Siti Fadilah Klaim Varian Omicron Tidak Lebih Ganas dari Delta, Ini Penjelasan WHO

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 29 Desember 2021 | 18:10 WIB
Siti Fadilah Klaim Varian Omicron Tidak Lebih Ganas dari Delta, Ini Penjelasan WHO
Siti Fadilah Supari (youtube/Realita TV)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah mengatakan virus corona varian Omicron tidak lebih bahaya dibanding varian Delta.

Hal ini ia ungkap melalui kanal YouTube pribadinya, Siti Fadilah Supari Channel dikutip suara.com, Rabu (29/12/2021).

Ia membenarkan jika varian Omicron lebih menular dibanding varian lainnya. Tapi ia tidak sepakat jika varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu lebih berbahaya.

"Lalu ada yang mengatakan menularnya 500 persen. Iya betul, lebih menular dari varian lain, tapi apa artinya menular, kalau tidak membahayakan yang ditularkan," ungkap Siti Fadilah.

Bahkan, kata dia, lantaran tidak membahayakan ia menyandingkan varian Omicron seperti flu biasa, karena tidak lebih ganas dibanding varian Delta.

Omicron. (Dok. Envato)
Omicron. (Dok. Envato)

Apalagi Menkes 2004-2009 mengatakan situasi saat ini cenderung sudah lebih baik, karena vaksin hingga obat Covid-19 sudah berhasil ditemukan.

Hal yang sama juga ia sampaikan saat mengkritisi pernyataan organisasi kesehatan dunia atau WHO, yang meminta warga dunia mewaspadai penyebaran varian Omicron yang sangat cepat.

"WHO juga begitu, awas waspada sudah mencapai 89 negera. Ya nggak apa-apa, kalau tidak membahayakan. Antara membahayakan atau menularkan itu harus dibedakan, kalau sakit flu kan sebetulnya nggak apa-apa," ungkapnya.

Terakhir, mantan menkes yang menjabat di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu mengingatkan apapun variannya protokol kesehatan tetap harus dijalankan, termasuk melakukan vaksinasi Covid-19.

baca juga

"Masyarakat ada Omicron maupun tidak ada Omicron harus tetap waspada, karena kita tidak tahu nanti ada pandemi yang berikutnya atau tidak. Apakah pandeminya memakai virus Covid-19 atau tidak, makanya secepatnya tetap prokes dan sebagainya," tutup dia.

Sementara itu, menurut situs Organsasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini masih belum jelas apakah infeksi Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan infeksi varian lain, termasuk Delta. Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin disebabkan oleh peningkatan jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dengan Omicron.

Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang terkait dengan Omicron berbeda dari varian lainnya. Infeksi awal yang dilaporkan terjadi di antara mahasiswa—individu yang lebih muda yang cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan—tetapi memahami tingkat keparahan varian Omicron akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu.

Semua varian COVID-19, termasuk varian Delta yang dominan di seluruh dunia, dapat menyebabkan penyakit parah atau kematian, khususnya bagi orang-orang yang paling rentan, sehingga pencegahan selalu menjadi kunci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:52 WIB

Siswa SD di Jombang Meninggal Sehari Pasca Divaksinasi Covid-19, Komnas KIPI Buka Suara

Siswa SD di Jombang Meninggal Sehari Pasca Divaksinasi Covid-19, Komnas KIPI Buka Suara

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:46 WIB

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×