Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak dan Penyebab Bullying di Sekolah

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 14 Juni 2022 | 13:14 WIB
Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak dan Penyebab Bullying di Sekolah
Perilaku bully bisa tumbuh pada anak. Penyebabnya beragam, mulai dari rumah hingga sekolah. Kenali beragam penyebab bully berikut ini. (Ilustrasi/pixabay)

Suara.com - Kabar seorang siswa MTS di Sulawesi Utara yang meninggal dunia akibat dirundung atau dibully teman-temannya di sekolah, mengagetkan banyak pihak.

Keberadaan kasus tersebut menunjukkan kalau perilaku bully atau perundungan masih ada dan terjadi di institusi pendidikan.

Perilaku merundung bisa bermula dari hal sepele. Namun jika dibiarkan, hal tersebut bisa menjadi kebiasaan yang bisa mengancam kesehatan mental anak bahkan bisa berujung pada kematian.

Bagaimana dampak bullying dan apakah penyebabnya? Berikut ulasannya:

Pengertian bully dan dampaknya bagi anak

Menyadur dari The Asian Parent, bully merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok yang tujuannya untuk menyakiti atau mempermalukan orang lain.

Tindakan tersebut dilakukan secara berulang-ulang dan tujuannya membuat korban tidak berdaya dan menderita.

Bullying atau perundungan bisa memberikan dampak jangka panjang maupun jangka pendek. Dan dampak tersebut tak hanya dirasakan oleh korbannya, tapi juga oleh pelakunya.

Dampak terhadap korban bullying:

baca juga
  • Mengalami gangguan mental seperti depresi, gangguan kecemasan, merasa sedih dan kesepian
  • Syok
  • Takut jika berpapasan dengan pelaku
  • Perubahan pola tidur dan makan
  • Berkurangnya ketertarikan pada hobi atau aktivitas yang disenangi
  • Masalah kesehatan
  • Menurunnya performa akademis
  • Menutup diri dari pergaulan
  • Depresi
  • Bunuh diri        

Dampak terhadap pelaku bullying:

  • Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Rentan berkelahi dan merusak barang
  • Beresiko melakukan seks di usia muda
  • Melakukan tindakan kekerasan

Penyebab bullying

Lalu apakah penyebab bullying? Psikolog RS Pondok Indah, Jene Cindy Linardi M.Psi, CGA mengatakan, setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi penyebab terjadinya bullying, di antaranya ada faktor keluarga, sekolah, pertemanan dan tontotan anak.

Berikut adalah faktor-faktor penyebab bullying:

1. Keluarga

Salah satu yang menyebabkan anak melakukan bully adalah faktor keluarga. Dalam hal ini perilaku bully tersebut ditunjukkan oleh anggota keluarga seperti seorang ibu yang melakukan kekerasan fisik kepada anggota keluarga lainnya.

Selanjutnya adalah orang tua yang kerap melakukan kekerasan verbal seperti komunikasi kasar, penuh makian kepada anak.

Selain kedua faktor tersebut, suasana rumah juga bisa memengaruhi keadaan mental seorang anak. Jika suasana dalam rumah tidak terjadi konflik, agresi atau permusuhan, maka perilaku bully yang tumbuh dalam keluarga bisa dicegah.

2. Sekolah

Sekolah juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya bullying. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya pihak sekolah kerap mengabaikan tindakan bullying, kurang ketegasan dan minimnya konsekuensi atas tindakan bullying.

Jika hal itu terus terjadi, pelaku tidak akan jera dan berani mengulangi melakukan tindakannya

3. Pertemanan

Membuktikan diri ingin terlihat kuat dihadapan teman-teman bisa membuat anak melakukan tindak penindasan.

4. Tontonan anak

Lebih dari 50 persen anak meniru dari apa yang mereka tonton dari tanyangan televisi atau film.

Mereka meniru ucapan dalam dialog film ataupun gerakan-gerakan dalam fim yang mereka tonton, termasuk adegan kekerasan. Hal ini bisa memicu munculnya perilaku bullying pada anak.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Siswa MTS Dibully, Diikat dan Dianiaya Ramai-ramai sampai Nyawa Melayang

5 Fakta Siswa MTS Dibully, Diikat dan Dianiaya Ramai-ramai sampai Nyawa Melayang

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:43 WIB

5 Fakta Siswa MTs di Kotamobagu Tewas Diduga Di-bully Teman, Publik: Semoga Ada Keadilan

5 Fakta Siswa MTs di Kotamobagu Tewas Diduga Di-bully Teman, Publik: Semoga Ada Keadilan

Your Say | Selasa, 14 Juni 2022 | 08:54 WIB

Innalillahi! Siswa MTS Korban Bullying Hembuskan Nafas Terakhir, Diduga Dianiaya 9 Teman Saat Akan Salat

Innalillahi! Siswa MTS Korban Bullying Hembuskan Nafas Terakhir, Diduga Dianiaya 9 Teman Saat Akan Salat

Bekaci | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:00 WIB

Dibully Netizen Karena Gagal Jadi Anak Mantu Presiden Jokowi, Nadya Arifta Beri Respon Berkelas

Dibully Netizen Karena Gagal Jadi Anak Mantu Presiden Jokowi, Nadya Arifta Beri Respon Berkelas

Surakarta | Selasa, 14 Juni 2022 | 06:53 WIB

Tiara Andini Dibully Satu Angkatan gegara Terlalu Cantik: Emang Gue Cantik!

Tiara Andini Dibully Satu Angkatan gegara Terlalu Cantik: Emang Gue Cantik!

Entertainment | Senin, 13 Juni 2022 | 19:11 WIB

Siswa MTS Meninggal Dunia, Polisi Bilang Begini

Siswa MTS Meninggal Dunia, Polisi Bilang Begini

Sumut | Senin, 13 Juni 2022 | 15:49 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×