Menkes Malaysia: Ivermectin Tak Bisa Obat Covid-19, Malah Bisa Bikin Diare

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 04 November 2021 | 11:45 WIB
Menkes Malaysia: Ivermectin Tak Bisa Obat Covid-19, Malah Bisa Bikin Diare
Ivermectin. [Luis Robayo/AFP]

Suara.com - Beberapa waktu lalu ramai tersebar kabar bahwa ivermectin ampuh untuk mengobati Covid-19. Tapi, tidak lama kemudian, banyak ahli kesehatan memperingatkan untuk tidak menggunakannya dalam perawatan Covid-19.

Bahkan, kini Menteri Kesehatan (Menkes) Malaysia, Dr Hisham Abdullah mengungkapkan bahwa mengikuti hasil studi I-TECH oleh Institute for Clinical Research (ICR), Ivermectin hanya sesuai untuk digunakan dalam studi klinis dengan pemantauan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah menyatakan tentang penggunaan Ivermectin dan bahwa itu tidak dapat direkomendasikan untuk dipublikasikan dalam pedoman pengobatan Covid-19 saat ini.

Sebanyak 500 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dalam Kategori 2 dan 3 dilibatkan dalam studi klinis untuk pengembangan pengobatan Ivermectin 5 hari. Penelitian dilakukan oleh dokter penyakit menular dan klinisi yang terlibat aktif dalam penanganan Covid-19.

Ivermectin.
Ivermectin.

Dilansir dari World of Buzz, satu kelompok pasien diberi pengobatan Ivermectin, sedangkan kelompok lainnya diberikan perawatan standar berdasarkan pedoman kementerian kesehatan.

Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan besar dalam waktu yang dibutuhkan untuk penyakit berkembang menjadi parah, kecuali untuk efek samping yang sebagian besar berupa diare pada pasien yang menggunakan Ivermectin.

“Kemungkinan untuk memulihkan gejala pada hari kelima di antara kedua kelompok hampir serupa,” jelas Dr Hisham dan membuktikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan yang ditunjukkan secara statistik.

Dr Steven Lim Chee Loon, peneliti utama juga mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan besar antara 2 kelompok dalam aspek berikut,

Dengan demikian, kata kunci bahwa Ivermectin tidak dapat dipastikan dalam pengobatan Covid-19 saat ini dan tidak mengurangi penyakit parah dari virus itu sendiri.

baca juga

Dr Hisham juga mendesak masyarakat, terutama praktisi medis untuk tidak mengiklankan atau menjual Ivermectin secara ilegal untuk mengobati virus sampai bukti ilmiah yang lebih kuat disajikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di DIY Mulai Naik Lagi, Kemunculan Klaster Jadi Pemicu

Kasus Covid-19 di DIY Mulai Naik Lagi, Kemunculan Klaster Jadi Pemicu

Jogja | Kamis, 04 November 2021 | 11:15 WIB

Ribuan Nakes di SIngapura Mengundurkan Diri Akibat Stres dan Kelelahan

Ribuan Nakes di SIngapura Mengundurkan Diri Akibat Stres dan Kelelahan

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 10:49 WIB

Studi AS Temukan Korelasi Antara Infeksi Covid-19 dengan Masalah Pendengaran

Studi AS Temukan Korelasi Antara Infeksi Covid-19 dengan Masalah Pendengaran

Health | Kamis, 04 November 2021 | 10:14 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×