Ganti Sekarang! Masker Kain Ternyata Tidak Efektif Cegah Paparan Varian Omicron

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 03 Januari 2022 | 08:35 WIB
Ganti Sekarang! Masker Kain Ternyata Tidak Efektif Cegah Paparan Varian Omicron
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan dunia memperkirakan kalau penggunaan masker kain satu lapis tidak memberikan perlindungan yang optimal terhadap virus corona varian omicron. 

Para ahli penyakit menular mencatat, kebanyakan orang lebih memilih paki masker kain karena lebih nyaman dan modis. Tetapi sebenarnya jenis masker tersebut hanya dapat melindungi dari tetesan Covid-19 yang lebih besar, bukan aerosol atau partikel lebih kecil yang juga dapat membawa virus.

Temuan tersebut dilaporkan dalam jurnal ilmiah di Amerika Serikat, Wall Street Journal baru-baru ini.

Mayo Clinic di AS kini mewajibkan semua pasien dan pengunjung untuk memakai masker bedah, seperti N95 atau KN95. Apabila masih ada yang memakai masker kain satu lapis, akan diberikan masker medis untuk dipakai sebagai lapisan luar.

Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)
Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)

Menurut para ahli, masker bedah bisa memblokir virus Covid-19 melalui muatan elektrostatik polipropilennya. Sedangkan masker N95 memiliki jaring serat yang lebih rapat daripada masker bedah atau masker kain dengan karakteristik muatan elektrostatik juga, yang memungkinkan masker menjadi paling efisien dalam menghalau partikel yang dihirup dan dihembuskan.

Namun saat ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) masih merekomendasikan penggunaan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan.

Sedangkan orang awam masih disarankan memakai masker kain dengan lapisan dua atau lebih. Selain itu, masker harus menutupi wajah dan mulut sepenuhnya, tanpa celah, juga terdapat kawat hidung untuk mencegah kebocoran udara dari bagian atas masker.

Namun rekomendasi tersebut harusnya diubah karena adanya varian omicron yang lebih menular.

"Jika setiap orang hanya mengenakan masker kain atau hanya masker bedah, tidak akan ada bedanya. Jika Anda benar-benar tidak ingin terpapar, Anda harus memakai jenis masker yang tepat," kata Dr. Monica Gandhi, spesialis penyakit menular di University of California, San Francisco, dikutip dari Fox News.

baca juga

Gandhi merekomendasikan masker N95, KN95, KF94 dan FFP2. Tetapi jika tidak tersedia, ia merekomendasikan masker ganda antara masker kain berlapis-lapis di atas masker bedah.

Ahli lain mengatakan masker bedah mungkin masih bisa memberikan perlindungan, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah efektif untuk mencegah paparan varian omicron yang sangat menular.

"Masker apa pun lebih baik daripada tidak pakai masker. Tapi masker kain dilapis dengan masker bedah tidak sebagus masker kaliber N95," kata Dr. Ranu Dhillon, seorang dokter di Brigham and Women's Hospital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTM Digelar di Tengah Munculnya Omicron, Ini kata IDAI

PTM Digelar di Tengah Munculnya Omicron, Ini kata IDAI

Lampung | Senin, 03 Januari 2022 | 08:27 WIB

Ada Antibodi yang Diduga Bisa Menetralkan Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Omicron

Ada Antibodi yang Diduga Bisa Menetralkan Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Omicron

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 07:34 WIB

Pemerintah Indonesia Siapkan 1.011 Rumah Sakit Hadapi Lonjakan Omicron

Pemerintah Indonesia Siapkan 1.011 Rumah Sakit Hadapi Lonjakan Omicron

Sulsel | Senin, 03 Januari 2022 | 07:35 WIB

Terkini

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:51 WIB

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×