'Anak' Varian Omicron BA.2 Mulai Menyebar di Seluruh Amerika Serikat, Meningkatkan Kekhawatiran para Ahli

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 23 Februari 2022 | 09:55 WIB
'Anak' Varian Omicron BA.2 Mulai Menyebar di Seluruh Amerika Serikat, Meningkatkan Kekhawatiran para Ahli
Omicron/pixabay.com

Suara.com - Para ilmuwan terus mengamati 'anak' varian Omicron, yakni BA.2, yang diam-diam mulai menyebar ke seluruh Amerika Serikat.

Dari laporan Independent UK, strain BA.2 sudah terdeteksi di 30 negara bagian Amerika Serikat dan menyebabkan 3,9% infeksi baru.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), kasus varian turunan tersebut tampaknya berlipat ganda secara cepat.

"Jika itu berlipat ganda lahir menjadi 8%, itu artinya kita memasuki fase pertumbuhan eksponsial dan kita mungkin menghadapi gelombang lain dari Covid-19," jelas direktur manajer pengawasan patogen di Rockefeller Yayasan, Samuel Scarpino.

Menurutnya, kondisi itu mengkhawatirkan.

seberapa cepat penularan omicron - Ilustrasi gambar virus omicron (freepik)
seberapa cepat penularan omicron - Ilustrasi gambar virus omicron (freepik)

Terlebih AS sudah mencatat sekitar 100.000 kasus baru dan 2.000 kematian per hari dari lonjakan kasus Omicron, menurut pelacak Covid CDC.

Varian BA.2 diyakini jauh lebih menular daripada jenis Omicron pertama. Strain ini telah menyebabkan lonjakan kasus baru di Denmark.

Minggu ini, ilmuwan Denmark melaporkan bahwa informasi awal menunjukkan BA.2 1,5 kali lebih menular daripada varian aslinya.

Namun, kekhawatiran gelombang Omicron dapat dihindari dengan tingkat vaksinasi Covid-19 dan kekebalan dari infeksi yang pernah dialami.

Profesor epidemiologi di Yale School of Public Health, Nathan Grubaugh, mengatakan kemungkinan hal itu akan mengarah ke wabah yang berkepanjangan daripada lonjakan baru.

Di sisi lain, ilmuwan lain memperingatkan pemerintah bahwa menghilangkan mandat memakai masker akan memungkinkan virus corona jenis baru lebih menyebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Korea Selatan: Risiko Pasien Varian Omicron Sebabkan Kematian 75 Persen Lebih Rendah daripada Varian Delta

Studi Korea Selatan: Risiko Pasien Varian Omicron Sebabkan Kematian 75 Persen Lebih Rendah daripada Varian Delta

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 05:05 WIB

Bukan dari Luar Negeri, Kemenkes Ungkap Kasus Varian Omicron Didominasi Transmisi Lokal

Bukan dari Luar Negeri, Kemenkes Ungkap Kasus Varian Omicron Didominasi Transmisi Lokal

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 21:53 WIB

Berita Hits Kesehatan: Lama Infeksi Varian Omicron di Dalam Tubuh, Risiko Persalinan Normal Seperti Aurel Hermansyah

Berita Hits Kesehatan: Lama Infeksi Varian Omicron di Dalam Tubuh, Risiko Persalinan Normal Seperti Aurel Hermansyah

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 20:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB