Bekerja dari Rumah Picu Sakit Kepala, Ternyata Ini Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:14 WIB
Bekerja dari Rumah Picu Sakit Kepala, Ternyata Ini Penyebabnya!
Ilustrasi sakit kepala (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang lebih sering mengeluhkan sakit kepala sejak bekerja dari rumah, akibat pandemi virus corona Covid-19.

Menurut Osteopath dan pemilik Solihull Osteopathic Practice, postur tubuh yang buruk selama bekerja dari rumah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk sakit kepala.

Kita tahu bahwa kebanyakan orang bekerja di tempat tidur, sofa atau selonjor di lantai selama di rumah saja. Kebiasaan yang dilakukan terus-menerus selama pandemi inilah yang akhirnya akan mempengaruhi postur tubuh dan mengakibatkan sakit kepala.

Kita perlu mengakui kalau bekerja dari rumah memungkinkan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, tetapi menyebabkan postur, punggung, dan leher yang buruk.

Menurut ahli osteopati, Jeremy James, tempat duduk dan postur tubuh yang buruk bisa menyebabkan sakit kepala. Ia telah melihat peningkatan besar dalam jumlah pasien yang mengeluhkan sakit punggung bawah, sakit leher dan sakit kepala sejak kerja dari rumah.

Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Christin Hume).
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Christin Hume).

Jika Anda mengalami lebih dari sekadar sakit kepala, inilah waktunya mengatur postur tubuh Anda ketika bekerja dari rumah.

Orang sering menghubungkan sakit kepala dengan terlalu banyak waktu di depan layar. Padahal kamungkinan besar sakit kepala disebabkan oleh cara duduk selama bekerja.

"Orang yang tidak banyak bergerak rentan terhadap ketegangan otot di otot trapezius yang bisa sangat menyakitkan," kata Jeremy dikutip dari Express.

Hal inilah yang bisa menimbulkan efek samping. Ketegangan leher akibat menatap layar komputer atau laptop bisa menyebabkan sakit kepala.

baca juga

Sakit kepala yang berasal dari leher sangat umum dan seringkali dianggap sebagai masalah yang berhubungan dengan penglihatan.

Meskipun Anda sudah berusaha bekerja di rumah serupa dengan di kantor, yakni duduk di kursi dan menggunakan meja yang benar. Anda masih saja berisiko mengalami sakit kepala.

Karena, ruang gerak atau ruang kerja yang lebih sempit dan cenderung jarang beranjak dari kursi atau beristirahat sejenak selama bekerja di rumah.

Jeremy pun mengakui bahwa jumlah pasien yang mengeluhkan sakit punggung bagian bawah dan sakit leher sejak bekerja dari rumah mengalami peningkatan drastis.

Keluhan yang paling umum diterimanya adalah nyeri punggung bawah. Sebenarnya, ada banyak penyebab kondisi tersebut, tetapi postur tubuh yang buruk bisa menyebabkan nyeri punggung bagian bawah, leher dan bahu.

Stres dan ketegangan di tempat kerja juga merupakan penyebab besar nyeri leher dan bahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Panik, Begini Cara Tepat Mengatasi Gejala Varian Omicron di Rumah!

Jangan Panik, Begini Cara Tepat Mengatasi Gejala Varian Omicron di Rumah!

Health | Senin, 17 Januari 2022 | 14:09 WIB

Mulai dari Sakit Kepala Hingga Stroke, Begini Cara Virus Corona Mempengaruhi Otak Manusia

Mulai dari Sakit Kepala Hingga Stroke, Begini Cara Virus Corona Mempengaruhi Otak Manusia

Health | Senin, 17 Januari 2022 | 09:01 WIB

3 Manfaat Paracetamol yang Perlu Kamu Tahu, Tak Cuma Menurunkan Demam

3 Manfaat Paracetamol yang Perlu Kamu Tahu, Tak Cuma Menurunkan Demam

Health | Minggu, 16 Januari 2022 | 16:21 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×