Syok Standar Tinggi Badan Akmil Makin Rendah, Megawati Soekarnoputri Ajak Orangtua Beri Makanan Bergizi, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Jum'at, 30 September 2022 | 08:30 WIB
Syok Standar Tinggi Badan Akmil Makin Rendah, Megawati Soekarnoputri Ajak Orangtua Beri Makanan Bergizi, Apa Saja?
Pidato Megawati Soekarnoputri viral dan menuai kritikan warganet (instagram/@megawatisoekarnoputri.id)

Suara.com - Keterkejutan Megawati Soekarnoputri soal melorotnya standar tinggi calon taruna Anggota Militer (Akmil) viral di media sosial. Saat itu, ia bertanya langsung pada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Saya bilang ke (Panglima TNI) Pak Andika, Panglima sekarang rata-rata untuk akademi itu tingginya berapa," kata Megawati saat menjadi pembicara keynote speaker dalam Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara, Kamis (11/8/2022) silam.

Megawati mengira jika standar tinggi badan minimal prajurit TNI kini naik menjadi 170 cm dari 165 cm. Namun, menurut Andika, angka tersebut ternyata justru turun menjadi 160 cm.

"Lah kok melorot. Gimana sih pertumbuhan Bangsa Indonesia ini," ucap Megawati lagi. 

Megawati Soekarnoputri berbicara dalam Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Jakarta, Kamis (11/8/2022). [Tangkapan layar YouTube]
Megawati Soekarnoputri berbicara dalam Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Jakarta, Kamis (11/8/2022). [Tangkapan layar YouTube]

Lebih lanjut, Megawati mengajak para orangtua untuk lebih memperhatikan hal ini. Karena tinggi badan seorang anak, menurutnya sangat dipengaruhi oleh pola makan bergizi sejak kecil. 

"Bayangkan dong, kan kasian kalau anaknya itu tidak tinggi, tapi kan itu dari makanan, dari gizi begitu," ungkapnya.

Seperti dilansir Style Craze, tinggi badan adalah faktor yang tidak dapat dimodifikasi, karena genetika menentukan 80 persen dari tinggi seorang anak. Sehingga, sebagian besar, tergantung pada tinggi badan orang tua. Jika kedua orang tuanya tinggi, kemungkinan besar anaknya juga tinggi. 

Namun, sesuai penelitian, faktor lingkungan (seperti nutrisi dan gaya hidup) juga dapat memengaruhi tinggi badan seseorang di tahun-tahun pertumbuhannya. Asupan makanan yang tepat dapat membantu anak-anak tumbuh lebih tinggi.

Nah berikut adalah daftar makanan yang dapat membantu perkembangan fisik anak secara keseluruhan, merangsang produksi hormon pertumbuhan, dan membantu pertumbuhan tulang.

baca juga

1.Telur

Ilustrasi telur rebus (piqsels)
Ilustrasi telur rebus (piqsels)

Telur adalah sumber protein, riboflavin, biotin, dan zat besi yang luar biasa. Protein membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan sel. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang kekurangan gizi yang diberi makan dengan diet tinggi protein selama suatu periode menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang diberi makan dengan protein standar. 

Putih telur adalah sumber protein terkonsentrasi. Pastikan untuk memasukkan telur hampir setiap hari dalam makanan anak. Baik telur dadar yang lezat atau telur rebus untuk sarapan adalah cara yang bagus untuk memulai hari mereka dan memastikan mereka mendapatkan protein. Namun, periksa apakah ada gejala alergi menggunakan aturan percobaan 3-7 hari.

2. Produk Susu  

Susu mengandung kalsium dan protein, yang membantu pertumbuhan tulang dan juga mengembangkan kekuatan. Produk susu seperti keju, yogurt, dadih, dan keju cottage kaya akan kalsium dan vitamin, yang penting untuk mineralisasi tulang pada anak-anak. Ajak anak minum susu setiap hari atau buat masakan yang penuh dengan kebaikan susu.

