Tips dan Trik Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan

Risna Halidi

Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:04 WIB
Tips dan Trik Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan
Anak menangis (pexels/keira-burton)

Suara.com - Melatih agar anak disiplin telah menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Tak jarang pula orangtua merasa jengkel hingga membuat mereka bertindak memarahi, membentak, bahkan memukul anak.

Namun jika hal ini dibiarkan, apakah solusi ini dapat membuat anak menjadi lebih disiplin? Atau justru sebaliknya?

Dijelaskan dr. Putu Ayuwidia Ekaputri, mendisiplinkan anak dapat dilakukan sejak mereka lahir. Anak sudah memiliki otak yang mampu bekerja, walaupun fungsi dan kerjanya belum begitu kompleks serta optimal.

Dokter yang mendalami ilmu cognitive neuroscience itu juga mengatakan bahwa orangtua bisa mendisplinkan anak sesuaikan dengan tahapan usia.

Ilustrasi anak uring-uringan setelah sunat. (Shutterstock)
Ilustrasi anak uring-uringan setelah sunat. (Shutterstock)

Tak hanya itu, ekspektasi orangtua terhadap anak juga perlu dikontrol dengan baik ketika ingin mengajarkan soal kedisiplinan.

Dijelaskan dr. Widia, ketika anak baru lahir, bagian otak yang berfungsi secara dominan adalah bagian lower brain atau primitive brain. Bagian otak ini memiliki tugas dalam pengaturan emosi anak dan berkembang sangat pesat sebelum anak menginjak usia 3 tahun.

Setelah usianya mencapai 3 tahun, perlahan otak bagian logika akan mulai terbentuk dan bekerja, sehingga mencapai tingkat kematangan di usia 25-30 tahun.

Dengan memahami perkembangan otak anak ini, diharapkan orangtua akan lebih mudah mencari metode paling efektif saat mengajarkan disiplin pada anak, sejak awal kehidupannya.

Trik Mendisiplinkan Balita
Berbicara dalam acara "Mendisiplinkan Anak Ada Triknya!" bersama Teman Parenting, dr. Widia mengatakan kekerasan bukanlah cara yang tepat dalam mengajarkan kedisiplinan pada anak.

baca juga

Sebaliknya, agar anak memahami ketika diajarkan untuk disiplin, orangtua perlu melakukan pendekatan emosional.

Di usia balita dan anak-anak, otak emosional masih dominan, maka cara terbaik untuk orangtua adalah mengambil kesempatan tersebut untuk menarik hatinya. Di usia bawah 3 tahun, berikan anak perhatian yang penuh cinta.

Misalnya, ketika anak menangis, gendong dan tenangkan. Ketika anak emosional dan mengamuk, tenangkan dan beri pelukan.

"Cobalah pererat bonding dengan anak, buat anak merasa cinta mati dengan orangtuanya. Ketika anak merasa dicintai, mereka akan menyadari dan percaya bahwa setiap aturan serta omongan yang terucap dari orangtuanya, merupakan yang terbaik untuknya. Jika anak sudah merasa nyaman dengan aturan yang diterapkan, lakukan secara konsisten,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, dr. Widia juga mengatakan bahwa ketika mengajarkan anak untuk disiplin, orangtua sebaiknya jangan terlalu keras.

Seringkali orangtua dianggap terlalu keras ketika mengajarkan anak, namun anak sebenarnya belum memahami tujuan dari orangtua. Hal ini akhirnya hanya akan menimbulkan perasaan takut dan trauma pada diri anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Jenis Perbedaan Anak-anak Zaman Dulu dan Sekarang, dari Permainan hingga Fesyen

4 Jenis Perbedaan Anak-anak Zaman Dulu dan Sekarang, dari Permainan hingga Fesyen

Your Say | Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:52 WIB

Kesal dengan Mertua, Ibu di Tulang Bawang Barat Bunuh Anak Sambungnya yang Masih Balita

Kesal dengan Mertua, Ibu di Tulang Bawang Barat Bunuh Anak Sambungnya yang Masih Balita

Lampung | Jum'at, 17 Desember 2021 | 08:07 WIB

Gaya Preity Zinta dan 5 Seleb Bollywood Momong Anak Kembar, Menggemaskan!

Gaya Preity Zinta dan 5 Seleb Bollywood Momong Anak Kembar, Menggemaskan!

Banten | Jum'at, 17 Desember 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:03 WIB

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 14:02 WIB

Kenapa Cuma Nama Ferdy Sambo? Rieke Diah Pitaloka Protes Pemaparan Ditjen PAS di DPR

Kenapa Cuma Nama Ferdy Sambo? Rieke Diah Pitaloka Protes Pemaparan Ditjen PAS di DPR

Video | Selasa, 29 September 2026 | 14:00 WIB

Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan

Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:00 WIB

×