Benarkan Penggunaan Air Kemasan Galon Sebabkan Infertilitas? Berikut Penjelasannya

Fabiola Febrinastri

Minggu, 06 Februari 2022 | 12:17 WIB
Benarkan Penggunaan Air Kemasan Galon Sebabkan Infertilitas? Berikut Penjelasannya
Ilustrasi infertilitas (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu belakangan, penggunaan air minum galon guna ulang menghadirkan pendapat pro dan kontra, terutama seputar risiko kesehatan. Selain itu, beberapa lembaga ada yang mengutip hasil studi Cohort di Korea Selatan (Journal of Korean Medical Science) 2021, yang menyebutkan adanya korelasi  dengan peningkatan infertilitas pada kelompok tinggi paparan Bisphenol A (BPA) dengan odds ratio atau rasio paparan penyakit mencapai 4,25 kali.

Namun Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin pernah menegaskan, air kemasan galon guna ulang aman digunakan, baik oleh anak-anak maupun ibu hamil. Menurutnya, isu-isu seputar bahaya penggunaan air kemasan air guna ulang yang dihembuskan pihak-pihak tertentu adalah hoaks.
 
Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Dr (HC) dr. Hasto Wardoyo, SpOG.

Dia mengatakan, perlu penelitian antar center untuk benar-benar membuktikan bahwa air kemasan galon guna ulang bisa menyebabkan infertilitas atau gangguan kesuburan pada sistem reproduksi pria dan wanita. Menurutnya, kalau baru info awal dan belum berbasis bukti yang level of evidence-nya kuat, maka perlu berhati-hati untuk menyampaikannya ke publik.
 
“Itu masih butuh riset multi center saya kira agar menjadi bukti yang kuat,” ujar Hasto Wardoyo, Minggu (6/2/2022).
 
Dia mengatakan, informasi-informasi yang didapat juga perlu mempertimbangkan pusat pendidikan di UGM, Unair, UI, termasuk penelitian di Singapura, Amerika Serikat, dan di negara-negara lain.

“Setelah itu, baru hasilnya dipadukan dan dilihat seperti apa kesimpulannya. Kalau baru info awal dan belum berbasis bukti yang level of evidence-nya kuat, itu harus hati-hati,” tambahnya.
  
Air minum galon guna ulang sudah mulai diedarkan pada tahun 1984. Artinya, jika benar air galon guna ulang bisa menyebabkan infertilitas, seharusnya tidak terjadi penambahan jumlah penduduk  di Indonesia tapi justru turun. Pada masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, angka kelahiran justru semakin meningkat. Hal ini juga menjadi sorotan BKKBN.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disusun dari Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk Indonesia bahkan mengalami peningkatan cukup siginifikan dalam 10 tahun terakhir.

Menurut data BKKBN, angka kelahiran nasional pada Januari 2021 meningkat sekitar tiga ratus ribu. Menurut Hasto, penyebabnya adalah karena terganggunya layanan penyediaan kontrasepsi dan konsultasi Keluarga Berencana selama wabah Covid-19.

"Penggunaan kontrasepsilah yang bisa mengurangi jumlah kelahiran di Indonesia dan bukan karena mengkonsumsi air minum galon guna ulang," tambah Hasto.

Sebagai perbandingan, saat ini pemerintah Korea Selatan sedang berjuang keras menghadapi penyusutan populasinya. Pertumbuhan angka kelahiran yang rendah di Korsel ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan air minum galon guna ulang yang mereka konsumsi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BKKBN: Belum Ada Riset Terpadu yang Kaitkan BPA di Galon Kemasan dengan Infertilitas

Kepala BKKBN: Belum Ada Riset Terpadu yang Kaitkan BPA di Galon Kemasan dengan Infertilitas

Press Release | Kamis, 03 Februari 2022 | 14:54 WIB

Galon Kemasan yang Digunakan Berulang-ulang Disebut Berbahaya, Menkes: Hoaks

Galon Kemasan yang Digunakan Berulang-ulang Disebut Berbahaya, Menkes: Hoaks

Jawa Tengah | Selasa, 01 Februari 2022 | 06:38 WIB

Survei: Pandemi Covid-19 Ciptakan Risiko Kesehatan Kompleks

Survei: Pandemi Covid-19 Ciptakan Risiko Kesehatan Kompleks

Sumbar | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:15 WIB

Ingin Cepat Punya Anak, Ini Pemeriksaan Dasar Infertilitas yang Mesti Dilakukan

Ingin Cepat Punya Anak, Ini Pemeriksaan Dasar Infertilitas yang Mesti Dilakukan

Health | Rabu, 12 Januari 2022 | 18:25 WIB

Dokter Spesialis dan Pakar Pangan: Air Galon Guna Ulang Aman

Dokter Spesialis dan Pakar Pangan: Air Galon Guna Ulang Aman

Bisnis | Rabu, 17 November 2021 | 08:02 WIB

Obesitas dan Asap Rokok Jadi Penyebab Umum Infertilitas

Obesitas dan Asap Rokok Jadi Penyebab Umum Infertilitas

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 14:48 WIB

Terkini

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

×