Orangtua, Ketahui Dampak Perang Bagi Kesehatan Mental Anak

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 07 Maret 2022 | 12:31 WIB
Orangtua, Ketahui Dampak Perang Bagi Kesehatan Mental Anak
Ilustrasi Perang . (pixabay/mohamed Hassan)

Suara.com - Perang seperti yang terjadi antara Ukraina dan Rusia tak hanya dapat menghancurkan secara fisik tetapi juga mental. Termasuk anak-anak yang terjebak dan tinggal di zona perang.

Invasi Rusia ke Ukraina yang semakin intensif tidak hanya menyebabkan kehancuran bangunan tetapi juga berdampak bagi mental anak.

Setidaknya, melansir dari ABC News, tujuh anak telah tewas di Ukraina, ungkap Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia. Selain kematian, beberapa anak juga mengalami luka-luka akibat serangan udara dan juga ledakan.

Zona perang ini membuat kelompok anak-anak bersembunyi di tempat, seperti ruang bawah tanah dan stasiun metro. Tidak cuma itu, beberapa lainnya meninggalkan rumah dan menyelamatkan diri ke negara tetangga.

"Anak-anak sangat rentan terhadap rasa tidak aman. Tidak hanya trauma fisik, tetapi juga trauma psikologis. Dan itu dapat bergema dan memiliki dampak untuk waktu yang cukup lama," ungkap Profesor Pediatri dari Universitas Stanford, Dr. Paul Wise.

Risiko Kesehatan Mental Bagi Anak yang Tinggal di Zona Perang

Beberapa risiko fisik yang dialami anak akibat zona perang adalah, mulai akibat menghirup asap dan abu dari kebakaran hingga ledakan. Dampaknya, ini bisa berimbas pada hidung dan juga paru-paru.

Di sisi lain, penelitian menunjukkan, anak-anak dan keluarga yang tinggal atau melarikan diri dari wilayah perang, memiliki risiko menderita masalah kesehatan mental.

"Kami telah melihat situasi perang masa lalu seperti yang terjadi di Ukraina, salah satunya peningkatan depresi dan kecemasan," ungkap Dr. Monica Barreto, Psikolog Klinis dari Rumah Sakit Anak Orlando, Health Arnold Palmer.

baca juga

Meski tidak semua anak mengalami trauma, tetapi mereka bisa memiliki reaksi yang berbeda terhadap situasi traumatis yang mereka rasakan.

"Beberapa anak mungkin lebih gelisah, dan mereka mungkin lebih sulit untuk ditenangkan," ungkap Direktur Pusat Anak Berkembang dari Universitas Harvard, Dr. Jack Shonkoff.

"Beberapa anak dalam keadaan seperti ini cenderung menarik diri, tidak banyak menangis, dan tidak menuntut banyak perhatian," lanjut Dr. Jack.

Dari kondisi tersebut, terkadang banyak anak yang menutupi sebagian rasa traumanya atas peristiwa perang. Dr. Jack menegaskan, kondisi ini bisa mengkhawatirkan bagi mental anak ke depannya.

"Terkadang, itu adalah tanda dari hal-hal yang paling dikhawatirkan, karena anak-anak memilih menarik diri, dan menginternalisasi banyak hal yang terjadi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdampak Positif bagi Kesehatan, Pertemanan yang Sehat Bisa Lebih Penting daripada Keluarga

Berdampak Positif bagi Kesehatan, Pertemanan yang Sehat Bisa Lebih Penting daripada Keluarga

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 12:09 WIB

Ariel Abbott Remaja Keturunan Indonesia, Nulis Buku Komik soal Kesehatan Mental

Ariel Abbott Remaja Keturunan Indonesia, Nulis Buku Komik soal Kesehatan Mental

Video | Sabtu, 05 Maret 2022 | 07:00 WIB

5 Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Baik Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

5 Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Baik Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2022 | 20:05 WIB

Terkini

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:38 WIB

×