Hormati 751 Dokter Gugur Selama Pandemi, IDI Buat Monumen Pengabdian Dokter Indonesia

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:56 WIB
Hormati 751 Dokter Gugur Selama Pandemi, IDI Buat Monumen Pengabdian Dokter Indonesia
Monumen Pengabdian Dokter Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi, dokter menjadi salah satu profesi yang paling rentan tertular Covid-19. Data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sebanyak 751 dokter meninggal dunia sejak awal pandemi hingga Maret 2022.

Rinciannya pada tahun 2020 sebanyak 252 orang, tahun 2021 sebanyak 495 orang, dan tahun 2022 sebanyak empat orang meninggal dunia.

Untuk menghormati perjuangan para tenaga kesehatan tersebut, IDI membuat Monumen Pengabdian Dokter Indonesia.

"Pagi ini kita berkumpul bersama untuk mendoakan, mengingat, dan untuk diam sejenak mengenang sejawat kita yang telah gugur di medan perjuangan untuk menyelamatkan masyarakat yang terinfeksi Covid," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI Prof. Dr. dr. Zubairi Djurban, Sp.Pd., dalam sambutannya di Kantor PB IDI di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2022).

Monumen Pengabdian Dokter Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)
Monumen Pengabdian Dokter Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)

Prof. Zubairi menyampaikan, ratusan dokter yang meninggal itu terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, hingga para guru besar.

"Profesi kedokteran sarat dengan berbagai risiko. Almarhum dan almarhumah sejawat itu telah menimbang pilihan yang tersedia berikut plus minus. Namun, tetap memilih melanjurkan profesinya," ucap Prof. Zubairi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IDI Dr. Daeng M Faqih, SH. MH., menyampaikan bahwa Monumen Pengabdian Dokter Indonesia menjadi wujud dari penghargaan IDI kepada para dokter, pejuang medis, dan tenaga kesehatan lainnya atas kontribusi besarnya selama pandemi Covid-19 bagi masyarakat Indonesia.

Monumen dibuat dengan wujud api. Sebagai sebuah elemen, api kerap dikaitkan dengan simbol dari energi, ketegasan, dan semangat. Selain itu juga api menandakan kehangatan dan penerangan.

Simbol api tersebut dibuat dalam bentuk stilasi yang ditempatkan pada sebuah pedestal dengan ukuran keseluruhan mencapai 270 cm.

"Bentuk stilasi api pada monumen ini menggambarkan semangat dokter yang tidak pernah padam," kata Daeng.

Ia berharap, hadirnya monumen itu juga bisa menambah semangat para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19.

Monumen Pengabdian Dokter Indonesia itu dibuat oleh pematung Yani Mariani Sastranegara dan diletakan di halaman rumah Pengurus Besar IDI di jalan GSSY Ratulangie 29, Menteng, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Idealnya Gaji Dokter Spesialis? Segini Rincian yang Didapatkan

Berapa Idealnya Gaji Dokter Spesialis? Segini Rincian yang Didapatkan

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2022 | 14:56 WIB

Dokter Ini Berhenti Pakai Sabun dan Deodoran Saat Mandi, Alasannya Sulit Dimengerti Awam

Dokter Ini Berhenti Pakai Sabun dan Deodoran Saat Mandi, Alasannya Sulit Dimengerti Awam

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:47 WIB

Kompolnas Dapatkan Kronologi Lengkap Tewasnya Dokter Sunardi Ditembak Tim Densus 88, Sempat Tabrak Mobil dan Motor

Kompolnas Dapatkan Kronologi Lengkap Tewasnya Dokter Sunardi Ditembak Tim Densus 88, Sempat Tabrak Mobil dan Motor

Jawa Tengah | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB