Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Makan Buah Beri Ini Setiap Hari!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 25 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Makan Buah Beri Ini Setiap Hari!
Ilustrasi buah beri (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah kondisi yang berpotensi membahayakan, karena memberi tekanan pada jantung dan otak.

Tapi, seorang ahli mengatakan buah beri tertentu bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan.

Dokter Evie Kemp dari Haskapa, menjelaskan soal manfaat buah beri haskap pada tekanan darah tinggi. Sebuah studi menunjukkan bahwa diet tinggi antosianin (haskap berry memiliki empat kali jumlah ini dibandingkan dengan blueberry) yang berkaitan dengan penurunan tekanan darah tinggi.

"Anthocyanin diperkirakan bekerja pada sistem kardiovaskular melalui kombinasi mekanisme, termasuk peningkatan produksi bahan kimia yang disebut oksida nitrat yang bisa melebarkan pembuluh darah, membantu meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah,"' kata Dokter Evie dikutip dari Express.

Haskap berry adalah honeysuckle biru yang dapat dimakan dan ditemukan di negara-negara seperti Kanada, Jepang serta Rusia.

Ilustrasi tekanan darah tinggi (Pixabay.com/McRon)
Ilustrasi tekanan darah tinggi (Pixabay.com/McRon)

Buah ini bisa dikonsumsi secara utuh, tetapi juga bisa dikonsumsi dalam bentuk bubuk untuk diolah menjadi smoothie, sereal sarapan, bubur dan yoghurt.

Meskipun tidak ada asupan harian yang direkomendasikan untuk antosianin, diperkirakan banyak orang dewasa tidak mendapatkan asupan ini dalam jumlah cukup.

Sebuah makalah ulasan baru-baru ini menyarankan semua orang untuk makan 50 mg antosianin sehari supaya mendapatkan manfaat yang optimal.

Studi itu dilakukan oleh para peneliti dari Reading University dan diterbitkan dalam European Journal of Nutrition pada 2019.

baca juga

Studi ini membandingkan konsumsi tiga dosis haskap berry dan plasebo pada orang dewasa yang lebih tua. Hasilnya menunjukkan peningkatan dalam memori dan tekanan darah diastolik yang lebih rendah, dengan dosis haskap yang lebih tinggi menjadi lebih efektif.

Tekanan darah diukur dengan dua angka, yakni tekanan sistolik (angka yang lebih tinggi) dan tekanan diastolik (lebih rendah).

Tekanan darah tinggi dianggap 140/90 milimeter merkuri (mmHg) atau lebih tinggi (atau 150/90mmHg atau lebih tinggi jika Anda berusia di atas 80 tahun).

Sedangkan, tekanan darah normal itu berkisar antara 90/60mmHg dan 120/80mmHg. Hipertensi juga dapat menempatkan Anda pada risiko penyakit jantung, gagal jantung, penyakit arteri perifer, aneurisma aorta, dan demensia vaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Superfood dan Manfaatnya untuk Kesehatan? Ini 5 Daftarnya

Apa itu Superfood dan Manfaatnya untuk Kesehatan? Ini 5 Daftarnya

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Tekanan Darah Bisa Naik Secara Mendadak, Berikut Tips Mengatasinya dalam Waktu Singkat

Tekanan Darah Bisa Naik Secara Mendadak, Berikut Tips Mengatasinya dalam Waktu Singkat

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:20 WIB

Ingin Kadar Darah dalam Tubuhmu Stabil? Yuk Hindari 4 Kebiasaan Ini!

Ingin Kadar Darah dalam Tubuhmu Stabil? Yuk Hindari 4 Kebiasaan Ini!

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:49 WIB

Terkini

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB