Tanda-tanda Post-Natal PTSD Pada Suami, Trauma Akibat Saksikan Istri Melahirkan

Risna Halidi

Jum'at, 12 November 2021 | 13:14 WIB
Tanda-tanda Post-Natal PTSD Pada Suami, Trauma Akibat Saksikan Istri Melahirkan
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/Sanjasy)

Suara.com - Pengalaman traumatis melahirkan atau yang disebut dengan istilah Post-natal Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), tidak hanya bisa terjadi pada perempuan, tetapi juga laki-laki atau pihak suami.

Dikutip Suara.com dari siaran pers Gue Sehat dan Teman Bumil, sekitar 9 persen perempuan dilaporkan pernah mengalami kondisi Post-natal PTSD setelah melahirkan. Dikatakan pengalaman nyeri saat melahirkan menjadi pemicunya.

Tak hanya dialami istri, proses persalinan yang berat ini ternyata bisa juga menjadi pengalaman traumatis bagi suami. Bahkan bisa mengarah pada Post-natal PTSD. Meski persentasenya masih sangat kecil, yakni kurang dari 5 persen, kondisi ini tetap perlu diwaspadai para ayah baru.

Psikolog Ajeng Raviando, menjelaskan faktor utama Post-natal PTSD pada laki-laki biasanya dialami setelah melalui pengalaman pertama menyaksikan proses melahirkan secara langsung.

"Banyak orang kan tidak menyangka, buat pria terutama, bahwa proses melahirkan ' semengerikan' itu. Apalagi kalau misalnya dalam proses kelahiran itu terjadi sesuatu yang urgent dan di luar prediksi, jadinya suami ini bisa trauma," jelas Ajeng.

Tak sedikit para suami yang sudah mempersiapkan diri menjelang persalinan buah hatinya. Misalnya, dengan mempelajari hal-hal seputar persalinan dan mempersiapkan mental, sehingga bisa mendampingi sang Istri bersalin.

Nyatanya, banyak hal bisa terjadi di luar perkiraan. Proses persalinan kadang mendatangkan komplikasi tidak terduga, misalnya perdarahan hebat atau proses persalinan yang sangat lama. Kondisi yang tidak direncanakan ini membuat calon bapak mengalami trauma.

Selain itu, Ajeng menambahkan, reaksi istri juga bisa menjadi pemicu seorang suami mengalami Post-natal PTSD.

"Jadi misalnya pas proses melahirkan istrinya kesakitan banget, jerit-jerit sampai menangis. Emosi ini kan bisa menular ke suami dan membekas setelahnya. Walau dia tidak merasakan secara langsung, tapi dia menyaksikan dan itu bisa sangat traumatis," ujar Ajeng.

baca juga

Rasa ketidakberdayaan untuk membantu istri dan bayinya, terutama ketika proses persalinan disertai penyulit atau komplikasi, bisa memicu trauma pada suami.

Tanda-tanda Post-natal PTSD pada laki-laki sendiri hampir mirip dengan tanda-tanda Post-natal PTSD pada perempuan. Mereka cenderung menjadi mudah cemas, terlalu sensitif, dan sering mengalami flashback ke waktu kejadian saat sang Istri melahirkan.

Berbeda dengan istri yang sumber traumanya lebih pada sensasi nyeri selama proses persalinan, suami cenderung teringat dengan seluruh susana yang terekam di otaknya. Apa yang ia dengar dan lihat, sulit terhapus dari ingatannya.

"Karena suami kan melihat langsung, jadi kemungkinan besar gambaran proses melahirkan itu terekam jelas. Misalnya, ketika melihat darah, dia jadi teringat saat istrinya perdarahan, atau saat mendengar anaknya nangis."

"Bahkan ingatan dari penciuman, seperti bau obat atau bau yang mengingatkan dengan rumah sakit, akan memicu rasa cemas,” pungkas Ajeng.

Dalam kondisi yang lebih ekstrem, suami dengan stres dan trauma pasca-melahirkan akan mengalami mimpi buruk.

Post-natal PTSD juga bisa memicu perubahan perilaku. Beberapa pria menjadi oversensitive dan terlalu khawatir dengan kondisi sang Istri serta anaknya.

Respons ini mungkin bisa tergolong cukup baik karena pada akhirnya suami menjadi lebih perhatian terhadap istri dan juga sang anak, selama tidak berlebihan.

Respons tidak peduli juga mungkin ditunjukkan oleh pria yang mengalami kondisi ini. Menurut Ajeng, ada pula suami yang menjadi pasif dan tidak peduli dengan istri yang sibuk merawat bayi kecil mereka.

Pentingnya Dukungan Istri
Sebagai seorang istri, berhadapan dengan suami yang mengalami Post-natal PTSD mungkin tidak nyaman. Dia sendiri masih membutuhkan dukungan merawat bayi. “Meski sulit, istri harus paham dengan kondisi suami dan sebisa mungkin memberikan dukungan,” ujar Ajeng.

Dukungan istri membuat penanganan Post-natal PTSD yang dialami suami menjadi lebih mudah. Penanganan terbaik adalah berkonsultasi dengan profesional, psikiater, atau psikolog.

Menurut Ajeng, pendekatan terapi yang dilakukan adalah Trauma Focus Cognitive Behavioral Therapy (TFCBT).

"Terapi difokuskan pada traumanya. Memang akan tidak nyaman karena pasien dipaksa mengingat kembali kejadian. Tapi, ini membantu mereka untuk bisa lebih menerima kondisi dengan realistis, menghadapi dan bukan menghindar, yang pada akhirnya bisa melepaskan itu semua," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Baby Blues, Felicya Angelista Malah Mengigau Usai Melahirkan

Bukan Baby Blues, Felicya Angelista Malah Mengigau Usai Melahirkan

Entertainment | Kamis, 11 November 2021 | 16:09 WIB

Gegara Permen, Felicya Angelista Sampai Bikin Pengakuan Dosa!

Gegara Permen, Felicya Angelista Sampai Bikin Pengakuan Dosa!

Entertainment | Kamis, 11 November 2021 | 15:28 WIB

Panikan, Alasan Felicya Angelista Melahirkan secara Caesar

Panikan, Alasan Felicya Angelista Melahirkan secara Caesar

Entertainment | Kamis, 11 November 2021 | 13:41 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×