Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:35 WIB
Dokter Penyakit Menular: Tidak Perlu Takut dengan Penyebaran Virus Baru Langya
Ilustrasi virus Langya. (Freepik)

Suara.com - Ilmuwan di China mengidentifikasi virus baru, Langya henipavirus (LayV). Diduga virus zoonosis ini sudah menginfeksi 35 orang di provinsi Shandong dan Henan, China.

Meski sudah menginfeksi puluhan orang, para ahli menyarankan untuk tidak panik terlebih dahulu.

Menurut dokter penyakit menular Monica Gandhi yang mengutip informasi tersedia hingga kini, risiko virus bisa menular ke antar manusia sangat rendah.

Sebab, ilmuwan belum menemukan adanya penularan dari manusia ke manusia. Selain itu, sampai saat ini belum ada korban meninggal akibat LayV.

"Orang-orang tidak perlu takut tentang penyebaran ini," kata Gandhi, yang merupaka profesor kedokteran di University of California di San Francisco, dilansir Insider.

Ilustrasi tikus (Unsplash.com/ Joshua J. Cotten)
Ilustrasi tikus (Unsplash.com/ Joshua J. Cotten)

Ia melanjutkan, "Saya pikir semua orang sangat waspada terhadap virus baru, tetapi saya pikir (virus) ini akan menjadi ancaman besar."

Virus Langya terkait dengan virus Nipah dan Hendra, tetapi secara genetik berbeda. Meski kedua virus dapat menyebabkan infeksi fatal, orang yang tekena LayV mengalami gejala lebih ringan.

Orang pertama yang terinfeksi virus LayV merupakan seorang wanita dari provinsi Shandong pada akhir 2018.

Pasien bekerja sebagai petani dengan riwayat paparan hewan, sehingga ilmuwan mencurigai sang wanita terinfeksi dari hewan inang.

baca juga

Hasil pengujian mengungkap bahwa LayV belum pernah menginfeksi manusia hingga kini dan diduga berasal dari tikus.

Gejala yang dialami berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, batuk, dan mual. Sebanyak 34 orang lainnya juga melaporkan gejala serupa dan dinyatakan positif LayV antara Desember 2018 hingga Mei 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya

Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya

Poptren | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:05 WIB

6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China

6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 06:05 WIB

Kasus Covid-19 China Tembus 2.116 Dalam Sehari, Tanda Gelombang Baru Pandemi?

Kasus Covid-19 China Tembus 2.116 Dalam Sehari, Tanda Gelombang Baru Pandemi?

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 01:05 WIB

Terkini

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Health | Selasa, 03 November 2026 | 09:29 WIB

×