Obesitas dan Asap Rokok Jadi Penyebab Umum Infertilitas

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 30 Juli 2021 | 14:48 WIB
Obesitas dan Asap Rokok Jadi Penyebab Umum Infertilitas
Infertilitas (Shutterstock)

Suara.com - Infertilitas atau ketidaksuburan bisa menjadi momok menakutkan bagi pasangan yang mendambakan keturunan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan pasangan yang gagal untuk mencapai kehamilan setelah satu tahun melakukan hubungan seks tanpa perlindungan. 

Melansir dari India Express, Dr Karishma Dafle, konsultan kesuburan, Nova IVF Fertility, Pune, mengatakan bahwa pasangan perlu berhati-hati mengenai obesitas karena telah dikaitkan dengan jumlah dan kualitas sperma yang lebih rendah pada pria.

Sementara pada perempuan obesitas sering kali terkait dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang menyebabkan infertilitas.

"Kelebihan berat badan menyebabkan disfungsi ovarium dan infertilitas pada wanita. Aktivitas fisik yang berat dan mengonsumsi berbagai obat akan menurunkan jumlah sperma pada pria," kata  kata Dr Dafle. 

"Selain obesitas, asap rokok juga berdampak negatif pada proses reproduksi pria dan wanita. Racun kadmium dan nikotin dalam tembakau mengurangi kualitas sperma dan produksi sel telur (termasuk kadar AMH)," imbuhnya.  

Infertilitas atau kesuburan yang buruk. [Shutterstock]
Infertilitas atau kesuburan yang buruk. [Shutterstock]


Perempuan yang merokok dapat mengalami menopause dini, keguguran, dan cacat lahir, sedangkan pada pria, terjadi peningkatan kerusakan DNA sperma yang menyebabkan tingkat kehamilan yang rendah.

Merokok juga mengurangi cadangan ovarium perempuan dan merusak silia di dalam tuba fallopi (yang sangat penting untuk mengangkut sel telur atau embrio di sepanjang tuba fallopi ke dalam rahim). 

"Penggunaan kontrasepsi dalam waktu lama juga dapat menyebabkan kemandulan permanen pada wanita, sementara kafein juga memengaruhi jumlah sperma," kata Dr Dafle.

Dokter Madhuri Roy, ginekolog dan konsultan IVF, pendiri, dan direktur pelaksana Conceive IVF, Pune mengatakan bahwa selain beberapa faktor di atas, konsumsi alkohol menyebabkan penurunan kualitas mani, kadar testosteron rendah, penurunan volume air mani dan jumlah sperma.

baca juga

Pada perempuan, kondisi ini juga menyebabkan ketidakseimbangan hormon, ovulasi tidak teratur, atau menopause dini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan Banget! 5 Bahaya Makan di Warteg 20 Menit

Mengerikan Banget! 5 Bahaya Makan di Warteg 20 Menit

Bekaci | Kamis, 29 Juli 2021 | 07:55 WIB

Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya

Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 08:15 WIB

PPKM Batasi Makan di Tempat 20 Menit, Ini Potensi Gangguan Kesehatan Makan Terburu-buru

PPKM Batasi Makan di Tempat 20 Menit, Ini Potensi Gangguan Kesehatan Makan Terburu-buru

Kaltim | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:52 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×