Ahli Temukan Cacar Monyet Bisa Picu Penyakit Jantung Mematikan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 04 September 2022 | 17:37 WIB
Ahli Temukan Cacar Monyet Bisa Picu Penyakit Jantung Mematikan
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Suara.com - Petugas medis mengatakan orang yang terkena cacar monyet atau monkeypox berisiko terkena penyakit jantung yang mematikan.

Hal ini terjadi pada pria usia 31 tahun yang terinfeksi cacar monyet atau monkeypox mengembangkan miokarditis, yakni radang jantung yang terjadi 1 minggu setelah gejalanya dimulai.

Kebanyakn orang dengan miokaritis akan sembuh tanpa komplikasi. Dalam kasus yang jarang terjadi ketika paradangan parah, seseorang bisa mengalami kerusakan jantung dan kematian.

Pria yang tidak dirahasiakan namanya itu datang ke rumah sakit dengan sesak dada. Kondisi itu terjadi hanya 3 hari setelah ia ke rumah sakit karena mengalami gejala cacar monyet, termasuk nyeri tubuh, demam dan luka bengkak di wajah, tangan dan alat kelamin.

Pasien pun langsung dirawat di ruang perawatan intensif sampai pulih sepenuhnya setelah 1 minggu. Kasus pria ini pun dilaporkan dalam jurnal medis JACC: Case Reports.

Ilustrasi miokarditis. [Envato]
Ilustrasi miokarditis. [Envato]

Para penulis mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui hubungan antara monkeypox dan cedera jantung.

"Kami percaya bahwa melaporkan potensi hubungan sebab akibat ini dapat meningkatkan kesadaran komunitas ilmiah dan profesional kesehatan mengenari risiko miokarditis sebagai komplikasi cacar monyet," kata Ana Isabel Pinho, direktur kardiologi di Pusat Rumah Sakit Universitas São João di Portugal dikutip dari The Sun.

Temuan ini mungkin juga akan membantu memantau pasien yang terkena dampak untuk pengenalan lebih lanjut dari komplikasi di masa depan.

Sebelumnya, para ahli menemukan adanya hubungan antara kondisi peradangan jantung dan vaksin Pfizer maupun MOderna.

baca juga

Studi baru yang menghubungkan cacar monyet dengan kondisi jantung muncul setelah jenis cacar monyet yang baru berpotensi mematikan ditemukan di Inggris.

Menurut British Heart Foundation dan Mayo Clinic, gejala utama miokarditis yang harus diwaspadai termasuk:

  1. Rasa sakit yang menusuk dan/atau sesak di dada yang dapat menyebar ke seluruh tubuh
  2. Gejala seperti flu, yakni demam tinggi dan kelelahan
  3. Retensi cairan dengan pembengkakan kaki, pergelangan kaki dan kaki Anda
  4. Sesak napas saat berolahraga ringan atau berjalan
  5. Kesulitan bernapas saat istirahat
  6. Palpitasi atau irama jantung yang tidak normalac

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan Varian Baru Cacar Monyet di Inggris, Badan Kesehatan Lakukan Pelacakan Kontak

Ditemukan Varian Baru Cacar Monyet di Inggris, Badan Kesehatan Lakukan Pelacakan Kontak

Jogja | Minggu, 04 September 2022 | 15:30 WIB

Varian Baru Cacar Monyet Ditemukan di Inggris

Varian Baru Cacar Monyet Ditemukan di Inggris

Sulsel | Minggu, 04 September 2022 | 13:50 WIB

Varian Baru Cacar Monyet Terdeteksi di Inggris, Ini Riwayat Perjalanan Pasien

Varian Baru Cacar Monyet Terdeteksi di Inggris, Ini Riwayat Perjalanan Pasien

News | Minggu, 04 September 2022 | 13:37 WIB

Terkini

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:58 WIB

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:57 WIB

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:55 WIB

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:54 WIB

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

×