Tertutup dari Dunia Luar, Ahli di PBB Minta Vaksin Covid-19 Untuk Korea Utara Agar Akhiri Isolasi

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 Februari 2022 | 18:48 WIB
Tertutup dari Dunia Luar, Ahli di PBB Minta Vaksin Covid-19 Untuk Korea Utara Agar Akhiri Isolasi
Ilustrasi vaksin covid-19 (Pexels)

Suara.com - Seorang pakar hak asasi manusia di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) meminta dunia menyediakan jutaan dosis vaksin Covid-19 ke Korea Utara, di mana tindakan antipandemi "kejam" memperburuk krisis pangan yang sudah parah.

Seperti telah banyak diketahui, bahwa negara tersebut telah berada di balik blokade virus corona yang diberlakukan sendiri secara ktat sejak awal 2020 untuk melindungi diri dari pandemi, dengan ekonomi menderita dan perdagangan terhenti.

Tindakan anti-Covid "kejam" di negara itu, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan lebih lanjut pada kebebasan bergerak domestik, telah memperburuk krisis pangan, kata Tomas Ojea Quintana, pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia.

Ilustrasi vaksin covid-19, Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Anak (Freepik)
Ilustrasi vaksin covid-19, Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Anak (Freepik)

Aktivitas pasar domestik yang penting telah terputus, dan pekerja bantuan internasional terpaksa pergi, dengan operasi kemanusiaan dihentikan, katanya, menambahkan bahwa populasi yang rentan berisiko kelaparan.

Komunitas internasional harus "menyetujui strategi untuk memberikan 60 juta dosis vaksinasi kepada DPRK untuk mencakup setidaknya dua suntikan untuk seluruh populasi," kata Quintana pada konferensi pers di Seoul, Rabu.

Vaksinasi adalah "kunci untuk membuka perbatasan DPRK ... dan membawanya keluar dari isolasi," tambahnya, menggunakan akronim untuk nama resmi Korea Utara.

Korea Utara belum mengkonfirmasi satu kasus virus corona baru.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Korea Utara pada akhir 2020 telah melakukan 13.259 tes Covid-19, yang semuanya negatif.

Perusahaan itu seharusnya menerima lebih dari 1,7 juta dosis vaksin AstraZeneca melalui program Covax tahun lalu, tetapi menolaknya karena khawatir akan efek sampingnya, Yonhap melaporkan saat itu.

baca juga

Ia juga menolak tawaran vaksin dari sekutu Rusia dan China, kata laporan lokal.

Pada bulan Januari, Korea Utara melakukan rekor tujuh tes senjata, termasuk menembakkan rudal paling kuat sejak 2017, karena mengabaikan tawaran pembicaraan AS.

Pyongyang berada di bawah beberapa set sanksi internasional atas program nuklir dan rudal balistiknya.

Quintana sekali lagi menyerukan agar pembatasan seperti itu dilonggarkan untuk melindungi negara yang paling rentan dalam menghadapi kekurangan pangan yang parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! Cara Mengembalikan Kebugaran Tubuh Usai Positif COVID-19

Penting! Cara Mengembalikan Kebugaran Tubuh Usai Positif COVID-19

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:41 WIB

Kemendagri Berharap Pilkades Serentak Hari Ini Tidak Munculkan Klaster Baru Covid-19

Kemendagri Berharap Pilkades Serentak Hari Ini Tidak Munculkan Klaster Baru Covid-19

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:32 WIB

Kasus Varian Omicron di Kabupaten Bangka Bertambah 35 Orang

Kasus Varian Omicron di Kabupaten Bangka Bertambah 35 Orang

Sumsel | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:22 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×