Daun Kubis Bisa Redakan Rasa Sakit di Payudara saat Menyusui, Mitos atau Fakta?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 13 Desember 2021 | 20:40 WIB
Daun Kubis Bisa Redakan Rasa Sakit di Payudara saat Menyusui, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi kubis (Pixabay PixLoger)

Suara.com - Menyusui adalah momen paling mengesankan bagi seorang ibu. Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa beberapa ibu menyusui mungkin merasa tidak nyaman dengan rasa sakit saat menyusui atau perubahan bentuk payudaranya.

Karena itu, beberapa ibu menyusui ini membutuhkan solusi untuk mengatasi masalahnya tersebut, seperti memakai bantalan payudara, pompa payudara, waslap dan lainnya.

Ada pula yang percaya bahwa daun kubis bisa membantu mengurangi rasa sakit pada payudara ketika menyusui. Ibu menyusui yang mencoba menyapih anaknya juga percaya bahwa menggunakan daun kubis bisa membantu mengurangi suplai ASI dan pembengkakan payudara.

Pembengkakan payudara merupakan masalah umum yang dialami oleh ibu menyusui. Pada masa pascapersalinan, payudara juga bisa membesar saat menyusui.

Hal ini terjadi karena ada peningkatan aliran darah ke payudara. Jika ASI tidak terkuras dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan banyak ketidaknyamanan dan rasa sakit.

Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi bakteri yang disebut mastitis yang mengakibatkan demam.

Tapi, apakah daun kubis bisa meredakan rasa sakit pada payudara karena menyusui?

Daun kubis memiliki sifat pendinginan yang bisa membantu mempercepat penyapihan, menghentikan laktasi tepat waktu dan meringankan masalah yang terkait dengan pembengkakan payudara.

Meskipun penelitian mengenai hal ini masih sangat terbatas, bukti anekdotal memang mendukung efektivitas daun kubis untuk meredakan rasa sakit pada payudara.

baca juga

Selain itu, daun kubis juga mengandung beberapa asam amino esensial yang dapat membantu meningkatkan aliran darah ke payudara, mengurangi peradangan yang mungkin menyebabkan rasa sakit serta mengurangi sumbatan.

Para peneliti juga telah menetapkan bahwa daunnya memiliki manfaat tambahan yang membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan menyusui.

Namun dilansir dari Times of India, penggunaan daun kubis hanyalah pengobatan rumahan yang disarankan dari satu ibu ke ibu lainnya. Metode ini bukan direkomendasikan oleh badan kesehatan secara resmi.

Meskipun manfaat daun kubis ini diakui, pengobatan alami ini lebih baik tidak dilakukan ketika kulit memar atau pecah-pecah dan puting berdarah.

Sebaiknya, daun kubis dipotong-potong dan dioleskan pada bagian payudara yang tidak terluka atau memar.

Jika Anda memiliki riwayat atau kepekaan terhadap kubis, jangan mencoba ini. Konsultasikan dengan dokter sebelum mencobanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Sudah Terkena Dampak Pandemi Virus Corona

Waspada, Ini 5 Tanda Tubuh Sudah Terkena Dampak Pandemi Virus Corona

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 17:05 WIB

Tunda Menikah Selama 11 Tahun, Wanita Ini Meninggal 3 Hari Setelah Jadi Istri Sah

Tunda Menikah Selama 11 Tahun, Wanita Ini Meninggal 3 Hari Setelah Jadi Istri Sah

News | Senin, 13 Desember 2021 | 12:34 WIB

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Cobalah Makan 4 Sayuran Ini saat Musim Dingin!

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Cobalah Makan 4 Sayuran Ini saat Musim Dingin!

Health | Sabtu, 11 Desember 2021 | 18:08 WIB

Terkini

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

×