Ferry Irawan Alami Saraf Kejepit Setelah Pulang dari Bali, Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:59 WIB
Ferry Irawan Alami Saraf Kejepit Setelah Pulang dari Bali, Ketahui Gejala dan Penyebabnya
Ferry Irawan dan Venna Melinda bersama Dr Mahdian Nur Nasution dari Klinik Lamina Pain and Spine Center. [dokumentasi pribbadi]

Suara.com - Belum lama ini, suami Venna Melinda, Ferry Irawan, memberi kabar kurang menyenangkan. Pasalnya, ayah tiri Verrel Bramasta tersebut mengalami saraf kejepit.

Berdasarkan keterangan, Ferry mengaku sudah mengalami perasaan tidak nyaman di bagian sekitar lehernya setelah kembali dari Bali. Namun, rupanya ia mengabaikan hal tersebut karena hanya berpikir salah posisi saat tidur di pesawat.

Akibat dari kondisinya tersebut, bagian lengan, pergelangan tangan, bahkan leher menjadi kebas. Bahkan, kondisinya tersebut juga bisa membuatnya tidak bisa berjalan jika kambuh kembali.

"Saya sekarang ini kayak kambuh lagi. Bahkan sampai ke lengan saya tuh sudah kebas. Leher terus sampai ke pergelangan tangan itu kebas. Kalau lagi kambuh itu saya kadang juga sampai tidak bisa jalan, " ungkap Ferry Irawan dalam sebuah wawancara.

Khawatir kondisinya semakin parah, Venna pun meminta suaminya tersebut menjalani teknik pengobatan endoskopi PECD. Pengobatan endoskopi PECD sendiri nantinya bekerja dengan diberikan selongsong kamera berdiameter 4 mm untuk mengambil atau melepas bantalan tulang yang menjepit saraf.

Saraf kejepit sendiri tidak bisa dianggap remeh. Kondisi ini jika dibiarkan dapat memberikan kondisi yang berbahaya bagi seorang, Dikutip dari Hellosehat, kondisi saraf kejepit sendiri terjadi karena adanya bagian saraf yang tertekan oleh jaringan tubuh.

Kondisi yang satu ini juga disebabkan karena sebagian atau seluruh bagian lunak tulang belakang tertekan. Nyatanya setiap manusia memiliki tulang belakang dan saraf yang memberi sinyal kepada otak dan otot. Di setiap bagian tulang terdapat bantalan untuk mencegah tekanan saat bergerak.

Namun, ketika bantalan tersebut mengalami gangguan, akan menyebabkan sendi bocor dan menimbulkan tekanan pada saraf. Kondisi tersebut yang menjadi penyebab saraf seseorang kejepit. Tidak hanya itu, kondisi saraf kejepit ini juga biasanya didukung oleh berbagai faktor, di antaranya sebagai berikut.

  • Penuaan.
  • Gerakan yang dilakukan berulang, seperti menundukan atau memutar punggung bawah.
  • Adanya cedera saat berolahraga atau mengangkat beban berat.
  • Postur tubuh yang tidak baik.
  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Artritis.
  • Kurang bergerak akibat gaya hidup tidak aktif.
  • Kebiasaan merokok.

Orang yang mengalami saraf kejepit sendiri juga merasakan berbagai gejala, di antaranya sebagai berikut.

baca juga
  1. Timbulnya rasa nyeri yang menusuk disertai sensasi terbakar.
  2. Bagian tubuh mengalami mati rasa, kebas, atau penurunan sensasi untuk ‘merasa’ di daerah yang banyak sarafnya, misalnya nyeri di leher atau punggung bagian bawah.
  3. Kesemutan.
  4. Melemahnya otot pada bagian yang diduga mengalami saraf kejepit.
  5. Kaki dan tangan sulit digerakkan.

Kondisi saraf kejepit ini sendiri bisa terjadi kapan saja. Selain itu, biasanya gejala yang timbul dapat dirasakan dalam waktu singkat. Akan tetapi, kondisi satu ini tidak bisa dianggap remeh. Jika dibiarkan dapat membuat kerusakan saraf secara permanen.

Untuk itu, usahakan segera berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa apakah kondisi yang dialami cukup parah atau tidak. Dokter juga bisa memberikan obat untuk mengatasi kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok FS Backingan Nikita Mirzani Terungkap, Hidup Roy Kiyoshi Divonis Sisa 2 Tahun

Sosok FS Backingan Nikita Mirzani Terungkap, Hidup Roy Kiyoshi Divonis Sisa 2 Tahun

Entertainment | Senin, 15 Agustus 2022 | 00:05 WIB

Penyakit Saraf Kejepit Kambuh, Ferry Irawan Sampai Tak Bisa Jalan

Penyakit Saraf Kejepit Kambuh, Ferry Irawan Sampai Tak Bisa Jalan

Entertainment | Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Masalah Saraf Kejepit, Ferry Irawan Pilih Dilakukan Tindakan Endoskopi PECD

Masalah Saraf Kejepit, Ferry Irawan Pilih Dilakukan Tindakan Endoskopi PECD

Press Release | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 01:50 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×