronis merupakan respons maladaptif yang melibatkan peradangan, dengan sensitisasi dan rangsangan neuron.

Pendukung teori ini adalah adanya penanda peradangan seperti protein C-reaktif yang seringnya meningkat pada pasien dengan gagal jantung.

Kesadaran akan sifat nyeri pasien memungkinkan identifikasi kondisi reversibel atau membantu memberikan informasi tentang pengobatan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanna Kirana Meninggal Dunia, Kekasih Ungkap Momen Manis: Allah Selalu Sayang Kamu Han

Hanna Kirana Meninggal Dunia, Kekasih Ungkap Momen Manis: Allah Selalu Sayang Kamu Han

Malang | Rabu, 03 November 2021 | 12:41 WIB

Perjalanan Cinta Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar: Ingin Menikah, Dipisahkan Maut

Perjalanan Cinta Hanna Kirana dan Ilyas Bachtiar: Ingin Menikah, Dipisahkan Maut

Entertainment | Rabu, 03 November 2021 | 12:28 WIB

Pemain Sinetron Suara Hati Istri Hanna Kirana Meninggal Dunia

Pemain Sinetron Suara Hati Istri Hanna Kirana Meninggal Dunia

Video | Rabu, 03 November 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×