Mana yang Lebih Disukai Wanita, Durasi Hubungan Seks Singkat atau Lama?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 20:00 WIB
Mana yang Lebih Disukai Wanita, Durasi Hubungan Seks Singkat atau Lama?
Ilustrasi hubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)

Suara.com - Banyak orang yang mempertanyakan mengenai durasi hubungan seks ideal. Kebanyakan pria mungkin bingung lebih baik durasi hubungan seks yang singkat atau bertahan berjam-jam di ranjang.

Menurut para ahli, hubungan seks yang berlangsung kurang dari 5 menit dianggap sebagai ejakulasi dini. Yakni saat beberapa orang menganggap hubungan seks 5 menit itu terlalu singkat, tetapi itu sudah cukup dan memuaskan bagi sebagian orang.

Sementara itu, sebuah penelitian mengatakan durasi hubungan seks yang paling sempurna adalah 3 sampai 13 menit.

Peneliti Penn State Erie Eric Corty dan Jenay Guardiani melakukan survei terhadap 50 orang. Mereka mempertanyakan soal durasi hubungan seks pada peserta.

Mereka pun membuat 3 pilihan, 3-7 menit dianggap sebagai durasi hubungan seks yang cukup, 7-13 menit sebagai durasi hubungan seks yang diinginkan dan 1-2 menit sebagai durasi hubungan seks yang terlalu pendek, serta 30 menit sebagai durasi hubungan seks yang terlalu lama.

Penafsiran pria dan wanita tentang fungsi seksualnya serta pasangannya tergantung pada keyakinan pribadi yang dikembangkan sebagian dari pengaruh lingkungan.

Hubungan Seks (Elements Envato)
Hubungan Seks (Elements Envato)

Banyak pria dan wanita nampaknya memiliki fantasi berupa penis besar, ereksi yang sekeras batu dan durasi hubungan seks sepanjang malam.

“Dengan survei ini, kami berharap untuk menghilangkan fantasi semacam itu dan mendorong pria maupun wanita dengan data realistis tentang hubungan seksual yang dapat diterima, sehingga mencegah kekecewaan dan disfungsi seksual," jelas Eric Corty, profesor psikologi dikutip dari Daily Star.

Salah satu yang menjadi kesalahpahaman besar adalah bahwa kebanyakan wanita mengejar sesi seks yang panjang, namun ini tidak terjadi.

baca juga

Meskipun wanita membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk orgasme dibandingkan dengan pria yang hanya membutuhkan sekitar lima menit, penetrasi yang dalam untuk jangka waktu yang lama akan lebih menyakitkan daripada kesenangannya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy pada 2017 menemukan bahwa hanya 18 persen wanita yang mengatakan bahwa hubungan seks saja bisa membuat mereka mencapai klimaks.

Sebanyak 82 persen wanita lainnya membutuhkan stimulasi klitoris yang tidak ada hubungannya dengan sesi seks maraton panjang.

Terapis seks, Laurie Mintz pun mengatakan proses penetrasi yang terlalu lama bisa membuat wanita mengalami kekeringan dan mengalami rasa sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Ini Curhat Menstrual Cup yang Dipakai Tersangkut Dalam Rahim Hingga 7 Bulan, Sakit Saat Berhubungan Seks

Perempuan Ini Curhat Menstrual Cup yang Dipakai Tersangkut Dalam Rahim Hingga 7 Bulan, Sakit Saat Berhubungan Seks

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 11:55 WIB

5 Kondisi Ini Bakal Terjadi Jika Kebanyakan Berhubungan Seks

5 Kondisi Ini Bakal Terjadi Jika Kebanyakan Berhubungan Seks

Lifestyle | Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:55 WIB

Lawan Hoax, Wanita Ini Tekankan Cacar Monyet Tidak Hanya Ditularkan Lewat Seks

Lawan Hoax, Wanita Ini Tekankan Cacar Monyet Tidak Hanya Ditularkan Lewat Seks

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB