Menderita Sakit Perut Selama 3 Tahun, Ternyata Wanita Ini Menderita Tumor Langka di Pankreas

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 13 Februari 2022 | 20:34 WIB
Menderita Sakit Perut Selama 3 Tahun, Ternyata Wanita Ini Menderita Tumor Langka di Pankreas
Laura (Instagram)

Suara.com - Seroang wanita bernama Laura Gilmore Anderson telah mengalami sakit perut selama tiga tahun yang tidak sembuh. Setelah diperiksa, ternyata ia menderita penyakit langka Neuroendokrin.

Wanita asal Edinburg, Inggris, ini telah beberapa kali memeriksakan dirinya ke dokter umum, mengeluhkan masalah perutnya. Wanita 34 tahun ini takut penyakitnya itu memengaruhi usahanya untuk hamil.

Namun, sang dokter tidak pernah menyelidikinya sedari awal.

"Aku masuk dan keluar dokter umum dengan rasa sakit di perut dan punggung bagian bawah. Aku berpikir apa yang salah denganku, mungkin sesuatu yang berhubungan dengan ovarium atau semacamnya," ujar Laura, dilansir New York Post.

Dokter mengatakan bahwa Laura terkena infeksi virus.

Laura dengan suaminya (Instagram)
Laura dengan suaminya (Instagram)

Hingga akhirnya ia melakukan USG dan melihat bahwa limpanya bengkak. Tetapi dokter menasehatinya bahwa kondisinya akan pulih mengingat Laura masih muda.

Tak hanya diam, Laura pun kembali memeriksakan dirinya. Kali ini ia ke departemen Kecelakaan dan Darurat (A&E) di rumah sakit, yang menduga dirinya menderita endometriosis.

"Aku tidak menyerah, aku harus kembali ke A&E untuk ketiga kalinya, dan melakukan USG dan bertemu dengan ahli radiologi dan mereka melihat bayangan pada pemindaian dan memintaku untuk MRI," sambungnya.

Setelah itu, diketahui bahwa Laura memiliki tumor di pankreas.

"Saat itulah mereka memanggil saya ke dokter umum dan memberi tahuku, 'Anda memiliki tumor di pankreas, sepertinya kanker pankreas, Anda memiliki tiga bulan untuk hidup'," sambungnya.

Kondisi itu tentu mengejutkan Laura, tetapi ia tetap menjalani kemoterapi. Sayangnya, ini tidak berhasil.

Ia pun terbang ke Meksiko untuk menjalani pengobatan lain yang menghabiskan 50.000 pound sterling (Rp 973 juta). Namun ternyata itu tidak cukup karena Laura harus menjalani perawatan lebih lanjut.

Kini, ia sedang menggalang dana untuk pengobatan Meksiko dengan radioterapi di kota Skotlandia.

"Menuju keberhasulan, aku masih hidup," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Penyakit Langka, Kucing Ini Jadi Terlihat Murung Setiap Saat

Idap Penyakit Langka, Kucing Ini Jadi Terlihat Murung Setiap Saat

Lifestyle | Sabtu, 05 Februari 2022 | 13:05 WIB

Sergio Ramos Terserang Penyakit Langka, Sindrom Betis Tua

Sergio Ramos Terserang Penyakit Langka, Sindrom Betis Tua

Bola | Jum'at, 04 Februari 2022 | 20:23 WIB

Film Jepang Taiyou no Uta: Kisah Cinta Remaja Berbalut Penyakit Langka

Film Jepang Taiyou no Uta: Kisah Cinta Remaja Berbalut Penyakit Langka

Your Say | Kamis, 03 Februari 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB