Dear Parents, Ini 3 Langkah Mudah Ajarkan Toleransi Pada Anak

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 05 Maret 2022 | 19:30 WIB
Dear Parents, Ini 3 Langkah Mudah Ajarkan Toleransi Pada Anak
Ilustrasi orang tua dan anak. (Pexels/KindelMedia)

Suara.com - Tinggal di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan agama, maka sudah wajib hukumnya mengajarkan toleransi kepada anak, agar bisa bersosialisasi dengan anak-anak dari suku dan agama yang berbeda.

Meski terdengar mudah, praktiknya mengajarkan anak toleransi cenderung lebih menantang, karena masih banyaknya pandangan yang membeda-bedakan suku dan agama.

Penulis dan Pegiat Toleransi, Kalis Mardiasih mengakui meski tidak mudah, namun orangtua bisa mengajarkan nilai-nilai toleransi pada anak sedini mungkin, melalui 3 cara sebagai berikut:

1. Buka Kesempatan Anak Berteman dengan Siapapun

Ilustrasi anak TK yang sekolah di masa pandemi. (Pexels)
Ilustrasi anak TK yang sekolah di masa pandemi. (Pexels)

Menurut Kalis, ini adalah cara yang paling mudah karena anak akan merasa terikat dan memiliki hubungan pertemanan, tanpa melihat asal suku, ras dan agama anak tersebut.

Seiring waktu berjalan, ia juga akan mulai mengerti perbedan jenis ibadah, cara berbicara, hingga warna kulit yang berbeda, dan ia bisa menolerasinya, bisa mengerti, serta bisa menerima perbedaan tersebut.

"Anak-anak itu belajar dengan praktik ini, belajar dengan sederhana kerjasama antar anak, dan anak itu beragam, dan memberikan pertolongan kepada teman yang berbeda dan sebagainya," papar Kalis.

2. Izinkan Anak Bertanya

Sudah jadi sifat dan bawaan anak, mereka memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang tinggi. Sehingga setelah berteman dengan anak dari berbagai suku dan agama, maka ia akan banyak dapat informasi dan pengetahuan.

baca juga

Setelahnya, biasanya anak akan bertanya pada orangtua maupun guru, dengan apa yang membuat ia penasaran tentang perbedaan asal ras, suku hingga agama yang dianut temannya.

Di sinilah, kata Kalis sebisa mungkin orangtua harus menerima pertanyaan anak, dan harus bisa menjawabnya dengan penjelasan yang mudah dimengerti anak.

"Metodologi bertanya harus diajarin, oh kalau lihat gini cara bertanya itu boleh. Kemudian ajarkan anak, cara bertanya dan tidak menyalahkan pertanyaan anak, dan selalu menjawab pertanyaan anak jadi toleran, dan jawaban yang toleran," tutur Kalis.

3. Ingatkan Pentingnya Cinta dan Kasih Sayang

Semua agama mengajarkan perdamaian, termasuk juga dalam islam dan kristen yang mengajarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama, tanpa membedakan suku dan agama.

"Jadi anak-anak selalu ingat bahwa esensi beragama di dalam islam, itu mengingatkan cinta kasih adalah esensi beragama," papar Kalis.

Apalagi kata Kalis, semua yang dipelajari di dunia akan percuma jika tanpa perdamaian dan cinta kasih. Poin inilah yang harus dipahami anak-anak, dan diajarkan orangtua.

"Kita belajar buat bikin penemuan tapi pasarnya dihancurkan. Ada masjid dibakar, gereja dihancurkan, nggak ada gunanya, buat apa kita mengusahakan teknologi, kalau nggak ngajarin toleransi dan perdamaian," tutup Kalis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yaqut Soal Pendirian Rumah Ibadah Multi Agama: Ini Gerakan Simbolis Manifestasi Toleransi

Gus Yaqut Soal Pendirian Rumah Ibadah Multi Agama: Ini Gerakan Simbolis Manifestasi Toleransi

Bogor | Sabtu, 05 Maret 2022 | 16:58 WIB

8 Potret Sheva Anak Ussy Sulistiawaty, Gemas Mirip Putri Disney

8 Potret Sheva Anak Ussy Sulistiawaty, Gemas Mirip Putri Disney

Entertainment | Sabtu, 05 Maret 2022 | 15:40 WIB

5 Outfit Baby Ameena Anak Aurel Hermansyah, Selalu Tertutup Sejak Lahir

5 Outfit Baby Ameena Anak Aurel Hermansyah, Selalu Tertutup Sejak Lahir

Entertainment | Sabtu, 05 Maret 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

×