Diet Ketat Kim Kardashian Demi Tampil di Met Gala 2022, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya Bagi Tubuh

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 05 Mei 2022 | 10:31 WIB
Diet Ketat Kim Kardashian Demi Tampil di Met Gala 2022, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya Bagi Tubuh
Kim Kardashian. (kimkardashian)

Suara.com - Cara diet selebriti kerap ditiru masyarakat karena berharap juga bisa memiliki tubuh ideal. Tetapi, publik disarankan tidak meniru diet ketat ala Kim Kardashian yang menurunkan berat badannya hingga 7,25 kg hanya dalam 3 minggu.

Pakar kesehatan memperingatkan bahwa penurunan berat badan dari Kim terlalu cepat. Meskipun dilakukan dengan diet ketat, justru berisiko dapat merusak kesehatan.

Doktor Nutrisi Klinis dan Direktur Program Nutrisi Pascasarjana di Long Island University di New York Dr. Deborah Salvatore mengatakan, penurunan berat badan terlalu cepat bahkan berisiko menaikan berat badan lagi lebih banyak.

"Seringkali penurunan berat badan yang cepat karena (penurunan kadar) air, dehidrasi. Bisa juga dari pembatasan drastis yang menyebabkan makan tidak teratur. Jenis praktik diet ini tidak berkelanjutan dan dapat menyebabkan berat badan kembali bertambah ekstra," kata Salvatore, dikutip dari Fox News.

Salvatore mengatakan bahwa diet ekstra ketat bisa mengakibatkan dehidrasi atau bahkan masalah lain termasuk kelelahan dan mudah marah. Menurutnya, diet sehat untuk menurunkan berat badan harus mencakup perubahan pola makan dan tingkat aktivitas fisik.

Dia menyarankan bahwa seseorang harus berusaha untuk menjaga keseimbangan konsumsi makanan dan aktivitas fisik sehari-hari.

"Diet sehat harus mencakup piring seimbang dengan setengah piring Anda berfokus pada buah-buahan dan sayuran," ucap Salvatore.

Sayur dan buah menjadi sumber serat dan cairan yang membantu meningkatkan rasa kenyang setelah makan.

Salvatore menambahkan, seperempat isi piring harus diisi dengan sumber protein tanpa lemak. Kemudian seperempat bagian lainnya berisi karbohidrat kompleks.

baca juga

"Karbohidrat kompleks seperti beras merah, ubi jalar, pasta gandum atau roti," ucapnya.

Walaupun diet ketat bisa menurunkan berat badan, tetapi efek sampingnya terlalu buruk untuk kesehatan.

Asisten profesor nutrisi dan direktur Dietetics di Long Island University di New York Laura Feldman mengatakan bahwa diet ketat demi menurunkan berat badan dengan cepat berisiko menurunkan tingkat metabolisme.

Hal ini dapat mempersulit seseorang untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat di kemudian hari.

"Diet yang mengarah pada penurunan berat badan yang cepat akan membuat nutrisi tidak memadai dengan membatasi satu atau lebih makronutrien dan asupan kalori secara keseluruhan," kata Feldman.

Feldman menjelaskan, diet Kim Kardashian dengan tidak mengonsumsi karbohidrat juga sumber gula apa pun selama berminggu-minggu itu berisiko timbulkan sakit kepala dan kelelahan.

"Glukosa (gula) adalah sumber energi untuk otak dan sumber energi langsung untuk otot dan sel-sel tubuh Anda. Menghilangkan karbohidrat seringkali dapat menyebabkan orang merasa, pusing, lelah, dan sulit berkonsentrasi," kata Feldman.

Tidak mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat menyebabkan masalah perut seperti sembelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Foto Profil Instagram dengan Wajah Pak Tarno, Anderson Paak Bikin Heboh Lagi

Pakai Foto Profil Instagram dengan Wajah Pak Tarno, Anderson Paak Bikin Heboh Lagi

Banten | Kamis, 05 Mei 2022 | 02:15 WIB

Profil Kim Kardashian yang Mengenakan Gaun Marilyn Monroe di Met Gala 2022

Profil Kim Kardashian yang Mengenakan Gaun Marilyn Monroe di Met Gala 2022

Entertainment | Kamis, 05 Mei 2022 | 02:00 WIB

5 Profil Anderson Paak, Rapper Amerika yang Mirip Pesulap Pak Tarno

5 Profil Anderson Paak, Rapper Amerika yang Mirip Pesulap Pak Tarno

Entertainment | Rabu, 04 Mei 2022 | 18:45 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×