5 Fakta Siswa MTS Dibully, Diikat dan Dianiaya Ramai-ramai sampai Nyawa Melayang

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:43 WIB
5 Fakta Siswa MTS Dibully, Diikat dan Dianiaya Ramai-ramai sampai Nyawa Melayang
Ilustrasi bullying. (pexels.com/Mikhail Nilov)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok ibu-ibu sedang menangis di lantai sebuah rumah sakit viral di media sosial. Ibu tersebut ternyata tengah menangisi anaknya, siswa MTS yang meninggal dunia.

Sang anak sebelumnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah diselidiki, ternyata siswa tersebut merupakan siswa salah satu Madrasah Tsanawiyah di Sulawesi Utara.

Siswa yang masih remaja itu tewas setelah menjadi korban perundungan atau bullying teman-temanya di sekolah.

Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi? Berikut fakta-faktanya:

1. Korban bully adalah seorang siswa MTS dari Sulawesi Utara

Siswa yang diketahui telah meninggal tersebut, merupakan siswa MTS Kotamubagu, Sulawesi Utara berinisial BT yang masih berusia belia, yakni 13 tahun.

BT merupakan korban bully atau perundungan yang dilakukan oleh sembilan teman-temannya yang menyebabkan dirinya kehilangan nyawanya.

2. Korban dianiaya sembilan orang

 Kapolres Kotamubagu AKBP Irham Halid, melalui Kasi Humas Iptu I Dewa Adiyatna menyatakan, BT tewas akibat penganiyaan yang dilakukan oleh teman-temannya. Tangan BT diikat lalu ia dipukuli beramai-ramai.

baca juga

Para pelaku awalnya menutup mata korban, lalu kedua tangan BT diikat sebelum akhirnya ke-9 temannya memukulinya dengan sadis.

"Korban diikat dan dipukuli oleh sembilan pelaku," kata Kapolres Kotamubagu AKBP Irham Halid melalui Kasi Humas Iptu I Dewa Adiyatna, Senin (13/6/2022).

3. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit

Setelah dipukuli, BT dilarikan ke rumah sakit Kotamubagu yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSUD Malalayang Manado pada Sabtu (11/6 2022).

BT mendapatkan perawatan di RSUP Kandaou Malalayang karena dinyatakan mempunyai kelainan di bagian usus nyasehingga harus dioperasi.

"Korban akhirnya dibawa ke RS Kotamubagu. Dia sempat dirujuk ke RSUD Malalayang Manado, Sabtu 11 Juni." Ungkap Iptu I Dewa.

4. Nyawa BT tak bisa diselamatkan

Korban telah dilarikan ke rumah sakit utuk mendapatkan pertolongan, pihak rumah sakit mengatakan adanya kelainan pada ususnya yang mengharus korban melakukan operasi.

Namun sayangnya, nyawa BT tidak bisa diselamatkan meski sudah sempat melakukan operasi di rumah sakit.

Mengetahui anaknya meninggal, ibu korban menangis di lantai rumah sakit ketika mengetahui anaknya telah tiada.

5. Polisi tetapkan sembilan tersangka

BT yang menjadi korban bully telah kehilangan nyawanya akibat penganiayan yang dilakukan oleh sembilan orang temannya.

Ia dinyatakan meninggal setelah sebelumnya akan dilakukan operasi karena ada kelainan pada ususnya.

Saat ini, sembilan orang yang diduga sebagai tersangka penganiyaan BT, tengah dibawa ke Polres untuk melakukan pemeriksaan.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Iseng Polisi ke Temannya Ini Bikin Ngakak, Warganet: Boys will be boys

Aksi Iseng Polisi ke Temannya Ini Bikin Ngakak, Warganet: Boys will be boys

Jogja | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:28 WIB

Diduga Tak Izin, Pria Numpang Parkir Selama 20 Menit, Saat Balik Mobilnya Sudah Dibaret Orang Tak Dikenal

Diduga Tak Izin, Pria Numpang Parkir Selama 20 Menit, Saat Balik Mobilnya Sudah Dibaret Orang Tak Dikenal

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:37 WIB

Terenyuh, Gadis Kecil Berjualan Basah Kuyup Kehujanan Berteduh di Bawah Lampu Merah

Terenyuh, Gadis Kecil Berjualan Basah Kuyup Kehujanan Berteduh di Bawah Lampu Merah

Riau | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:10 WIB

Viral di TikTok! Ibu ini Kepergok Mencuri Uang dan Perhiasan di Tengah Hajatan

Viral di TikTok! Ibu ini Kepergok Mencuri Uang dan Perhiasan di Tengah Hajatan

Lifestyle | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:04 WIB

Heboh Video Para Remaja Joget di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Wali Kota Sampai Angkat Bicara

Heboh Video Para Remaja Joget di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Wali Kota Sampai Angkat Bicara

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 11:36 WIB

Ikan Tetangga Berenang ke Halaman Rumah Saat Banjir, Pemilik Giring Pulang

Ikan Tetangga Berenang ke Halaman Rumah Saat Banjir, Pemilik Giring Pulang

Jogja | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:32 WIB

Terkini

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:44 WIB

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

×