Update Covid-19 Global: AS Akan Berikan Vaksin Booster Khusus Target BA.4 dan BA.5

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 08:30 WIB
Update Covid-19 Global: AS Akan Berikan Vaksin Booster Khusus Target BA.4 dan BA.5
Ilustrasi Vaksinasi Booster (sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Suara.com - Update Covid-19 global per Jumat, 19 Agustus 2022, tercatat bahwa Jepang masih laporkan kasus positif baru terbanyak di dunia dengan jumlah 208.483 kasus dalam sehari kemarin. Negara itu juga tercatat laporkan kematian pada pasien Covid-19 terbanyak, yakni 300 jiwa dalam sehari. 

Jepang menyumbang lebih dari seperempat kasus positif baru di dunia pagi ini dari total 730.847 kasus di seluruh dunia. Sementara jumlah kemarian harian secara global mencapai 1.722 jiwa. 

Selain Jepang, negara lain yang laporkan kematian akibat Covid-19 mencapai ratusan orang per hari di antaranya, Amerika Serikat 227 jiwa, Brasil 202 jiwa, Italia 147 jiwa, dan Australia 134 jiwa.

Ilustrasi vaksin booster kedua. (Pixabay/torstensimon)
Ilustrasi vaksin booster kedua. (Pixabay/torstensimon)

Akibat berbagai penambahan tersebut, akumulasi jumlah kasus Covid-19 global kini mencapai 598,58 juta dengan kematian 6,46 juta jiwa, data pada situs worldometers. 

Amerika Serikat Segera Berikan Vaksin Booster Khusus Target Varian BA.4 dan BA.5

Koordinator Covid Gedung Putih Dr. Ashish Jha mengatakan bahwa vaksin booster Covid-19 akan tersedia untuk remaja dan orang dewasa dalam beberapa minggu lagi.

"Saya yakin itu akan tersedia dan setiap orang Amerika yang berusia di atas 12 tahun akan memenuhi syarat untuk itu," kata Jha kepada Lester Holt dari NBC News.

Booster baru itu khusus menargetkan subvarian omicron BA.4 dan BA.5, serta strain virus asli. Infeksi Covid-19 varian BA.5 telah sebabkan hampir 90 persen kasus positif baru di AS, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat akan menentukan seberapa baik suntikan booster yang diperlukan untuk melindungi tubuh terhadap virus.

baca juga

"Vaksin booster itu harus bekerja lebih baik dalam mencegah penularan infeksi dan penyakit serius," tambah Jha.

Saat ini di Amerika Serikat, orang dewasa berusia 50 tahun ke atas dan orang yang mengalami gangguan kekebalan telah memenuhi syarat untuk booster kedua, empat bulan setelah menerima booster pertama.

Banyak orang di AS sebenarnya telah memenuhi syarat divaksinasi, tetapi belum menerima suntikan booster. Spesialis penyakit menular di Pusat Medis Universitas Vanderbilt Dr. William Schaffner mengingatkan bahwa tingkat kekebalan masyarakat di seluruh AS telah turun dibandingkan setahun lalu. Sehingga perlu mendapatkan suntikan vaksin penguat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanur Village Festival 2022 Resmi Dibuka

Sanur Village Festival 2022 Resmi Dibuka

Foto | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:00 WIB

Update COVID-19 Jakarta 18 Agustus: Positif 2.060, Sembuh 2.417, Meninggal 2

Update COVID-19 Jakarta 18 Agustus: Positif 2.060, Sembuh 2.417, Meninggal 2

Jakarta | Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB

Kang Daniel Batal Terbang ke Jepang Usai Positif Covid-19

Kang Daniel Batal Terbang ke Jepang Usai Positif Covid-19

Entertainment | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×