Update Covid-19 Global: 1 Dari 3 Infeksi Baru di AS Akibat Varian Omicron BA.2

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 24 Maret 2022 | 10:30 WIB
Update Covid-19 Global: 1 Dari 3 Infeksi Baru di AS Akibat Varian Omicron BA.2
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Selama 3 bulan berturut-turut, kasus positif Covid-19 secara global terus bertambah jutaan per hari. Pada situs worldometers, data pada Kamis (24/3/2022) pagi terdapat penambahan 1,66 juta kasus positif dan 4.565 kematian dalam 24 jam terakhir.

Akibat penambahan itu, data akumulasi Covid-19 secara global telah mencapai 475,84 juta kasus positif dengan kematian 6,12 juta kematian.

Sepertiga Kasus Baru di Amerika Serikat Akibat Varian Omicron BA.2 atau Omicron Silman. 

Sekitar satu dari tiga kasus Covid-19 di Amerika Serikat sekarang disebabkan oleh subvarian BA.2 omicron dari virus corona, menurut data pemerintah. Meski begitu, infeksi secara keseluruhan masih menurun dari rekor tertinggi pada Januari lalu.

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Meskipun munculnya subvarian omicron yang sangat menular telah tersebar, pakar kesehatan AS mengatakan gelombang besar infeksi baru kemungkinan tidak akan terjadi.

Infeksi Covid-19 AS telah berkurang drastis sejak Januari lalu. Di wilayah Timur Laut AS, termasuk New Jersey, New York, dan Massachusetts, paparan omicron BA.2 mendominasi lebih dari setengah kasus, menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Jumlah itu menyumbang 35 persen dari infeksi di AS selama seminggu hingga 19 Maret, kata CDC. 

Pejabat tinggi penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa dia tidak yakim akan ada lonjakan besar di AS akibat varian omicron siluman tersebut, kecuali ada sesuatu yang berubah secara dramatis.

Namun, Fauci mencatat bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat umumnya tertinggal sekitar tiga minggu dari Inggris.

baca juga

 "Jadi jika kita akan melihat peningkatan, kita harus mulai melihatnya dalam minggu depan atau lebih," ujar Fauci.

Hingga 19 Maret, rata-rata jumlah kasus Covid-19 dalam sepekan lalu sebanyak 27.747 kasus, turun hampir 18 persen dari minggu sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sebut Eropa Terlalu Brutal Longgarkan Pembatasan Covid-19

WHO Sebut Eropa Terlalu Brutal Longgarkan Pembatasan Covid-19

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:07 WIB

Berkurang 79 Orang, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 814 Pasien Positif Covid-19

Berkurang 79 Orang, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 814 Pasien Positif Covid-19

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 09:59 WIB

Kasus Covid-19 di Kulon Progo Tambah 41 Orang, Seminggu Terakhir Kasus Harian di Bawah 50

Kasus Covid-19 di Kulon Progo Tambah 41 Orang, Seminggu Terakhir Kasus Harian di Bawah 50

Jogja | Kamis, 24 Maret 2022 | 08:37 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×