6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 06:05 WIB
6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China
Ilustrasi virus (Unsplash/CDC)

Suara.com - Setelah virus Corona, China kembali dihebohkan dengan kemunculan virus baru bernama Langya Henipavirus (LayV). Penyakit apa itu?

Henipavirus dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan penyakit fatal, menurut para peneliti di studi NEJM. Virus tersebut biasanya ditemukan pada kelelawar, tikus juga hewan pengerat lainnya.

Sejauh ini, belum ada penularan LayV dari manusia ke manusia dan pasien tidak melakukan kontak dekat.

Simak fakta seputar virus Langya seperti dirangkum Suara.com, berikut ini:

1. Muncul Virus Langya di China, Begini Gejala dan Cara Penularannya

Ilustrasi virus Langya. (Freepik)
Ilustrasi virus Langya. (Freepik)

Selebtek.suara.com - Ketika dunia masih menghadapi pandemi covid-19 serta cacar monyet, kini ditemukan virus Langya di Provinsi Shandong dan Henan, China. Langya henipavirus (LayV) adalah virus zoonosis baru yang telah menginfeksi 35 orang sejak pekan lalu. Zoonis disini berarti virus Langya ini menular dari binatang ke manusia.

Dikutip dari The Guardian, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan kini sedang memantau penyebaran virus Langya. Korespondensi tentang virus baru ini telah diterbitkan oleh ilmuwan dari China, Singapura dan Australia di New England Journal of Medicine (NEJM). Lebih lengkapnya simak fakta virus Langya di bawah ini.

Baca selengkapnya

2. Gejala Infeksi Langya, Virus Baru yang Ditemukan di China

baca juga
Ilustrasi virus Langya. (Freepik)
Ilustrasi virus Langya. (Freepik)

Penyakit infeksi virus baru kembali ditemukan di China. Kali ini disebut dengan Langya Henipavirus atau LayV.

Setidaknya 35 orang di provinsi Shandong dan Henan, dilaporkan terinfeksi virus tersebut dan telah tertulis dalam jurnal New England Journal of Medicine (NEJM), berjudul A Zoonotic Henipavirus.

Baca selengkapnya

3. Mengenal Langya, Virus Mematikan Baru di China yang Disebarkan oleh Tikus

Ilustrasi virus Langya. (Freepik/ kjpargeter)
Ilustrasi virus Langya. (Freepik/ kjpargeter)

Indotnesia - China mengidentifikasi kemunculan virus baru yang telah menginfeksi 35 warga di kawasan Shandong dan Hanan. Karena itu, dokter China memperingati ancama virus baru bernama virus Langya.

Mengutip dari Suara.com, virus baru itu ditemukan oleh  ilmuwan dari 3 negara, yaitu China, Singapura, dan Australia. Hasil temuan tersebut kemudian diterbitkan dalam diterbitkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM).

Baca selengkapnya

4. Apakah Virus Langya Berbahaya? Ini Penjelasan Soal Virus Baru dari China

Ilustrasi anak sakit - Apakah virus Langya berbahaya (Pixabay/tigerbhu11)
Ilustrasi anak sakit - Apakah virus Langya berbahaya (Pixabay/tigerbhu11)

Virus baru, Langya henipavirus, diduga telah menyebabkan infeksi pada 35 orang di provinsi Shandong dan Henan China selama kira-kira dua tahun hingga 2021. Lalu apakah virus Langya berbahaya?

Merangkum The Conversation, virus Langya terkait dengan virus Hendra dan Nipah yang menyebabkan penyakit pada manusia. Namun, banyak yang tidak kita ketahui tentang virus baru yang dikenal sebagai LayV ini, termasuk apakah virus itu menyebar dari manusia ke manusia.

Baca selengkapnya

5. China Temukan Virus Langya yang Menginfeksi 35 Orang, Begini Gejalanya!

Ilustrasi virus langka (unsplash)
Ilustrasi virus langka (unsplash)

Seorang dokter di China telah memperingatkan adanya virus langka baru yang terdeteksi. Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan mengatakan virus langka ini sudah menginfeksi 35 orang di 2 provinsi di China timur.

Virus langka ini dikenal dengan nama Langya henipavirus (LayV) yang sepenuhnya baru alias belum pernah menginfeksi manusia sebelumnya.

Baca selengkapnya

6. Pakar di China Ingatkan Ancaman Virus Baru Langya: Dapat Mengganggu Fungsi Hati dan Ginjal

Ilustrasi Virus (pixabay.com)
Ilustrasi Virus (pixabay.com)

Dokter di China mengingatkan tentang ancaman virus baru, Henipavirus Langya atau LayV yang teridentifikasi pada 35 orang di Henan dan Shadong, China.

Virus Langya merupakan virus yang bisa membunuh tiga perempat manusia dengan gejala berat. Beruntungnya, dari puluhan kasus infeksi yang terjadi, belum ada satupun korban meninggal dunia. Diberitakan, sebagian besar pasien hanya mengalami gejala ringan seperti flu.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Henipavirus? Virus Baru Mulai Merebak di China

Apa Itu Henipavirus? Virus Baru Mulai Merebak di China

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:32 WIB

Mengenai Virus Langya dari China: Awal Muncul, Penularan, Gejala dan Pengobatan

Mengenai Virus Langya dari China: Awal Muncul, Penularan, Gejala dan Pengobatan

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:54 WIB

Langya: Virus Baru Menginfeksi 35 Orang di Timur China

Langya: Virus Baru Menginfeksi 35 Orang di Timur China

News | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 21:21 WIB

5 Fakta Virus Langya: Bisakah Menular dari Manusia ke Manusia?

5 Fakta Virus Langya: Bisakah Menular dari Manusia ke Manusia?

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:10 WIB

India Denda Warga Tak Pakai Masker Serta Deretan Berita Kanal Kesehatan Populer Lainnya

India Denda Warga Tak Pakai Masker Serta Deretan Berita Kanal Kesehatan Populer Lainnya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:49 WIB

Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya

Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Gejala Infeksi Langya, Virus Baru yang Ditemukan di China

Gejala Infeksi Langya, Virus Baru yang Ditemukan di China

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Terkini

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:19 WIB

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan

Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan

Kalbar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya

Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Di Tengah Gempa Bumi Flores,  BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir

Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir

Sumbar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:05 WIB

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×