3. Kacang Kedelai

Ilustrasi kacang kedelai (Pixabay.com)
Ilustrasi kacang kedelai (Pixabay.com)

Kacang kedelai kaya akan protein. Meskipun mungkin berguna dalam meningkatkan kesehatan tulang yang optimal, mekanismenya masih belum jelas. Anda dapat membuat banyak hidangan lezat dengan kacang kedelai yang akan disukai anak-anak Anda.

4. Ayam

Daging unggas adalah sumber protein yang baik, bersama dengan vitamin B (terutama thiamin, Vitamin B6, dan asam pantotenat). Studi tentang pertumbuhan fisik anak-anak yang termasuk dalam kelompok berpenghasilan rendah menunjukkan bahwa protein hewani berkualitas baik diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan.

5. Sayuran Berdaun Hijau 

Sayuran berdaun hijau tidak hanya memberi anak-anak Anda kekuatan tetapi juga menyediakan kalsium dalam jumlah yang baik. Kalsium dalam sayuran berdaun (kol Cina, kangkung, dan brokoli) menyeimbangkan resorpsi tulang (pemecahan jaringan di tulang untuk melepaskan mineral) dan deposisi (pembentukan jaringan di tulang dengan deposisi mineral), yang bervariasi menurut usia. Pada anak-anak dan remaja, pembentukan tulang lebih dari sekadar resorpsi, yang mendukung pertumbuhan tulang.

6. Wortel

Wortel kaya akan beta-karoten, yang diubah oleh tubuh menjadi vitamin A. Menambahkan wortel mentah ke dalam makanan membantu tubuh menyerap kalsium lebih efisien, yang memengaruhi resorpsi tulang dan menjaganya tetap sehat. Tambahkan wortel mentah ke salad atau buat jus wortel segar untuk anak-anak Anda.

7. Buah-buahan

Buah-buahan kaya akan vitamin dan mineral, mikronutrien esensial yang meningkatkan kekebalan dan mempercepat pertumbuhan dan perkembangan. Biasakan memberi anak Anda 1-2 porsi buah setiap hari. Anda juga dapat menambahkannya ke sereal untuk membuatnya berwarna dan lezat. Sertakan varietas buah yang berbeda setiap hari untuk memenuhi kebutuhan harian.

8. Gandum Utuh

Biji-bijian utuh kaya akan vitamin B, magnesium, selenium, seng, dan zat besi serta mengandung sedikit kalsium. Semua mineral ini penting untuk pertumbuhan dan mineralisasi tulang. Anda dapat memberi anak-anak roti gandum dan pasta serta sereal.

9. Yogurt 

Yogurt padat nutrisi dan sumber protein, kalsium, vitamin D, dan seng yang baik. Sebuah studi menunjukkan korelasi positif antara asupan probiotik dan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kurang gizi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menetapkan hal ini. Jika anak Anda bukan penggemar yogurt, mintalah mereka makan keju karena kaya akan protein, kalsium, dan vitamin D.

10. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah sumber nutrisi dan mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, dan protein. Asam lemak omega-3 yang ada dalam kacang bermanfaat untuk kesehatan dan pergantian tulang. Protein dalam kacang juga penting untuk pertumbuhan anak Anda. Sertakan kacang (15 g) sebagai camilan atau tambahkan ke sereal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentar Megawati Soekarnoputri Bikin Geger Saat Tahu Standar Tinggi Calon Taruna Akmil Turun: Lah Kok Melorot?

Komentar Megawati Soekarnoputri Bikin Geger Saat Tahu Standar Tinggi Calon Taruna Akmil Turun: Lah Kok Melorot?

Lifestyle | Jum'at, 30 September 2022 | 07:50 WIB

Prabowo Dukung Revisi Syarat Tinggi Badan Calon Prajurit TNI: Kalau Itu Satu-satunya Negara Rugi

Prabowo Dukung Revisi Syarat Tinggi Badan Calon Prajurit TNI: Kalau Itu Satu-satunya Negara Rugi

Lampung | Kamis, 29 September 2022 | 19:52 WIB

Megawati Pernah Bikin Marah George Bush, Imbasnya Dijegal Kalah dari SBY

Megawati Pernah Bikin Marah George Bush, Imbasnya Dijegal Kalah dari SBY

News | Kamis, 29 September 2022 | 20:18 WIB

Terkini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

×